
"Apa sudah tidur Zem?" tanya Fiora di ambang pintu tak berani mendekat.
Zemi menoleh ke arah suara dan menemukan Fiora tengah berdiri di depan pintu..dia tersenyum dan mengangguk.
"Iya dia sudah tidur.. baru saja" balas Zemi lalu membaringkan baby Zeifir ke dalam box bayi nya lagi.
Setelah nya Zemi menyelimuti baby Zeifir setelah mengatur suhu AC agar tak terlalu dingin karena dia tak mau anak nya kedinginan..dia mendekati ranjang dan menepuk sisi ranjang yang kosong agar Fio mau duduk.
"Sini...duduk lah" kata Zemi lembut.
..
..
Fiora duduk di sofa karena dia masih enggan untuk berdekatan dengan Zemi,bukan takut hanya saja alam bawah sadar nya menuntun diri nya untuk sedikit berjauhan dengan Zemi.
__ADS_1
Mungkin karena perlakuan Zemi yang kasar juga sakit yang dia torehkan yang menuntun Fiora untuk sedikit menjaga jarak dari Zemi.
"Ada apa?" tanya Fiora saat sudah duduk dengan tenang di sofa.
"Hufftt..maafkan aku kalau aku membuat mu trauma,apa benar-benar tidak ada lagi harapan untuk kita kembali bersama Fio..apa kau tak memikirkan anak kita yang nanti nya akan bertanya kenapa kedua orangtuanya tidak bersama..tolong Fio demi Zeifir" kata Zemi masih membahas hal yang belum pasti Fiora kabulkan.
"Maaf Zemi,kali ini aku akan egois demi diriku sendiri..jangan jadikan anak sebagai alasan karena jika anak ku besar dan dia tau perlakuan mu terhadap ku maka dia akan lebih memilih tidak memiliki ayah seperti mu..tenang saja meski kita belum bisa kembali bersama kasih sayang untuk Zeifir masih bisa kita curahkan,dia masih kecil belum tau apapun lain jika dia sudah berusia 4 tahunan dia akan bertanya kenapa kedua orangtuanya tidak tinggal dalam satu rumah..biar jadi urusan kita nanti jika itu menjadi pertanyaan Zeifir kelak..tidak ada yang tau nama nya takdir,kita hanya bisa menjalani dan merubah diri serta memperbaiki diri kita agar kita bisa menjadi lebih pantas untuk pasangan kita..
Maafkan aku Zemi,aku benar-benar masih enggan untuk kembali bersamamu meski aku akui masih ada rasa yang tersimpan untuk mu tapi tidak bisa ku jadikan patokan untuk kembali bersamamu..hatiku masih terlalu sakit untuk itu,aku butuh waktu agar bisa menyembuhkan luka yang masih menganga ini..jika kau tidak bisa menunggu silahkan aku tidak melarang mu untuk mencari wanita yang lebih baik dari ku tapi aku harap siapapun dia nanti,dia bisa menyayangi Zeifir dengan tulus tanpa membeda-bedakan" kata Fiora menjelaskan segala keresahan nya dan ketidaksiapan nya untuk kembali bersama seperti harapan Zemi.
Zemi akan bersabar dan berusaha mengobati luka Fiora yang di sebabkan oleh nya juga..luka itu adalah luka yang telah dia berikan dan torehkan pada Fiora..dia yang harus menyembuhkan luka itu apa lagi Fiora masih menyimpan rasa terhadap nya,dia memiliki peluang besar untuk bisa kembali bersama keluarga kecil nya.
Dia akan berusaha lebih keras lagi agar bisa mendapatkan kembali hati dan kepercayaan Fiora..apapun akan dia lakukan agar Fiora dan Zeifir bisa kembali bersama nya.
"Baik lah..maafkan aku karena terlalu memaksakan..oh ya aku juga bertemu Buch,pria yang kau temui di club..dia mengatakan padaku bahwa saudara sepupu mu sedang mencari mu, Fio jika ada yang kau sembunyikan dari ku maka ku mohon ceritakan pada ku..ini bukan lah lagi tentang mu tapi juga demi Zeifir..apa kau mau Zeifir menjadi korban nya jika kau hanya diam dan memendam nya sendiri.. percaya lah padaku untuk keselamatan kalian..aku akan menjaga mu dan Zeifir tapi aku minta kembali lah ke kota X dan tinggallah dengan Zizi karena hanya dengan Zizi kau akan aman dari orang-orang yang mencoba untuk mencelakai kalian dan aku akan lebih mudah dalam memantau kalian bagaimana?" kata Zemi menjelaskan dengan lembut dan penuh kekhawatiran karena keselamatan kedua orang yang dia sayangi dalam bahaya.
__ADS_1
"Aku.. aku tidak tau apa Zizi masih mau menerima ku lagi setelah aku membohongi nya..ku rasa dia sangat kecewa dengan ku" kata Fiora menunduk sedih mengingat Zizi.
"Fio..Zizi sangat merindukan mu..dia bahkan meminta Arick untuk mencari tahu keberadaan mu,dia juga sempat di rawat selama tiga hari dan di rumah sakit karena dia syok dan drop mengetahui bahwa kau telah pergi dari kota X,kau tau Zizi menghajar ku demi bisa meluapkan kekesalan nya terhadap ku..pukulan nya sangat menyakitkan tapi lebih menyakitkan lagi saa di tinggal diri mu..apalagi saat aku mengatakan telah menceraikan mu hatiku remuk Fio,remuk saat mengetahui bahwa kita telah resmi berpisah meski secara agama karena aku sama sekali tidak mendaftarkan perceraian kita pada pengadilan..itu arti nya kita masih resmi suami istri secara hukum tapi telah berpisah secara agama..aku ingin kembali bersamamu tapi aku tau tidak lah mudah untuk menyatukan gelas yang telah pecah agar bisa kembali utuh seperti semula..aku tau butuh banyak tenaga untuk menyembuhkan luka hati mu yang masih sangat basah itu..maaf aku akan berjuang untuk kebahagiaan kita jika suatu saat nanti kau merasa aku sudah pantas untuk kembali bersanding dengan mu maka katakan lah padaku dan aku akan membuat mu bahagia bersama Zeifir" jelas Zemi dengan penuh kesungguhan karena dia benar-benar bertekad untuk menjadikan Fiora ratu di hati nya serta Zeifir sebagai pangeran dalam kerajaan nya.
"Kita lihat saja nanti hasil nya..jika aku merasa kau sudah lebih pantas maka aku akan mengatakan 'IYA' padamu dan menjalani rumah tangga dengan cara yang benar" ujar Fiora menatap Zemi.
"Terimakasih" kata Zemi berterima kasih karena setidak nya Fiora telah mengirimkan sinyal jika Zemi bisa berubah maka dia mau kembali menjalani rumah tangga dengan cara yang benar.
Itu sudah membuat Zemi bahagia karena setidak nya dia masih memiliki peluang untuk bisa kembali bersama Fiora dan Zeifir..dia akan berusaha agar rumah tangga mereka kembali utuh dan kali ini Zemi akan menjalani nya dengan cara yang wajar tidak seperti dulu dengan cara licik.
Setelah itu Zemi keluar dari kamar tamu meninggalkan Fiora yang masih ingin bersama putra mereka..setidak nya pernikahan mereka masih bisa di selamatkan meski secara agama mereka sudah berpisah tapi secara hukum mereka masih suami istri.
"Apa Zeifir sudah tidur?" tanya Rubby saat melihat hanya Zemi yang keluar dari kamar.
"Hm..baru saja..kalian istirahat lah ada banyak kamar di villa ini semoga nyaman dan maaf karena ku kalian jadi terpaksa harus menginap" kata Zemi penuh sesal tapi memang tak ada cara lain.
__ADS_1
"Kita perlu bicara tuan Zemi"