
Malam nya Fiora memilih berdiam di kamar karena tubuh nya lelah juga masih jetlag akibat penerbangan berjam-jam tadi pagi.
Fiora saat ini tengah menyandar di balkon kamar nya..dia menghirup udara malam di kota itu..segar dan merefresh kan otak nya..dia pandangi langit malam yang penuh bintang itu seketika senyum nya merekah.
Fiora menatap sekitar villa dari atas dan tampak indah dengan berbagai macam lampu kelap kelip di sekitar nya..di bawah tampak Arick dan Jack sedang berbincang lalu di sisi lain nya Darren dan Darrell sedang bermain dengan tuan Jarred sementara Zizi dan si princess galak juga ibu Jack mungkin di kamar menidurkan princess galak.
Senyum nya berkembang saat mengingat lagi awal pertemuan nya dengan Zizi..awal nya dia tidak tau kenapa dia di tugaskan untuk menjaga dan menemani Zizi dan ketika dia tau cerita selengkap nya dia merasa kasihan dan langsung suka karena Zizi memang lah bukan gadis yang neko-neko.
Saat itu dia sangat berhutang budi kepada tuan Jarred karena selama orangtua nya telah berpulang dia lah yang selalu menjaga nya serta melindungi nya dari keluarga mendiang orangtua nya yang sampai saat ini masih belum menyerah untuk mendapatkan harta orangtua nya.
Beruntung tuan Jarred melindungi Fiora dengan sangat rapih hingga tak ada yang tau keberadaan nya.. Fiora sendiri sudah belajar mengenai bisnis karena dia juga harus menjalankan perusahaan orangtua nya yang sudah lama tidak dia sambangi.
Dia hanya menitipkan perusahaan orangtua nya kepada salah satu orang kepercayaan tuan Jarred sampai dia mampu untuk memimpin perusahaan itu.. Jack juga membantu nya untuk sekedar mengalihkan atensi pihak saudara orangtua nya saja.
Di usia nya yang sudah memasuki 26 tahun Fiora sudah siap untuk memimpin perusahaan orangtua nya dan akan melawan siapapun yang berusaha untuk menjatuhkan nya..tak akan dia biarkan kejadian serupa terulang kembali pada diri nya untuk yang ke dua kali nya.
Beruntung saat itu dia masih bisa selamat juga berkat bantuan tuan Jarred dia tidak bisa di temukan oleh mereka-mereka yang telah membuat nya kehilangan orang-orang tercinta nya.
"Fio rindu mommy dan Daddy..sekarang Fio sudah dewasa mom,dad doakan Fio semoga Fio bisa melawan mereka yang telah memisahkan kita" gumam Fiora di sertai setetes cairan bening dari pelupuk mata nya yang mengalir begitu saja.
Setiap kali dia sendirian dia akan teringat dengan kedua orangtua nya yang telah berpulang lebih dulu..di lain sisi dia juga merindukan sosok Zemi..tak bisa di pungkiri bahwa hati nya masih bertaut pada pria brengsek itu..sekuat dan setegar apapun Fio dia tetap lah wanita yang memiliki hati yang lembut.
__ADS_1
Cinta pertama nya dan juga cinta terakhir nya adalah Zemi..sulit untuk nya melupakan semua yang telah dia lalui bersama Zemi dari mulai menjaga Zizi saat mengandung, menuruti ngidam nya,melahirkan,membantu menjaga twins D,dan masih banyak momen dimana mereka di buat dalam satu frame yang sama.
Munafik kalau Fiora tak merindukan Zemi..dia merindukan pria itu tapi hati nya masih terlalu sakit meski sudah berlalu 2 tahun tapi tetap saja antara cinta dan kecewa masih seimbang dalam hati nya.
..
..
"Ka..sedang apa?" tanya Zizi yang menghampiri Fiora di balkon kamar Fiora.
"Zi kau di sini.. bagaimana dengan bocil?" tanya Fiora yang terkejut dengan keberadaan Zizi karena saking serius nya melamun.
"Tidak sedang apa-apa.. Aku hanya menikmati keindahan malam di villa yang kau pilih..sangat indah dan damai..kau punya selera yang bagus juga ternyata" puji Fiora mengenai selera Zizi yang makin lama makin banyak kemajuan.
Istri Sultan itu.
"Ck..aku malah tadi nya ingin di puncak saja tapi Arick sudah terlanjur memboking nya lebih dulu..huftt ya aku menurut saja" jelas Zizi mengenai bagaimana bisa mereka mendarat di villa semewah ini.
"Hahaha.. sudah nikmati saja menjadi istri Sultan..kau beruntung.. harus nya kau senang jangan malah cemberut ishh" Fiora menasehati Zizi karena melihat raut wajah kesal Zizi.
"Bukan aku kesal aku hanya ingin menikmati suasana di puncak..selama ini aku kan belum pernah ke puncak.. Aku ingin protes tapi aku takut dia kecewa dengan pilihan ku karena aku memilih sebuah villa yang tak terlalu besar" jelas Zizi.
__ADS_1
"Sudah lain waktu kan kau bisa mendapatkan kesempatan itu..jangan sedih hargai usaha suami mu" kata Fiora kemudian.
"Hm kau benar ka.. bagaimana dengan hati mu apa sudah lebih baik?" tanya Zizi.
"Belum Zi..kau tau sendiri kan dia adalah cinta pertama ku..susah untuk ku melupakan nya" jawab Fiora sendu.
"Apa kau ingin kembali pada nya lagi ka..jika itu membuat mu bahagia aku akan mengijinkan nya..aku hanya ingin kau bahagia ka" ujar Zizi memeluk Fiora yang kini tengah menangis dalam diam.
"Biarkan seperti air mengalir Zi..Jika kami berjodoh maka kami akan di persatukan lagi tapi jika bukan aku akan iklas" ujar nya terdengar tegar tapi sungguh sebenar nya Fiora sedang menahan sesak di dada nya.
"Aku tau..aku akan mendoakan yang terbaik untuk mu" balas Zizi mengusap punggung Fiora memberikan kekuatan.
Sementara tak jauh dari sana tampak sepasang mata tengah menatap kedua wanita itu..mata yang tampak basah setelah mendengar ucapan wanita yang telah dia kecewakan.
Dia adalah Zemi..di bantu tuan Jarred Zemi bisa mendapatkan akses untuk menyadap kamar Fiora dan dia tengah berada di balik jendela kamar nya tengah melihat dua wanita itu saling memeluk memberikan kekuatan..sungguh ingin rasa nya Zemi berlari menuju kamar Fiora dan memeluk wanita itu tapi dia tak memiliki keberanian untuk melakukan itu.
Mendengar ucapan Fiora barusan dia benar-benar sadar bahwa Cinta Fiora memang lah tulus tanpa syarat untuk nya..dia akan berusaha keras untuk mendapatkan kembali kepercayaan dan hati nya..apapun akan dia lakukan agar bisa mendapatkan Fiora lagi.
"Maafkan aku Fio..aku memang tidak peka akan perasaan mu..maaf.. Aku akan membuat mu kembali tersenyum tulus dari hati mu.. Aku akan menebus 2 tahun mu yang kau lalui untuk menyembuhkan luka hati mu..aku akan menjadi obat hati mu Fio" gumam nya masih menatap Fiora yang kini terlihat sendirian tengah menangis sedangkan Zizi dia sudah turun ke bawah menemui anak-anak nya.
Zemi sangat berterima kasih pada tuan Jarred yang memberikan nya akses untuk menyadap kamar Fiora..dia tidak akan lupa dengan kebaikan tuan Jarred..selama nya akan dia kenang hingga akhir waktu nya.
__ADS_1