
"Baiklah tuan Gerano kesepakan sudah kita setujui bersama..jadi 1 bulan lagi saya usahakan semua desain nya telah jadi.. terimakasih sudah mempercayai kami sebagai distributor resmi perusahaan anda" ucap Fiora sopan masih dengan nada datar dan profesional.
"Sama-sama nona Fiora..hm bolehkah kita bertukar nomor ponsel maksud saya jika saya ingin menanyakan perihal desain jika ada yang tidak sesuai dengan kebutuhan pameran" kata Gerano berbasa basi.
Fiora mengernyitkan dahi..dia tau trik murahan ini,sudah banyak yang melakukan hal ini namun Fiora sama sekali tak tertarik dia lebih nyaman dengan kesendirian nya saat ini.
"Maaf anda bisa menghubungi asisten saya karena semua saya serahkan pada nya..dia juga sudah mengerti karena selama ini dia yang mengurus semua klien jika saya sedang berhalangan..maaf silahkan keluar karena saya masih banyak pekerjaan" ujar Fiora menolak memberikan nomor nya pada Gerano karena dia tau pria seperti apa Gerano.
"Begitu kah..baiklah saya permisi" kesal karena di tolak akhirnya Gerano memilih pergi dengan kedongkolan yang menusuk hati.
Fiora mengantar tamu nya sampai di depan pintu keluar..dia tidak ikut mengantar sampai pintu masuk butik..dia muak dengan pria seperti Gerano setelah nya Fiora memilih memasuki ruangan nya untuk mendinginkan otak dan sistem pencernaan nya setelah bertemu dengan dua pria yang membuat nya kesal.
"Huhh seperti nya aku harus mandi kembang 7 rupa untuk membuang sial..ck sialan" Fiora menggerutu kesal dan memilih menyibukkan diri pada pekerja yang belum selesai.
Fiora memeriksa beberapa desain nya yang belum sepenuh nya sempurna..dia mengkoreksi lagi agar lebih sempurna dan indah lagi sesuai dengan visi nya.
Tak berapa lama kemudian pintu ruangan nya di ketuk dan tampak menyembul seseorang yang menjadi orang kepercayaan nya sementara sampai dia menemukan orang yang tepat untuk menyandang status asisten kepercayaan nya.
Tok....
Tok.....
Tok.....
"Masuk" jawab Fiora dari dalam masih dengan mata yang fokus menatap layar komputer nya.
__ADS_1
"Permisi nona..maaf nanti malam acara peresmian butik xxx" kata asisten nya mengingatkan Fiora akan cara yang nanti malam harus dia hadiri.
"Apa tidak bisa di wakilkan Cliexa?" tanya Fiora karena dia malas untuk menghadiri acara seperti itu.
"Maaf nona tidak bisa" jawab nya.
"Ufttt aku sebenar nya malas untuk menghadiri acara-acara seperti itu..tapi ya sudah lah aku akan hadir untuk formalitas saja" akhirnya Fiora setuju karena dia tidak ada lagi alasan untuk menolak.
#
#
"Sayang apa kau masih mencari seseorang?" tanya seorang pria yang kini telah selesai dengan pertempuran panas mereka.
"Ahh sayang..jangan lupa pakai pengaman mu uhh" desyah Wanita itu mengingat kan agar sang pria memakai pengaman.
"Bukan kah ini lebih baik jika kau telah bertemu dengan pria itu maka kau bisa menjebak nya dan meminta nya untuk bertanggung jawab..setelah itu kau bisa menikah dengan nya dan menguras harta nya dan menjadikan anak kita nanti pewaris satu-satu nya" ujar si pria sambil menggerakkan tubuh nya dan mengutarakan rencana nya.
Tampak si wanita tersenyum dan mengangguk sambil mulut nya mendesyah menggumamkan kata-kata yang entah hanya mereka yang dengar.
Permainan panas pun mereka lakukan dengan penuh gairrah.. berkali-kali hingga kedua nya puas dan memilih tidur untuk mengistirahatkan tubuh mereka.
#
#
__ADS_1
Sementara itu Jack di rumah sedang kebosanan karena biasa nya teman bertengkar nya Fiora selalu di rumah menemani nya bertengkar entah apa saja yang penting rame..tapi kini dia kesepian karena teman bertengkar nya tengah bekerja.
"Kau kenapa sih..apa kau bosan di rumah sendirian..ck giliran ada teman nya saja kalian bertengkar terus,giliran sendirian ckckck" tanya sang ibu yang heran melihat anak nya kelojotan sendirian.
"Mommy ishhh..ck aku bosan mom..temani aku lah..kasihan anak mu ini sendirian tanpa teman" rengek Jack pada sang Ibu yang malah menggoda nya karena kesepian.
"Ck mommy malas menemani mu,lebih baik mommy diam di kamar dan menikmati waktu istirahat mommy..oh ya mommy ada janji sama seseorang jadi kau jaga rumah ya bye anak tampan" pamit sang ibu karena akan menemui seseorang.
"Mommy tega sekali sih ck" Jack menggerutu kesal karena di tinggal sendirian di rumah dan menjadi satpam.
Sedangkan sang ibu dia telah berada di sebuah cafe yang tak jauh dari tempat tinggal nya..tak berapa lama kemudian tampak seseorang yang masih muda menghampiri nya lalu memberikan pelukan selamat datang.
"Hay bibi..maaf apa aku terlalu lama?" tanya orang itu tidak enak.
"Tidak apa-apa..bibi juga baru sebentar sampai di sini.. duduk lah kau mau minum apa?" tawar ibu Jack pada orang di depan nya.
"Jus saja bi oh ya bagaimana keadaan nya..apa dia baik-baik saja?" tanya orang itu penasaran dengan seseorang yang dia rindukan.
"Dia sehat..bersabar lah dia butuh waktu untuk menyesuaikan kembali dengan hati nya" kata ibu Jack memberitahu sedikit wejangan pada orang di sana.
"Aku selalu menunggu maaf dari hati nya bibi..bantu aku agar aku bisa mencapai kembali hati nya" kata orang itu masih ada rasa terhadap seseorang yang tengah mereka bicarakan.
"Bibi tau bagaimana perasaan mu..bersabar lah..sebaik nya kau selesaikan urusan di masa lalu mu dulu sebelum melangkah lebih jauh untuk bersama anak bibi,bibi hanya tak mau dia tersakiti dan bersedih lagi..dia sudah banyak berlatih untuk baik-baik saja selama ini,bibi hanya tak ingin dia kembali menjadi pribadi yang kaku tak kenal orang di sekitar.. bibi tak mau dia menjadi pendiam..jika kau sungguh-sungguh ingin mendapatkan hati nya maka berjuang lah anak-anak bibi tidak bibi latih untuk menjadi pribadi yang pendendam hanya,dia hanya sedang berusaha melindungi diri" jelas ibu Jack mengenai anak-anak nya yang memang sulit untuk di dekati siapapun.
"Aku akan berusaha lebih lagi untuk mendapatkan kesempatan itu bi..terimakasih sudah mau membantuku" kata orang itu tersenyum dan berterimakasih.
__ADS_1