
"Aku akan berusaha lebih lagi untuk mendapatkan kesempatan itu bi..terimakasih sudah mau membantuku" kata orang itu tersenyum dan berterimakasih.
"Sama-sama bibi akan mendukung mu asalkan kau benar-benar serius dengan nya dan tak lagi membuat nya sakit hati..baiklah bibi kembali dulu takut nya ada yang melihat kita" pamit ibu Jack pada orang itu.
#
#
Malam nya Fiora tampak sudah siap dengan segala urusan nya untuk segera menuju ke acara rekan nya..Fiora hanya sendirian tanpa Jack seperti biasa nya karena Jack sedang tidak memungkinkan kaki nya untuk melangkah.
"Mom,Jack Fio berangkat dulu ya..bye" pamit Fiora pada Jack dan ibu nya.
"Hati-hati..jangan kemalaman" balas ibu Jack dan Jack bersamaan.
"Iya" balas Fiora kemudian melangkah menuju mobil nya yang sudah terparkir di halaman rumah.
Fiora mengendarai mobil nya menuju gedung dimana acara itu akan di mulai..Fiora tak berdandan terlalu wah karena dia tak mau berlama-lama di acara itu..dia hanya akan menyelamati dan menunjukkan diri sebentar sebelum pulang.
Dia tidak suka acara-acara seperti itu..lebih baik membuat desain pakaian baru daripada membaur dengan orang-orang seperti mereka..sampai lah Fiora di lokasi.
__ADS_1
Dia keluar dari mobil dan berjalan dengan anggun menuju pintu masuk yang sudah di jaga oleh pihak keamanan atau security.
"Selamat malam nona" sapa si sekuriti sopan pada Fiora.
"Malam pak" balas Fiora menyambut sapaan si sekuriti.
"Maaf mengganggu waktu nya..kami hanya menjalankan tugas saja bisa minta kartu undangan nya nona?" kata si sekuriti sopan dengan kata-kata yang ramah.
"Tidak apa-apa..kalian sudah benar..ini" balas Fiora memberi kartu undangan nya pada si sekuriti itu.
"Terimakasih nona..silahkan masuk maaf sudah mengganggu waktu anda" si sekuriti selesai memeriksa kartu undangan milik Fiora dan mempersilahkan Fiora masuk kedalam.
Kedua sekuriti itu hanya tersenyum dan mengangguk lalu memeriksa tamu yang lain nya..Fiora menghela nafas panjang saat sudah memasuki ruangan itu..sesak..dia merasa pengap berada di antara para penjilat.
Fiora menikmati minuman nya setelah acara potong pita selesai..dia sudah sangat ingin pulang dan menikmati waktu di rumah bersama ibu dan Jack,tak ada Jack dia jadi kesepian.
"Hay..boleh bergabung?" sapa seseorang di hadapan Fiora bertanya.
"Masih banyak kursi kosong..silahkan cari yang lain" jawab Fiora datar tak mempersilahkan orang itu.
__ADS_1
"Aku ingin di sini..kau siapa..boleh kita kenalan?" orang itu tampak nya sedang mendekati Fiora namun Fiora dengan raut wajah datar nya hanya menatap tangan yang menjulur di hadapan nya tanpa mau membalas nya.
Orang itu menarik kembali tangan nya dan duduk semakin merapat pada Fiora..Fiora yang merasa risih memilih meninggalkan tempat itu menuju keluar gedung dan hendak pulang..orang itu yang tak mau kehilangan kesempatan terus membuntuti Fiora hingga sampai di tempat parkir dan tanpa aba-aba menarik tangan Fiora.
"Hey cantik..jual mahal sekali sih" kata nya sambil tersenyum nakal meneliti penampilan Fiora.
Bughhhh.....
"Arkhhhhhhh..kau..berani sekali kau menendang ku hah" bentak orang itu saat merasakan tendangan high'heels milik Fiora di betis nya.
"Aku ingatkan pada mu tuan..jangan mengganggu ku karena aku tak akan segan untuk menguliti mu" Fiora menyentak tangan nya yang di pegang oleh orang itu lalu membuka mobil hendak masuk kedalam nya namun naas tengkuk Fiora di hantam oleh tangan orang itu dengan keras hingga seketika membuat Fiora tak sadarkan diri.
"Kau terlalu jual mahal nona..aku bukan lah orang yang memiliki kesabaran luas..mari kita bersenang-senang sayang" kata orang itu sambil tersenyum mengangkat Fiora menuju mobil nya.
Di saat orang itu hendak memasukkan Fiora ke dalam mobil nya tampak sepasang tangan mencengkram pundak orang itu dengan keras dan membuat orang itu meringis.
"Arkhhh...sialan kau..kau siapa hah?" teriak orang itu pada seseorang yang mencengkram pundak nya.
"Lepaskan wanita ku" ujar nya sambil meremas pundak orang yang tengah menggendong Fiora dengan begitu kuat nya.
__ADS_1