
"Selamat datang di villa saya tuan Gordon dan nona-nona sekalian" sapa Zemi dari arah tangga menyapa para tamu nya lalu berkata lagi.
"Lama tidak bertemu sayang?" ujar Zemi menatap lekat sosok Fiora yang membuat tubuh Fiora menegang saat melihat sosok Zemi.
Degg......!!!
Pria yang telah lama dia jauhi kini tengah berdiri tak jauh dari nya..apa kah ini mimpi,apa dia sedang berhalusinasi,oh tuhan benarkah ini nyata.
"Z.. Zemi..ka..kau..kau?" kata Fiora terbata masih belum percaya bahwa yang berdiri di depan nya adalah ayah dari anak nya.
"Ya..aku di sini.. bagaimana kabar mu sayang..seperti nya kau baik-baik saja tanpa ku..apa dia anakku sayang?" tanya Zemi beralih menatap Zeifir membuat Fiora mendekap tubuh mungil yang selalu menemani nya.
"Bukan..dia anakku" jawab Fiora tampak gemetaran.
"Fio..berikan baby Zeifir padaku..nanti dia bisa jatuh kalau kau seperti ini" kata Rubby mengambil alih bayi mungil itu dari dekapan Fiora.
"K..kita..kita pu..lang..a..ayo" ajak Fiora pada Rubby namun di luar dugaan karena pintu villa sudah di tutup dan di jaga oleh anak buah Zemi.
__ADS_1
"Tuan Zemi..ada apa ini sebenar nya..apa anda mengenal Fiora?" tanya Gordon penasaran dan bingung dengan pertunjukan di depan nya.
"Begini tuan Gordon..jadi___" belum sempat Zemi melanjutkan kata-kata nya Fiora sudah menjerit menghentikan ucapan Zemi.
"Tidakkkkkk.. Zeifir anakku..dia anakkuuu" teriak Fiora menghentikan Zemi yang ingin bicara.
"Fio" ujar Zemi menatap Fiora yang kini tengah terisak sambil memeluk baby Zeifir yang dia rebut dari Rubby.
"NOOOOOO..dia anakku Zemi anakkuuuu..dia bukan anak mu dia anakku..anaku" kata Fiora menolak keras apa yang ingin Zemi katakan.
"Tuan Zemi sebaik nya anda bicarakan berdua baik-baik" kata Rubby menyeret Gordon pergi dari hadapan Fiora dan Zemi.
"Ikut aku dan diam..ini bukan lagi ranah kita" kata Rubby tegas menatap tajam Gordon.
Gordon menurut saja dan mengikuti langkah Rubby meninggalkan Fiora dengan Zemi..berat rasa nya tapi dia bisa mencari tau lewat Rubby yang pasti tau banyak tentang hal ini.
Sementara itu di ruang tamu Fiora masih memeluk baby Zeifir yang tampak anteng dalam dekapan nya..Zemi mendekati Fiora perlahan..dia ingin sekali memeluk dua tubuh itu tapi dia harus bertahan sebentar.
"Fio..maafkan aku telah banyak menyakiti mu.. Aku memang pria bodoh yang patut di caci maki..maafkan aku yang tak jujur dengan semua nya hingga kau tau sendiri dan memilih pergi meninggalkan ku.. Fio..kau tau bayi itu bukan lah bayi ku, itu bayi orang lain karena aku sudah melakukan test kecocokan pada nya..masalah kenapa aku bisa seperti itu,aku juga tidak tau kenapa karena seingat ku saat aku meninggalkan mu untuk makan siang di luar aku masih ingat namun saat aku bertemu dengan sekertaris ku setelah nya aku tidak ingat kenapa aku tiba-tiba bisa ada di hotel dengan nya..sungguh Fio..aku tidak pernah sekalipun berniat mengkhianati cinta dan kepercayaan mu..saat aku mencari bukti memang ada yang ganjil tapi saat aku lihat di kamera pengawas hotel itu semua menunjukkan bahwa aku lah yang mengajak nya ke hotel itu..tapi saat aku mengecek kamera di cafe aku sudah tak sadarkan diri entah dia memberi apa pada makanan ku hingga aku merasa begitu mengantuk dan setelah aku bangun aku menemukan diriku sendiri terbaring di ranjang hotel sialan itu dengan tanpa sehelai benang pun dan sekretaris ku sedang menangis karena dia menuduhku merenggut kehormatan nya..
__ADS_1
Sungguh aku ingin menceritakan nya pada mu namun aku terlalu takut kau tinggalkan tapi pada akhir nya kau malah tau sendiri..aku berniat memberitahu mu setelah aku menemukan semua bukti agar kau bisa percaya padaku,di tambah saat itu juga hubungan kita sedang tidak baik-baik saja..sungguh Fio aku benar-benar tidak ada niat untuk menyakiti mu..aku tau kau hamil saat aku mengunjungi butik mu untuk menjemput mu,aku ke ruangan mu namun kosong dan aku menemukan di atas meja kerja mu ada sebuah test pack yang menunjukkan garis dua..aku sangat bahagia saat mengetahui nya karena akhirnya aku memiliki keluarga sendiri setelah sekian lama.. Aku memilih pulang dan menunggu mu kembali namun sampai malam kau tak kunjung kembali hingga aku mendapat telefon dari rumah sakit yang mengatakan bahwa kau di rumah sakit untuk melakukan proses penguretan..jantung ku seakan berhenti berdetak saat itu Fio...
Aku tak mau kau membunuh anakku meski kau membenciku dan dia hadir juga karena kesalahan ku yang memperko sa mu..saat aku tau kau sudah menggugurkan janin itu dunia ku hancur Fio..aku tak lagi memiliki harapan untuk hidup..dia harapan ku satu-satu nya agar aku bisa bertahan dengan mu meski tak lagi ada cinta di antara kita..tapi saat acara tuan Gordon kemarin aku yakin bahwa Zeifir adalah anakku meski aku belum bertemu dengan ibu nya sekalipun..ternyata benar.. Zeifir adalah anakku..dia anakku Fio" jelas Zemi menceritakan sedari awal sebelum terjadi nya peristiwa itu.
"Hiks...hiks..dia anakku..anakku" gumam Fiora menghapus lelehan bening yang keluar dari pelupuk nya.
"Jangan menangis sayang..maaf..aku telah membuat mu sakit hati..maafkan aku..bolehkah aku menggendong nya?" ujar Zemi lalu meminta ijin untuk menggendong Zeifir.
Fiora tampak diam sejenak..dia menimbang-nimbang hingga akhirnya dia menyerahkan baby Zeifir pada Zemi..dia tak tega setelah mendengar penjelasan dari Zemi..meski Zemi brengsek tapi dia tidak akan mungkin melakukan pengkhianatan pada nya yang notabene nya dia kejar-kejar sebegitu lama nya.
Biarlah nanti saja jika sudah lebih reda dia akan mencari tau kebenaran nya.
"Anakku..ini Daddy sayang..maafkan Daddy..Daddy bodoh nak..maafkan Daddy" gumam Zemi memeluk lembut baby Zeifir yang tampak telah membuka mata nya dan menatap Zemi dengan mata bulat nya.
"Hay sayang..jagoan Daddy..Daddy bahagia sekali bisa bertemu dengan mu nak..Daddy kira kau benar-benar sudah pergi meninggalkan Daddy waktu itu.. jangan pergi lagi dari Daddy ya sayang..Daddy akan sangat terpuruk jika kau meninggalkan Daddy..Daddy menyayangi mu nak" kata Zemi menciumi pipi chubby baby Zeifir dengan lembut.
"Kau boleh mengunjungi nya tapi aku tak mengijinkan mu membawa nya pergi..dia anakku" kata Fiora mengutarakan keresahan nya.
__ADS_1