CINTA FIORA

CINTA FIORA
Ep_55..Masih Hangat


__ADS_3

Setelah dari pusat perbelanjaan kedua nya kini memilih kembali ke hotel tempat mereka menginap.Zemi meminta pihak pelayanan hotel untuk membawakan barang belanjaan mereka lalu dia juga tak lupa memberikan tips pada si pelayan itu.


Setelah nya Zemi memilih untuk duduk sebentar sambil mengecek email yang asisten nya kirim siang tadi, Zemi ingin sedikit mencicil pekerjaan nya agar nanti jika waktu mereka kembali ke negara X pekerjaan Zemi sudah sedikit ringan.


Fiora sendiri sudah mandi terlebih dulu karena dia sangat kegerahan dengan keringat yang menempel di tubuh nya akibat seharian berjalan-jalan di pusat perbelanjaan menghabiskan isi dompet Zemi.


"Hm,katakan" ujar Zemi saat sang asisten menelfon nya karena ada suatu hal yang penting.


"....."


"Apaaa,shittt berani sekali dia" ujar Zemi yang tampak nya sedang emosi mengenai seseorang dengan asisten nya.


"......"

__ADS_1


"Hm aku akan kembali seminggu lagi kau bisa kan menghandle nya dulu,ingat jangan sampai dia tau bahwa aku sudah tau mengenai kelakuan nya" ujar Zemi memperingati sang sistem agar bersikap seperti biasa.


"......."


"Baiklah" balas Zemi lalu menutup telefon nya dan meletakkan ponsel milik nya di atas meja nakas dan tak lama kemudian pintu kamar mandi terbuka dan tampak lah Fiora keluar dari dalam menggunakan handuk saja.


Zemi menatap Fiora dengan tatapan lapar dan Fiora tau hal itu karena dia juga sedang ingin melakukan hal itu.Zemi menarik Fiora agar duduk di pangkuan nya lalu mencium bibir Fiora dengan ganas penuh ggairah.


Tangan Fiora pun tak tinggal diam tangan itu mulai mencari kancing kemeja Zemi dan membuka nya dengan sedikit terburu-buru,begitu pun dengan Zemi yang ikut membantu Fiora karena dia sudah di mudahkan dengan Fiora yang hanya memakai handuk nya saja.


"Honey apa ka Fiora masih lama di sana nya?" tanya Zizi yang saat ini sedang menemani anak-anak bermain di taman samping rumah bersama suami nya Arick.


"Kata Zemi mungkin satu minggu lagi akan pulang mereka,kenapa apa kau mau kesana hm?" jawab Arick sambil memeluk Zizi yang tengah melihat ke empat anak nya dan Zeifir bermain.

__ADS_1


"Tidak mau honey,aku tidak mau meninggalkan anak-anak sendirian nanti aku rindu" balas Zizi sambil bersandar di pundak Arick.


"Mommy" panggil Darren sambil menghampiri Zizi karena dia tidak suka Arick terlalu menempel pada Zizi.


"Kenapa sayang,ada apa hm?" tanya Zizi sambil merentangkan kedua tangan nya agar Darren bisa memeluk nya.


Arick sebenar nya sudah hafal dengan putra nya yang satu ini,dia lain sendiri dari anak nya yang lain entah lah mungkin karena Darren adalah kakak tertua dan yang lahir duluan jadi naluri untuk melindungi mommy dan adik-adiknya sangat besar.


"Darren nggak suka mommy deket-deket sama Daddy" kata Darren sambil menatap kesal sang ayah.


"Hey kau ini ada masalah apa sih dengan Daddy, sensitif sekali mommy juga istri Daddy loh boy" ujar Arick yang tak mau kalah dari anak nya.


"Darren nggak suka dad" kata Darren menatap tajam Arick dan di balas juga oleh Arick.

__ADS_1


"Hey..hey..hey..ada apa ini kenapa malah musuhan sih,ya udah kalau kaya gitu mommy pergi aja ya biar mommy bukan milik siapa-siapa" ujar Zizi menengahi karena kedua pria tampan nya selalu saja beradu debat masalah hak milik diri nya.


__ADS_2