
Sinaran mentari memasuki ruangan membuat kamar itu semakin bercahaya , Terlihat di kasur kedua manusia itu sedang nyenyak tidur sambil berpelukan , Mengganti lena malam yang terganggu membuat keduanya bangun kesiangan
Alana mulai mengerjapkan matanya , Penglihatannya mulai terlihat jelas dan saat ini mata alana membesar dengan sempurna , Bagaiamana bisa di atas kasurnya ada seorang pria dan saat ini dia sedang memeluk pria yang dihadapannya
Setelah beberapa saat alana kembali mengingat kejadian tadi malam dan segera bangun dan melepaskan pelukan , Alana menatap intens ke arah pria tampan yang sedang terlelap di kasurnya
Pikiran alana mulai menjelajah memikir bagaimana pria ini bisa masuk ke apartmentnya dan sekarang siapa dia , Alana terus ke kamar mandi membersihkan diri
Kenzo tersadar saat mendengar gemercik air di kamar mandi dan segera bangun lalu mengusap wajah tampannya , Matanya sedikit memicing melihat ruangan kamar yang dipenuhi cahaya mentari
Setelah beberapa saat kenzo tersadar saat ini dia sedang di apartment wanita yang semalam dia tenangkan , Kenzo mulai keluar melalui pintu apartment alana dan menuju ke apartmentnya
Baginya belum saatnya mengenalkan diri di depan alana , Biarkan wanita itu sedikit tenang baru memulai rencana untuk mengikat wanita ini
Alana yang selesai membersihkan diri melangkah keluar dari kamar mandi namun saat ini langkahnya terhenti , " Pria itu sudah pergi " ucap alana
Alana bergegas memakai pakaianya dan menghubungi rey
" Datanglah ke apartmentku ! " titah alana
Rahang alana mulai mengeras , Dia sudah mendapaf sedikit maklumat yang akan membawa dia menemui kakaknya , Tentu saja alana tidak akan melepaskan peluang ini
" Kalian akan berlutut memohon untuk dibunuh paman shen , bIbi shen " ucap alana dengan aura membunuhnya
Selang beberapa saat rey menekan tombol apartment alana , Dan dia dibuat kaget dengan keadaan jancur ruangan ini , Pikirannya mulai tertuju ke alana dan dia segera mencari keberadaan wanita itu
" Nona muda " sapa rey
" Ayo temenin aku sarapan , Aku butuh tenaga buat balas dendam " ucap alana sembari melangkah keluar
Namun langkahnya terhenti saat tangannya digenggam dari belakang
" Apa nona baik baik saja ? " ucap rey saat melihat tangan mona muda berbalut plaster luka
" Tenanglah rey , Aku tidak apa apa " ucap alana perlahan
" Ayo temenin aku sarapan " ucap alana lagi
" ...... " rey mengikuti langkah kaki alana , Dirinya merasa bersalah karna tidak ada disaat alana memerlukannya
Kini mereka berada di restoran Xx , Alana sengaja meminta rey mencarikan restoran ini karna dia tahu di sini makanannya sangat enak , Alana mau mengembalikan selera makannya , Setelah dihantar rey semalam alana langsung tidak menjamah sedikit makanan pun , Dan sekarang dia merasa sangat lapar
Kenzo yang baru memasuki aparmentnya sedikit kaget melihat ben sedang menatap kearahnya
" Ke mana aja si loh ? Lupa apa hari ini kita akan ke studio buat pemotretan loh ! " uvap ben kesal
" Gak lupa , Ada kecemasan yang buat gue telat " ucap kenzo
" Ya udah ayo bersiap , Kita ada 40 menit sebelum waktu pemotretan " ucap ben lagi
Ben sudah terpacak di apartment kenzo tepat pukul 7 pagi , Dia dibikin pusing saat melihat kenzo tidak ada di apartment dan sudah hampir dua jam dia menunggu kenzo ,
Menelepon ke ponselnya jugak seperti tidak berguna saat melihat ponsel kenzo ada di atas nakas sebelah kasur
" Ke mana lagi si anak ini ? " ucap ben memijat pelipisnya
Lalu dia menghubungi kim dan menanyakan perihal kenzo , Namun hasilnya tetap nihil dan sekarang kim sedang menuju ke apartment tuannya
" Apa diculik ya tuh anak " gumam ben
Ceklek ! Wajah kenzo terpampang di sebalik pintu masuk apartment membuat ben hilang akal
" Masih hidup rupanya nih anak " gumamnya dalam hati
Selang beberapa saat kim sudah berada di apartment kenzo , Melihat ben yang sedang mengomeli kenzo membuat dirinya tidak kaget karna dia tahu tuannya di mana tadi malam ,
Sengaja kim meletakkan Cctv di ruangan apartment kenzo bagi keselamatan diri tuannya , Dan tadi malam dia melihat jelas kenzo menyeberangi balkon dan memasuki apartment sebelah ,
Dirinya sedikit kaget melihat kenzo keluar dari kamarnya dan bergegas keluar apartment , Hampir saja kim ingin menyusul tuannya namun terhenti saat melihat kenzo kembali memasuki apartmentnya
Kim dibuat kaget lagi saat melihat kenzo memanjat balkonnya dan memasuki ruangan apartmen sebelah ,
" Apa yang sedang anda lakukan tuan , Membuatku melihat kegelisahan anda malam ini " gumam kim
Saat menyadari tuannya berada di apartment alana , Seketika membuat kim mengubah pikirannya yang ingin menyusul kenzo
__ADS_1
" Bersenang senanglah tuan , Aku tidak akan mengganggumu " ucap kim lagi
Lantas kim segera melepaskan pakaiannya dan merebahkan diri di kasur empuk miliknya , Terasa sedikit lelah di tubuhnya dan dia memerlukan istirehat yang cukup
Kenzo sudah lengkap berpakaian terpaksa menahan kupingnyaa yang kemerahan karna diomeli ben sedari dia memasuki apartment , Dan sekarang masih lagi diomeli karna dirinya meminta sarapan
" Gimana sih loh itu model , Tampang elu dikenali baik di negara manapun , Apa tidak bisakah loh menjaga penampilan loh sih " Ucap ben
" Baguslah apartment mu memiliki kartu akses untuk memasuki gedung , Jika tidak bisa mati gue menutup muka loh di media " omel ben lagi
" Sudahlah ! Gue laper , Memakan omongan luh itu tidak mengenyangkan , Dan sekarang aku mau sarapan " ucap kenzo
" Elu sih bikin darah gue naik , Gimana bisa loh memasuki apartment cewek di tengah malam melalui balkonnya , Kalo dilihat sesiapa bsa mati tahu gak sih " ucap ben lagi
" Ayo turun ! Kita makan disini " ucap ben lagi saat tadi dia sudah menyuruh kim memesan satu ruangan di restoran Xx , Dia juga sudah menundakan pemotretan dilakukan lewat siang karna kenzo mempunyai masalah kecemasan
" Akhirnya loh diem jugak ! " ucap kenzo mengusap kuping merahnya , Sudah diomeli hampir 1 jam , Membuat kupingnya sakit
kenzo dan kedua yang lainnya melangkah kaki mereka di restoran Xx yang terkenal di negara J , Sambil itu kenzo jugak menebar pesona ketampanannya membuat pengunjung retoran itu melihat ke arah ke tiga pria tampan itu , Tampilannya benar benar indah seperti sebuah lukisan bergerak saat kenzo , kim dan ben melangkahkan kaki panjang mereka memasuki restoran itu
" Silakan tuan tuan " ucap ketua manager itu
kenzo hanya memasang wajah datarnya dan kim sangat mirip dengan tuannya yang berwajah datar , Hanya ben yang tersenyum ramah
Mereka bertiga langsung duduk di meja bundar yang terlihat mewah itu , dan mulai memesan sarapannya
" Jadi apa loh sudah punya rencana ? " tanya kenzo menatap ben
" Apa loh gila ? Mendekati diri dengan pewaris utama pratama lalu mengikat perjanjian nikah dengannya , Bayaran apa yang bisa loh kasi ke dia ? " ujar ben
" Tidak peduli bagaimana pun aku menginginkan dirinya menjadi wanitaku ! " ujar kenzo dengan wajar datarnya
Kim yang sedari tadi mendengar perbualan kenzo dan ben hanya berdiam diri. ,Dia tahu tuannya berencana membatalkan perjanjian pernikahan yang dibuat tuan besar
Dan sekarang mau Alana menjadi isteri kontrak , Bagi kim mengikat alana dengan bayaran seperti uang tidak akan mempan
Cara membuat alana bersetuju cuma punya dua cara , Dan kim hanya mendiamkan dirinya karna mau melihat sejauh apa rencana tuannya dan ben dalam mengikat seorang wanita
Ketika keadaan sudah mendesak maka kim akan melancarkan rencananya ,
Kenzo berpikir dengan keras " Iya begitu saja " ujar kenzo
" Kim ! dapatkan jadual wanita itu , Kemana dia selalu pergi dan apa kesukaannya , Yang penting jangan tinggalkan sedikit pun hal kecil mengenai dirinya " ucap kenzo lagi
" Baik tuan muda " balas kim sembari menulis nota kerja yang harus dia kerjakan
" I know you're somewhere out there
Somewhere far away
I want you back
I want you back
My neighbor thinks I'm crazy
But they don't understand
You're all i had
You're all i had
At night when the starts light up my room
I sit by myself
Talking to the moon
Tried to get to you
In hope you're on the other side
Talking to me too
Or i am a fool , Who sits alone
__ADS_1
Talking to the moon
I'm feeling like i'm famous
The talk of the town
They say i've gone mad
Yeah ! I've gone mad
But they don't know what i know
Cause's when the sun goes down
Someone's talking back
Yeah ! They're talking back
At night when the starts light up my room
I sits by myself
Talking to the moon
Tried to get to you
In hope you're on the other side
Talking to me too
Or i am a fool
Who sits alone
Talking to the moon
Tepukkan gemuruh mulai terdengar di dalam restoran itu , Nyanyian penuh perasaan membuat para pengunjung berdecak kagum
Kenzo yang melangkah keluar ruangan menuju ke toilet pun terkandas saat kebetulan melihat alana berada di atas panggung sedang mempersembahkan bakatnya bagi para pengunjung
Mendengar alunan suara alana yang merdu dan penuh jiwa membuat kenzo mengerti , Lagu itu sebenarnya menggambarkan dirinya saat ini yang dalam kesepian ,
Perlahan kenzo berjalan menuju ke arah alana dan memeluk wanita cantik itu sembari mengatakan sesuatu yang membuat alana berdebar
" Kau pasti sudah lelah dengan kesepianmu , Datanglah ke sisi ku , Akan ku pastikan kau tidak akan merasa sunyi lagi " ucap kenzo perlahan membisik perlahan di kuping alana
Lalu dengan perlahan kenzo melepaskan pelukannya , Wajah alana mulai kemerahan menatap pria yang sedang berdiri di hadapannya , " Dia ! Dia pria yang tadi ! " gumam alana dalam hatinya
" Maaf tuan ! Sila jaga sikapmu didepan nona muda kami " ucap rey
Rey sempat terpaku saat alana dipeluk erat dihadapannya , " Berani sekali kamu tuan " lirik rey
" Aah , Maafkan aku nona , Sungguh saat mendengar suaramu membuat aku merasa kepedihan yang tersimpan rapat dihatimu " ucap kenzo kembali menatap wajah alana
" Apa.. Apa kau mengenalku tuan ? " tanya alana mencoba menahan detakkan jantung yang semakin melaju
" Satu hari nanti kamu akan mengenalku nona , Sampai saat itu cobalah untuk sedikit bersabar " ucap kenzo
" Nona ! Mari pergi kita sudah terlambat menghadiri meeting " ucap rey
" Baiklah rey " balas alana
" Maaf tuan , Tapi suatu saat saya tidak berpikir akan menemui anda lagi " balas alana
" Jangan terburu buru nona , Jalan takdir masih bisa dirubah " jawab kenzo
" Kalau begitu selamat tinggal nona " ucap kenzo seraya melangkah jauh
Alana masih berdiri menatap kepergian pria itu , " Kenapa saat dipelukannya aku merasa nyaman dan kepedihan yang sengaja aku keluarkan dia bisa mengetahuinya " gumam alana dalam hati
Rey yang melihat alana melamun menatap arah pria itu tadi langsung bersuara
" Silakan nona " ucap rey
" Iya " balas alana
__ADS_1
Sedangkan kenzo langsung memasuki ruang makannya tadi dan bergegas pergi ke studio untuk acara pemotretan