
Kenzo melepakan pakaian sembarang arah , Sudah tidak peduli jika teman dan seketarisnya melihat kelakuan buruknya itu , Bagaimana pun rasa kesal tetap juga bertandang dihatinya
Kenzo mengeluarkan sebotol anggur yang paling mahal diantara deretan koleksi anggurnya dan meneguk dengan rakus , Ben dan kim hanya menghela nafas berat mereka karna malam ini sudah yakin tidak ada diantara mereka yang bisa meninggalkan apartment pria tampan yang sedang galau
" Aishhh ! Bahkan wine juga tidak bisa menghilangkan kesalku ! " bentak kenzo
" Ken , Masih terlalu dini untukmu frustasi seperti ini , Hanya sekali ditolak langsung tidak mahu melakukan rencana lain , Biasanya loh kan tidak pernah mengalah " ujar ben resah melihat kelakuan temannya yang sedang mabuk
" Apa yang loh tahu ben ! Mau beribu wanita tidak mau bersamaku juga tidak ada apanya , Tapi perasaan gue sakit yang melihat wajahnya yang kecewa seperti gue sudah melukai harga dirinya " ucap kenzo
" Gue penasaran banget sama loh , Bilang tidak suka tapi malah frustasi ditinggal pergi ama apa itu namanya , Ah alana ! Kalo suka tinggal bilang aja , Jadi gak usah repot repot mau nikah kontrak lagi , Sekalian nikah beneran aja " ucap ben
" Apa sudah habis bicaranya ? berisik amat deh loh " balas kenzo
Ben menghela nafas beratnya , " Sepertinya sudak tidak tertolong nih anak " pikir ben
malam itu ben dan kim dibuat pusing dengan celotehan kenzo mengenai rencana pertamanya gagal
Sedangkan di apartment sebelah tepatnya apartment alana terlihat wanita itu sedang merutuki dirinya sendiri dalam keadaan sedikit mabuk akibat ulahnya yang meneguk dua botol wine di club tadi
" Bisa bisanya aku menolak pria yang kedatangannya aku harapkan selama ini , Emangnya kenapa kalo sekedar tertarik kan loh bisa buat dia jatuh cinta ama loh alana ! " bentak alana pada dirinya
" Bisa bisanya loh bilang gak mau jumpa dia lagi ! Yang rugikan aku " ucap alana lagi
Alana berjalan menghampiri kasurnya dan membaringkan tubuhnya , Pikirannya terus mengingat senyuman manis pria itu lagi , Secara perlahan alana memejamkan matanya dan terus menghanyut ke alam mimpi
keesokkan harinya alana terjaga dengan memegang kepalanya yang terasa berat , Dan perlahan menuju ke kamar mandi , Alana menhampir wastafel lalu menyalakan kran air untuk membasuh wajahnya ,
Secara perlahan kesadarannya mulai sedikit membaik walaupun kepalanya masih pusing ,
" Hufft ! Sepertinya aku sudah harus berhenti minum minuman sialan itu ! " ucap alana menghela nafas beratnya
Kringg ! Kringg ! Kringg !
Ponsel alana berdering menyebabkan pemiliknya terpaksa menghentikan kegiatannya yang ingin membersihkan diri
Alana melangkah mendekati ponselnya yang berada di nakas dan melihat nama si pemanggil
* Rey Is Calling *
" Hallo ! Ada apa rey ? " ucap alana sebaik saja dia menjawab panggilan rey
" Selamat pagi nona , Maaf mengganggu pagi anda , Namun ada hal penting yang harus dibicarakan nona " balas rey
" Katakanlah situasinya rey " ujar alana
" Anda harus memeriksa trending topik di internet nona , Sepertinya kita ada masalah ? " jawab rey
" Datang ke apartmentku ! " ucap alana lagi
" Baik nona " balas rey
Alana mematikan ponselnya dan segera membersihkan diri , Karna nada suara rey yang terlihat tidak tenang membuat alana tidak bisa tidak memikirkannya ,
" Terjadi masalah apalagi ini " pikir alana
Ding ! Dong ! Ding ! Dong !
Sedangkan di apartment kenzo sedari tadi apartment tidak bisa dari membunyi loceng yang menandakan ada tetamu yang lagi mampir
Ben dan kim yang juga tertidur di apartment krnzo juga tidak menyadari kericuhan yang terjadi , Ini semua gara gara si tampan kenzo yang berulah tadi malam , Mereka baru saja terlelap sekitar jam 6 tadi
Dan karna kelelahan menjaga kenzo , mereka mengabaikan deringan ponsel yang tidak berhenti sedari tadi , Sedangkan loceng apartmen pun bisa mereka abaikan apalagi benda pipih itu , Sungguh miris pagi mereka hari ini
" Apaan sih ! Ganggu orang lagi enak tidur aja ! " bentak kenzo , Saat ini dia seperti putri tidur yang sedang terbaring perbezaannya cuma karna dia seorang putra ,
Kenzo mengerjapkan matanya dan mulai membangunkan tubuhnya duduk di pinggir kasur , Dia memegang kepalanya yang terasa berat itu , Bagaimana tidak , Tadi malam dia hanya meneguk wine sehingga jam 6 pagi karna tidak bisa tidur , Ditambah bunyi berisik yang berasal di luar apartment membuat sakit kepalanya bertambah parah
Karna bunyi locengan apartment tidak juga berhenti , Kenzo dengan perasaan kesalnya melangkah keluar kamar dan menuju ruang tamu berdekatan pintu keluarnya
Kenzo menghentikan langkah kakinya saat melihat dua manusia yang sangat dia kenali sedang nyenyak tidur di sofanya ,
" Sialan kalian ! Sudah enakkan tidur di sini tetap juga tidak bangun ! " Bentak kenzo sambil menggeleng pelan kepalanya
Bagaimana tidak , Dia yang sedang di dalam kamar juga bisa bangun karna bunyi keributan , sedangkan kedua temannya tidak juga sadar dan malah keenakkan tidur lagi , Mau bagaimana lagi , Kesalahan dirinya sendiri yang membuat kedua anak manusia itu tidur mati seperti itu ,
Kenzo meneruskan langkah kakinya menuju pintu keluar apartment , Saat sudah memegang tombol pintu dan membuka pintunya , Mata kenzo membulat karna melihat kedatangan tetamu yang saat ini dia sedang hindari
" Dasar anak nakal kamu ! Berani beraninya kamu membiarkan orang tuamu menunggu setelah hampir 2 jam diluar apartmentmu " ucap nyonya besar sambil menjewer kuping anak semata wayangnya
" Ampun mom ampun , Boy gak nyadar mom ada diluar " balas kenzo sembari memegang kupingnya yang dijewer
" Hampir aja mom nyuruh daddymu buat manggil orang buat buka pintu mu ini " ucap nyonya besar lagi
__ADS_1
Daddynya menggeleng kepalanya , Berita gembira yang seharusnya dibahaskan harus ditunda saat drama pagi ini dilakukan kedua ibu dan anak ini
" Boy ! Apa kamu minum lagi ? " tanya tuan besar sambil menggerutkan alisnya
" Aahhh mom lepasin dong , Sakit nih " ucap kenzo lagi memohon agar mommynya melepaskan kupingnya yang dia yakini sudah merah seperti udang bakar
" Mommy sudah bilang padamu saat terakhir kali mom menemuimu , Berhenti minum minuman itu , kok kamu keras kepala sekali si boy " ucap nyonya besar sembari melepaskan jewerannya
" Mommy , Mau berhenti juga butuh waktunya , Mana mungkin boy bisa berhenti begitu aja , Bisa matikan " ucap kenzo dengan wajah memelasnya
Kenzo yakin kalau dia sudah mengeluarkan trik liciknya , Mommynya tidak akan bisa memarahinya lagi , Dan benar saja saat nyonya besar yang melihat wajah memelas putra semata wayangnya terus membuat dirinya gemas dan langsung menciumi wajah putranya tanpa memikirkan suami yang sudah mengeluarkan signal merah dibelakangnya
Kenzo menyungging senyuman liciknya saat mendapat ciuman dari sang mommy namun dalam sekejap wajahnya mulai memucat saat melihat daddynya sudah menatap tajam kearahnya ,
" Mampus gue " pikir kenzo sembari menyelan salivanya
Sedangkan sang mommy masih tidak melepaskan pelukannya , Dan itu membuat kenzo semakin panik sendiri
" Sepertinya kamu mulai lagi boy ! Apa hukuman daddy masih kurang buatmu terakhir kalinya " ucap tuan besar dengan aura dingin yang mengancam
Mendengar perkataan daddynya membuat kenzo semakin resah , Dan secara tidak sengaja terkeluar ide cemerlang lagi di benaknya ,
" Dad jang ngomong gitu dong , Apa mau boy bilang ke mommy perbuatan daddy yang dulu ? " ucap kenzo dengan senyuman kemenangan
Tuan besar yang mendengarnya tentu saja menelan salivanya dengan susah " Sial ! Tidak bisa menghentikannya ! " pikir tuan besar , Wajahnya mulai pucat
Kenzo mengeluarkan ekspresi wajahnya yang mengatakan " Daddy sudah tidak bisa mengancamku "
Tuan besar menghela nafas beratnya , Kenapa saat lagi bisa menjahili putranya malah berbalik kepadanya lagi
Kedua anak dan daddy itu memiliki sifat saingan yang kuat , Dulu sebelum melahirkan kenzo , Tuan besar sangat posesif terhadap isterinya , Kemana pun nyonya besar pergi , Tuan besar akan mengikuti di belakang , Bahkan saat nyonya besar masuk ke kamar mandi pun tetap saja tuan besar ikut masuk , Saat melahirkan putranya , Perhatian nyonya besar sedikit teralih dan lebih memperhatikan kenzo dari dirinya dan membuat tuan besar merasa putra dari benihnya adalah musuh yang kuat ,
Bahkan karna saat itu nyonya sering memasuki kamar kenzo dan tidur bersama bayi munggilnya lalu membiarkan suaminya tidur sendirian dan harus berpuasa untuk beberapa minggu , Tidak cukup dengan itu , Saat kenzo berusia 5 tahun , Pria kecil itu sering menculik isterinya buat tidur di kamar nya dan membiarkan tuan besar berpuasa lagi ,
Nyonya besar mengetahui persaingan kedua antara putra dan suaminya , Tapi mau bagaimana lagi , Kedua pria itu kesayangannya , Dia tidak bisa menghalangi mereka yang inginkan perhatian darinya
Akhirnya karna tidak tahan , Tuan besar mengeluarkan senjata andalannya , Iaitu jika kenzo merampas perhatian isterinya lagi , maka tuan besar tidak akan segan segan membekukan kartu debit putranya , Dan itu berhasil sehingga beberapa tahun terakhir triknya sudah tidak berjalan lagi ,
Kenzo mengetahui daddynya sering curi curi minum di kantor saat siang hari dan itu masih terjadi sampai sekarang membuat daddynya tidak bisa berkutik jika berita itu sampai di telinga isterinya , Bisa bisa dia harus berpuasa untuk 1 bulan lamanya
Kini mereka bertiga sudah berada di ruang makan kenzo karna di ruang tamu sudah dipenuhi anak manusia itu , Kenzo ingin menggerakkan mereka namun nyonya besar menghalanginya ,
Karna nyonya besar cukup tahu ulah kenzo saat lagi mabuk seperti apa , Dan dia tidak ingin mengganggu istirehat keduanya yang tidurnya sangat nyenyak bahkan terlihat kelelahan di wajah tampan mereka
" Maksud dad apaan ? Wanita yang mana ? " tanya kenzo
" Aahh hampir saja mommy lupa kalo dadmu tidak mengatakannya " ucap nyonya besar
" Mom , dad . Maksud kalian apaan sih ? " tanya kenzo
" Bagaimana bisa kamu kenal sama putri mom ? " tanya nyonya besar
" Putri ? Mom ngomong apaan sih , Yang anaknya mom itu cuma aku , Mom gak punya putri lain " balas kenzo dengan wajah cemberutnya , Dia tidak suka berbagi mommynya sama orang
" Boy , Kamu memang putra mom , Tapi mommy juga punya seorang putri loh " ucap nyonya besar
Tuan besar hanya mendengar perbualan mereka , Sebenarnya dia sudah tahu siapa putri angkat isterinya saat dia menyakan kejadian itu ,
Flashback....
Saat ini ruan besar dan nyonya besar sudah berada di kamar hotel
" Sayang ? " ucap tuan besar
" iya ada apa ? " balas nyonya besar sambil memandang wajah tampan suaminya , Meskipun sudah tidak muda tetap tidak menghilang wajah tampannya
" Ceritakan padaku bagaimana kamu bisa hampir kecelakaan " tanya tuan besar
" Huftt sayang , Kok masih diingat sih " Balas nyonya sambil menghela nafasnya
" Kejadiannya tadi siang dan kamu pikir mudah untukku melupakannya , " balas tuan besar
" Iyaa , Akan ku ceritakan " Balas nyonya mengingat kembali kejadian siang itu
Truk besar itu sudah benar benar mendekati dirinya , Tapi karna tubuhnya membeku membuat nyonya besar hanya akan pasrah jika ajalnya dan bakal anaknya sampai disini
" Aargghhh ! " Teriak nyonya besar dan secara tiba tiba sebuah tangan terulur dan menarik cepat tubuh nyonya besar ke pinggiran mengelakkan truk besar itu
Nyonya dan alana terjatuh di pinggir jalan dalam keadaan nyonya dipeluk erat oleh alana , Bagi mengurangkan kesakitan buat nyonya jika terjatuh dan menimpa tubuh alana
" Eh kok gak sakit ya , Bukan tadi aku udah ketambrak truk kan. kok gak kerasa " pikir nyonya
Namun lamunannya terhenti saat mendengar suara wanita yang begitu dekat dengan dirinya
__ADS_1
" Apa nyonya baik baik saja ? " tanya alana masih dalam keadaan terbaring karna tibuhnya ditimpa nyonya besar
Nyonya besar mulai tersadar saat merasa dia sedang berada di atas tubuh sesorang , Dan benar saja dia sedang menimpanya dengan gerakkan pantas nyonya besar bangun dan bergegas membantu wanita muda yang menyelamatkanya bisa bangun ,
" Maafkan aku , Sungguh aku tidak sadar keberadaanmu dibelakangku " ucap nyonya sambil menepuk baju yang dipakai alana untuk menghilangkan debu yang melekat
" Tidak apa apa nyonya , Anda sendiri bagaimana ? Apakah baik baik saja ? " tanya alana
" Terima kasih atas bantuan mu , Jika tidak karna mu mungkin jasadku sudah terbaring disana " balas nyonya
" Kalau kamu tidak keberatan maukah menemani aku ke cafe , Anggap saja sebagai hadiah terima kasih dariku " Ucap nyonya
Alana saat itu baru saja habis meeting sedikit merasa lapar dan menerima ajakkan nyonya besar
" Jadi begitu ceritanya sayang , Aku traktir putriku makan dan menyimpan nomernya " ucap nyonya besar
" Ya sudahlah , Yang penting kamu selamat sayang " ucap tuan besar mengecup kening isterinya
dan malam itu menjadi malam panas mereka berdua , Karna tuan besar tidak mampu menahan puasanya
Pagi itu saat nyonya besar dan tuan besar sedang sarapan di sebuah restoran , Mereka terdengar perbicaraan orang orang yang berada di sebelah meja mereka ,
Mendengar nama putranya disebut membuat nyonya besar dan tuan besar merasa sedikit aneh , " Ada apa ini " pikir tuan besar
Semenjak kedatangan mereka di negara J , Mereka tahu pasti ketenaran anaknya , Namun saat muncul scandal mengatakan anaknya menyanyikan lagu buat seorang wanita dan mempunyai rekaman vidionya membuat kedua manusia itu merasa sedikit aneh ,
Meskipun kenzo seorang casanova dan model terkenal , Kenzo ridak akan menunjukkan bakat yang ada didalam dirinya kepada orang lain , Dan sekarang putranya sedang memamerkan bakatnya itu , Apa maksudnya ?
Tuan besar mengarahkan tangan kanannya untuk menyakan hal itu kepada orang orang yang berada di sebelah mejanya , Tidak menunggu lama rekaman nyanyian da mainan piano oleh kenzo untuk wanita itu berada di tangan tuan dan nyonya besar
Jelas sekali mata mereka membulat dengan sempurna saat melihat rekaman vidio itu , Dan itu membuat keduanya merasa senang
" Bagaimana putriku bisa ada disana ? " ucap nyonya
" Putri ? Ini putri angkatmu ? " tanya tuan besar tidak percaya
" Iya , Inilah putriku , Dialah yang menyelamatkan aku " ujar nyonya besar dengan wajah bahagianya ,
" Kecil sekali dunia ini " ucap tuan besar
" Apa kamu mengenalnya sayang ? " tanya nyonya besar saat mendengar perkataan suaminya
" Sangat mengenalnya , Bahkan aku juga mengenal orang tuanya " balas tuan besar lagi dengan wajah gembiranya
Melihat wajah suaminya yang bahagia itu , Membuat nyonya besar penasaran
" Darimana kamu mengenalnya " tanya nyonya besar sedikit cemburu , Raut wajahnya mulai berubah
Melihat oerubahan isterinya membuat tuan besar terkekeh geli , Lucu melihat wajah isterinya yang sedang cemburu
" Jawab aku , Kok malah senyum sih " desak nyonya
" Apa kamu lagi cemburu sayang " tanya tuan besar
" Kasi tahu aku sekarang , Kalo gak tidak ada jatah buatmu nanti malam " ancam nyonya besar
Mendengar ancaman seperti itu membuat tuan besar semakin geli melihat wajah masam isterinya ,
" Kok sama calon menantu aja cemburu sih " ucao tuan besar
" Calon menantu ? Siapa ? " tanya nyonya besar ,
" Itu calon menantu kita sayang , Dia alana putri ariella pratama , Masa kamu tidak mengenalnya ? " ucap tuan besar
Mata nyonya membinar saat mendengar perkataan suaminya , Sungguh takdir mendukung mereka , Tanpa sengaja dia sudah bertemu dengan calon menantunya dan bahkan hubungan mereka sangat baik
" Yang benar sayang , Putriku adalah calon menantu ku " ucap nyonya senang
" Iya sayang , Itu calon menantu kita , Bakal isteri boy " balas tuan besar tersenyum
Putranya bersikeras tidak mau menikah dengan calon isterinya , Dan sekarang malah mengejar wanita itu , Sungguh takdir menginginkan mereka bersama
Setelah selesai sarapan. ,Nyonya besar dan tuan besar menuju ke apartment kenzo untuk membicarakan mengenai pernikahannya , Mereka membatalkan rencana untuk mengeliling pantai hari ini
Alana putri ariella pratama
Giovarno kenzo rahardian
__ADS_1
Richard kim ( Seketaris kim )