Cinta Sang Casanova

Cinta Sang Casanova
CP29. Pernikahan dadakan ?


__ADS_3

Ting ! Tong !


" Kalian sudah sampai ? " Ucap nyonya besar setelah membuka pintu kamarnya


" Iya mom , Bagaimana khabarmu ? " Tanya alana memeluk nyonya besar


" Mom baik baik saja sayang " ucap nyonya besar sembari membalas pelukan alana


" Apa aku bukan putramu mommy ? Sejak tadi kau tidak memperhatikanku " ucap kenzo dengan wajah cemberutnya


Mendengar ucapan kenzo membuat nyonya besar melepaskan pelukannya , Dan menatap putranya itu


" Aah boy , Mana mungkin mommy mengabaikan mu sayang " ucap nyonya sembari memeluk putra tunggalnya itu


Kenzo membalas pelukan sang mommy dengan erat seperti tidak bisa melepaskan mommynya untuk pulang ke negara k


" Ekhem ! Mau sampai kapan kau memeluk wanitaku " ucap tuan besar berjalan ke arah mereka bertiga


Alana hanya tersenyum melihat tuan besar , Sedangkan kenzo menatap masam ke arah daddy nya itu


" Apa khabarmu daddy ? " ucap alana sekedar berbasa basi


" Bagus , Setelah melihatmu keadaanku semakin bertambah baik " balas tuan besar


" Sudahlah mari duduk dulu , Mau berdiri di sini sampai kapan " ucap nyonya besar sembari memerhati ke arah pintu kamarnya


" Kok aku tidak melihat ben dan kim ? Apa kau tidak memanggil mereka boy ? " ucap nyonya besar dengan wajah bingungnya


Alana menatap ke arah kenzo " Tuhkan , Siapa suruh ninggalin calon suamiku " seperti itu maksud tatapannya ke arah kenzo


Kenzo hanya menyeringai membalas tatapan alana dan menjawab perkataan nyonya besar


" Gak tahu tuh mom , Nungguin putri mommy yang kelamaan membuat mereka keluyuran aja tuh " ucap kenzo sembari melangkah memasuki ruang kamar hotel itu membuat alana melongo ke arahnya


" Haissh kok nyalahin putri mom sih " ucap nyonya besar tidak terima


" Kamu tidak usah pikirin omongan putra mom ya sayang , Nanti setelah menikah kalo dia masih bicara yang tidak menyenangkan , Tinggal kamu jewer aja kupingnya " ucap nyonya besar membujuk alana


" Gak apa apa kok mom , Aku baik baik aja " balas alana sembari memikir perkataan nyonya besar


" Ya sudahlah , Ayo kita duduk disofa sana sayang , Ayo daddy " ucap nyonya besar menarik tangan suaminya


Alana berjalan memandangi ruangan kamar yang ditempati tuan dan nyonya besar , Meskipun hanya kamar hotel tapi keluasan kamar ini begitu menakjubkan ,


" Sayang , Mommy ngajak kamu datang hari ini karnaa ingin membicarakan sesuatu yang penting , Mom harap kamu bisa menerimanya " ucap nyonya besar setelah merebahkan dirinya di samping tuan besar


" Ada apa mom , Kok sepertinya penting sekali " balas alana


" Maafkan kami karna membuat keputusan mengejut seperti ini untuk kalian , Tapi karna hal mendadak , Daddy sama mommy ingin mempercepatkan pernikahan kalian , Dan hari ini daddy sudah menyiapkan semuanya , Kalian cuma perlu bersiap dan ke kantor pecatatan sipil untuk pendaftaran pernikahannya " ucap tuan besar


" Maksudnya apa dad ? Dad sama mommy mau pernikahan ini dijalankan hari ini ? " ucap kenzo merasa sedikit tidak terima


Alana hanya menggenggam erat tangannya , Pikirannya bercelaru , " Mempercepatkan pernikahan , Kenapa tidak berbincang denganku dulu " pikir alana


Nyonya besar melihat tingkah tidak biasa dari alana mencuba menenangkan keadaan ,


" Sayang alana , Menurutmu bagaimana sayang ? Apa kamu setuju ? " ucap nyonya besar


" Ke..Kenapa tidak membicarakan hal ini denganku dulu.. Mengapa membuat keputusan sendiri mom " ucap alana


" Alana , Apa bisa daddy berbicara sendirian denganmu ? " ucap tuan besar

__ADS_1


Nyonya besar memandang lekat wajan suaminya , Lalu mengangguk paham mengenai isi perbincaraannya , Nyonya besar menarik kenzo mengikuti langkahnya keluar dari kamar suite itu ,


" Apaan si mom , Segitu pentingnya perbualan daddy " ucap kenzo selepas dirinya dan sang mommy berada di luar kamar itu


" Tidak ada apa kok sayang , Hanya masalah kecil aja " ucap nyonya besar sembari tersenyum canggung


" Mom , Ken ngapain pada diluar sini ? Kok gak masuk ? " ucap ben yang baru sampai


" Em , Itu mau keluar sebentar , Mommy laper , Kamu udah makan ? " ucap nyonya besar menatap ke arah ben dan kim


Kim hanya mengangguk sedangkan ben langsung menjawab pertanyaan nyonya besar


" Belum lagi mom , Ken gak kasi aku makan malah memaksa aku datang tanpa sarapan dulu " balas ben dengan wajah yang sengaja dibuat kasihan


Kenzo menatap tajam ke arah ben dan mendapat jeweran dari nyonya besar " Gimana kamu boy , Membiarin ben kelaparan begitu ? Enak ya jadi kamu membuli temanmu begitu " ucap nyonya besar


" Ampun mom ampun ! Boy gak salah ben yang menfitnah boy " ucap kenzo


" Mommy gak mau dengar alasanmu , Sekarang kalian ikut mom , Mom udah kelaperan " ucap nyonya besar sembari melepaskan jewerannya


" Itu.. Nyonya eh mom , Aku ada urusan mendesak mau bicara sama daddy " ucap kim


" Tapi saat ini daddymu lagi membicarakan masalah penting kim " ucap nyonya


" Apa sebentar juga tidak bisa mom ? " Ucap kim dengan wajah memelasnya , Walaupun sedikit kaku namun wajah tampannya yang sengaja dibuat memelas di hadapan nyonya besar berhasil padahal saat ini kim merasa tersangat malu seperti disuruh melepas pakaiannya , Membuat wajah kim memerah


" Iya sudahlah , Mommy bukakan pintunya buat kamu " ucap nyonya besar pasrah saat melihat tatapan memohon dari kim sembari tangannya mulai menyentuh wajah tampan kim dan sedikit mencubitnya


" Ahh mommy gemes lihat kamu kim " ucap nyonya


Siapa sangka seketaris kim yang biasanya dingin bisa membuat raut wajah memelas dihadapan nyonya besar , itu semua karna ajaran sesat dari ben beberapa hari yang lalu , Karna sering bersama membuat ben dan kim semakin rapat malah sering berkongsi maklumat peribadi yang menurut mereka bisa mendatangkan keuntungan , Tambahan lagi nyonya besar yang baik hati dan mudah luluh saat melihat wajah memelas pria tampan memudahkan mereka membujuk wanita itu ,


Kenzo hanya menatap tidak percaya melihat wajah kim , Pria dingin yang selalu berwajah datar bisa membuat wajah memelas di hadapan mommynya " Apa dia mencoba menggoda mommy ? " pikir kenzo


Ben yang berdiri di sebelah nyonya muda mulai menutup mulut kenzo yang seakan ingin memulai percakapannya lagi ,


"Mmmm! " teriak kenzo meronta sedangkan ben sudah menarik tubuh pria itu menjauh dari nyonya besar


Sebenarnya kim sudah membicarakan hal mengenai alana kepada ben , Bahkan saat dia mengetahui tuan besar ingin mempercepatkan pernikahan alana dan kenzo membuat dia tidak punya pilihan lain selain menceritakan hal sebenar kepada ben , Dan hari ini kim dan ben sudah berencana ingin menceritakan hal sebenar kepada tuan besar setelah kim mendapat info yang dirasakan cukup mengenai markas klan mafia black rose


" Diamlah ken , Jangan berisik " ucap ben melepaskan kenzo


" Melihat pria itu berani menggoda mommy didepanku dan loh nyuruh gue buat diem , Apa otakmu bermasalah ? " ucap kenzo kesal , Dia ingin menghampiri sang mommy namun langkahnya terhenti saat ben menarik kembali tangannya dan mendorong memasuki lift


" Lepaskan gue ben , gue ingin melihat mommy " bentak kenzo


" Tenanglah , Kim tidak akan berani macem macem ama mommy loh , Lagiankan dia sudah bilang ingin menemui daddy , Gue yang nyuruh dia melakukan hal itu biar bisa ketemu dad " ucap ben


" Sialan loh , Beraninya ngajarin dia melakukan hal itu " ucap kenzo


Sedangkan di dalam kamar kini suasana agak sunyi , Tuan besar menatap intens alana lalu mencapai tangan alana dan menggenggam erat tangannya


" Saat aku melihat wajahmu , Aku bisa melihat tuan pratama ada dalam dirimu , Kamu juga tahu betapa kuatnya persahabatanku dengan papamu alana " ucap tuan besar


" Apa yang mau daddy katakan ? " ucap alana perlahan menatap tuan besar


" Daddy tahu kamu kesulitan mencari kakak laki lakimu alana. Bahkan mengendali klan black rose juga tidak mudah untuk wanita muda sepertimu , " ucap tuan besar


Alana tersentak saat mendengar ucapan tuan besar " Bagaimana daddy bisa tahu ? " pikir alana lalu melihat wajah tuan besar


Tuan besar memahami maksud tatapan alana dan mulai menjelaskan semua yang dia tahu ,

__ADS_1


" Kenapa ? Aneh karna daddy bisa tahu jati dirimu ? Daddy sudah lama mengetahuinya alana , Sejak awal papamu mengurus klan mafia saat masih muda , Daddy juga ada disana , Papamu begitu giat dalam memimpin dunia mafia sedangkan aku mengelola bidang dunia atas , Meski begitu papamu begitu hebat bisa membuka perusahaan yang besar dan sekarang ini dikelola sama kamu nak , " kata tuan besar


" Bahkan aku juga mengetahui apa yang sedang terjadi kepadamu baru baru ini , Walaupun aku tidak masuk campur dalam klan mafia tapi aku mempunyai orang yang bisa mengabari sesuatu mengenaimu kepadaku , Sangat jelas disini aku mengajukan pernikahan kalian dipercepatkan supaya anak muda bernama arya tidak memiliki kesempatan padamu lagi , Dengan pernikahan kalian tidak siapa bisa menghalangnya " ucap tuan besar lagi


" Maaf daddy , Tetapi aku menghalangnya " ucap kim setelah dia dibenarkan masuk


Tuan kim dan alana menoleh memandang ke arah kim yang sedang berjalan ke arah mereka ,


" Kenapa kau menghalang pernikahan ini kim ? Jelaskan padaku " pinta tuan besar


" Aku mengetahui identitas sebenar alana , Dia seorang anggota klan mafia ! Dan itu klan terbesar yang ada di dunia ini dad , Anggota klan mafia black rose ! " ucap kim dengan raut wajah datarnya


" HaHahaha ! Daddy ingatkan apaan kim " ucap tuan besar dengan tawa besarnya


kim menatap aneh ke arah tuan besar , Masalah sebesar ini tuan besar malah bisa tertawa " Apa ada yang salah ? " pikir kim


" Kenapa dad ? Apa ada yang lucu dari perkataanku ? " tanya kim


" Hebat kamu kim ! Bisa mencari tahu identitas tersembunyi alana , Kemampuanmu benar benar tidak bisa diragukan lagi " puji tuan besar dengan senyumannya


Alana dan kim hanya terdiam dengan pikiran mereka masing masing , Dan seketika suara tuan besar memenuhi ruangan


" Jadi kau menghalang pernikahan ini karna mengetahui identitas sebenar alana ? Daddy sudah lama mengetahuinya kim , Tapi apa kau tahu jabatan apa yang dipegang alana didalam markas itu ? " tanya tuan besar


" Tidak tahu dad , Aku hanya mengetahui dia ada hubungan dengan klan mafia saja " ucap kim memandangi alana


" Jadi alana ? Apa kau bisa menceritakan pada kim siapa dirimu yang sebenarnya ? " tanya tuan besar


" Aku bisa menceritakannya daddy , Tetapi masalah ini tidak bisa diketahui sampai keluar " balas alana


" Dengarkan kim ? Kau bisa mengetahuinya , tetapi kau tidak bisa menceritakannya , Apa kau mengerti ? " ucap tuan besar


" Aku mengerti " balas kim dengan menatap alana " Apa rahsiamu ? " pikir kim


" Aku bukan anggota biasa dalam klan , Akulah pemimpin sebenar anggota itu sendiri , Tetapi aku tidak akan memimpin lama klan itu , Sebaik kakakku ditemui , Aku akan mengembalikan klan itu padanya " ucap alana


Kim melongo mendengar perkataan alana , Dia hanya menatap tidak percaya , Seorang pemimpin klan mafia terbesar seorang wanita ? Itu tidak termasuk identitas lain sebagai memimpin Pt group , " Seberapa hebat wanita ini ? Di usia yang masih muda sudah memegang tanggungjawab sebesar ini " pikir kim


" Jadi kau mau membantah pernikahan ini kim ? " tanya tuan besar tersenyum puas dengan bakal menantunya


" Tidak lagi daddy , Aku tidak mengetahui keseluruhan cerita karna itu aku melarang pernikahan ini " balas kim menunduk


" Tidak apa kim , Sekarang kau mengetahuinya , dan kau harus merahsiakannya dari calon suami wanita ini , Apa kau mengerti " tanya tuan besar


" Iya dad , Aku mengerti " balas kim


" Jadi benar dia bukan calon suamiku , ternyata calon suamiku adalah yang itu " pikir alana mengenang wajah ben


" Jadi bagaimana alana ? Apa keputusanmu ? Daddy buat ini semua untuk melindungi mu nak , Daddy tahu kamu menempatkan pelindung bayangan untuk kami karna ingin mengelak bertemu arya bukan ? Setelah kamu menikah , Tidak perlu takut pria itu lagi sayang , Daddy akan menjagamu seperti putri daddy sendiri " ucap tuan besar membujuk alana


Alana merasa kehangatan dari perbicaraannya dengan tuan besar , Sungguh saat ini dia merasa seperti papanya sedang berbicara dengannya , Perlahan alana mengangguk kepalanya , Menyetujui permintaan tuan besar


" Kalau itu keinginan daddy , Maka sesuai permintaan daddy saja " ucap alana


Tuan besar tersenyum puas mendengar perkataan alana , Kini kekhawatiran nya sudah berkurang ,


" Jadi alana putriku ? Apa kau bersedia mengenakkan gaun itu untuk pendaftaran pernikahanmu ? " tanya tuan besar



Alana putri ariella pratama

__ADS_1



Richard kim


__ADS_2