
Kenzo menghela nafas beratnya , Setelah cukup berpikir dengan keras , Menjauhi claudia itu keputusan yang tepat , sebelum ini dia membiarkan claudia mendekati dirinya karna abangnya claudia merupakan teman dekat kenzo , Di atas permintaan aldo yang memohon memberikan kesempatan untuk claudia , Mana mungkin dia tidak menahan dirinya selama ini
" Maaf al , Gue udah bener bener ngak bisa nerima claudia , perasaan itu ngak bisa dipaksa " gumam kenzo
Setelah menerima saranan dari aldo untuk melupakan cinta pertamanya , Kenzo menerima claudia dengan harapan bisa memulakan hidup baru , Malah kebalikan menerima claudia sepertinya bukan pilihan yang tepat malah kenzo dibikin pusing dengan ulah claudia yang manjanya keterlaluan , Meskipun claudia seorang dokter tapi sifatnya tidak pernah berubah
Setelah memikirkan dengan cukup baik , Akhirnya kenzo membuat keputusan untuk menghubungi aldo , Mau bagaimana pun dia harus berbincang sama aldo dulu , Walau pun akan menyakitkan setidaknya itu baik untuk dirinya sendiri
MALAM ITU....
Setelah hampir 30 menit menunggu di club terkenal langgananya , Aldo datang menghampiri ruangan yang sering dia sama teman temannya nongkrong , melihat kenzo yang sedang menikmati wine dia langsung merebahkan tubuhnya disamping kenzo sembari mencapai segelas champaign yang berada di hadapan ,
" Nampaknya tuan aldo benar benar sibuk ya " Ujar kenzo
" Mau bagaimana lagi , loh sendiri jugak tahu gue itu udah jadi CEO , Mana punya waktu buat main " jawab aldo santai
Memang benar semenjak dia menjadi Ceo di perusahaan A.C corperation , Dia benar benar sibuk dengan pekerjaannya yang menumpuk , Ditambah harus meeting dan melakukan perjalanan bisnes , Itu semua untuk projek baru yang sedang dia usahakan
" Ada apa loh manggil gue kesini ? " Tanya aldo straight to the point
" Ini soal claudia " jawab kenzo
" Ada apa dengan claudia , Anak itu bikin ulah apalagi sama loh ? " Tanya aldo sambil memijat pelipisnya
" Tidak , Dia tidak melakukan ulah apa pun , Hanya saja " Kenzo menghentikan perkataannya
" Hanya saja apa maksud loh ? " aldo memandang kenzo dengan intens
" Aku mau putus sama claudia " Jawab kenzo menghela nafasnya
" Apa loh yakin mau putus sama claudia ? Bagaimana pun hubungan loh ma claudia udah hampir 5 tahun loh " ujar aldo , Dia tidak merasakan kecewa dengan keputusan kenzo , Baginya perasaan sahabatnya itu tidak bisa dipaksa , Dia sudah menjangkakan ini lebih awal jadi yang cuma bisa dia lakukan hanya menerima keputusan kenzo itu
" Gue yakin , Sudah cukup bagi claudia membazirkan masanya untuk gue , Dan hasilnya gue cuman anggap dia sebatas adik buat gue " ucap kenzo
" Baiklah ken , Terserah loh aja mau gimana , gue jugak gak punya hak mau maksa loh terus , Gimana pun jugak loh temen gue nah claudia adik gue , Gue gak bisa memaksa kehendak orang lain ke loh " kata aldo sembari menepuk pundak kenzo
Berbalik bagaimana kenzo bisa dekat sama claudia itu hasil pujukan aldo , Kenzo merupakan kakak kelas claudia saat SMA , Dengan tampang yang memukau buat claudia tertarik untuk mendekati kenzo , Sayangnya kenzo tidak pernah melirik melihatnya karna kenzo tidak tertarik mendekati wanita mana pun .
Claudia yang mengetahui aldo merupakan teman dekat kenzo sudah sering menganggu kepala kakaknya itu , Alasannya cuma satu iaitu bisa dekat sama kenzo , Meskipun sudah dibilang aldo tetapi claudia tidak menyerah , Baginya cinta pertama itu harus diperjuangkan
Setelah lelah dibikin pusing sama claudia , Akhirnya aldo menuruti kehendak adiknya itu setelah mama sama papanya jugak turut bicara bagi pihak claudia untuk mendekatkan claudia sama kenzo
Bagi keluarga radja menjalin hubungan sama keluarga rahardian pemilik perusahaan besar yang terkenal megah dan kaya raya itu merupakan keuntungan besar untuknya , Maka itu mereka bersikeras meminta aldo buat dekatkan claudia sama kenzo
Akhirnya aldo terpaksa menuruti kehendak claudia dan berbicara sama kenzo dengan alasan memudahkan kenzo melupakan cinta pertamanya , Iya dia tahu kenzo pernah ketemu sama seorang gadis dan dia yakin saat itu kenzo sudah mulai jatuh cinta , Makanya kenzo tidak mahu mempunyai hubungan apa pun sama wanita lain
Bahkan para wanita dikalangan artis papan atas jugak tidak bisa menarik perhatiannya , Benar benar keras sekali hatinya , Tetapi setelah itu dia jugak sudah sangat yakin adiknya tidak bisa mencairkan gunung es itu ,
" Makasih udah pahami gue al " ucap kenzo sembari menghela nafas lega , Sekarang pundaknya merasa sedikit ringan ,
Brak ! pintu ruangan terbuka dan menampilkan wajah brian dan Ben bersamaan .
" Woy kalian , Pada enakan ya nongkrong gak ajak ajak kita " ucap brian dengan wajah masamnya
" Iya tuh , Katanya sahabat , Eh malah kita yang ditinggal berdua bry " Jawab ben sembari melangkah masuk ke dalam ruangan dan merebahkan diri di kursi hadapan kenzo
Kenzo hanya menghela nafas beratnya sembari memijat pelipisnya , Dan aldo pulak mengangkat kedua bahunya seperti mengatakan " Kalian berdua gak penting " itu maksudnya
" Gimana sih kalian , Minum minum gak ajak kita , Emang kita ini gak diperlukan apa ? " ucap brian dengan menunjukkan wajah memelasnya
" Sudahlah kalian ngapain pada kesini ?" tanya kenzo
" Emang loh doang yang mau senang senang , Kita jugak mau main kali " jawab ben yang sedari tadi menatap kenzo dengan tatapan tidak biasanya
Sebenarnya ada hal penting yang mau dibicarakannya dengan kenzo , Dia sudah ada di club itu sedari awal , Hanya saja belum sempat dia mau menghubungi kenzo , Eh terlihat kenzo melewatinya dan menuju ke ruang VIP khas yang selalu dia langgani
Merasa ada yang aneh , Dia langsung menghubungi brian yang ketika itu baru saja habes meeting dengan kliennya , Setelah beberapa saat , Dia melihat aldo muncul di club itu dengan terburu buru , Meyakinkan ada hal penting apa kenzo sama aldo
__ADS_1
Setelah brian sampai , Dia langsung nyamberin brian dan mengajak brian untuk masuk ke ruangan kenzo , Nah sekarang dia disini
" Eh bapak aldo , Sejak udah jadi Ceo sekarang bapak terlihat sedikit ganteng ya " Ucap brian ingin menjahili aldo
" Enak aja loh manggil gue bapak , Apa gue setua itu kali " jawab aldo ketus tidak terima dirinya dipanggil gelaran itu
" Hahaha , Tenang dong pak , nanti cepat tua loh kalo sering sering marah " ujar brian sembari mengedipkan matanya ke arah aldo menyebabkan pria itu bergidik ngeri
" Kalian itu asyik sekali ya kalo berantem " ucap ben sembari menggeleng kepalanya , Dia sudah cukup masak dengan sikap teman temannya ,
Sifat suka menjahili orang sepertinya brian memang ahlinya , Bisa bisanya dia menganggu aldo dengan tingkah lembutnya itu membuat aldo terkadang mimpi buruk gara gara teringat bibir tebal milik brian yang tertempel di pipinya , Dan kejadian itu membuat aldo merasa kesal sama brian , Gimana tidak kesal , Ulang tahunnya diberi hadiah ciuman dari brian , Habis sudah wajah gantengnya tidak suci lagi , Sudah ternoda sama bibir tebal brian
" Habesnya tuh cowok beneran takut ma gue ben , Masak dicium dikit ama gue aja pingsan " Jawab brian sembari tertawa mengingat wajah terkejut aldo
" Sialan ! " ucap brian kesal dengan wajah memerah karna malu , Mengingat kejadian itu membuat dia demam hampir seminggu
" Apa kalian tidak bisa diam sebentar " ujar kenzo yang sedari tadi diam memerhati perdebatan teman dekatnya itu
" Ya ella loh bro , kenapa sih dari tadi gue perhatiin kusut aja tuh muka " ujar brian
" Gue dijodohin " ucap kenzo datar
" Hahhh ! " Ketiga tiga pria itu tersentak kaget mendengar ucapan kenzo
" Yang beneran dong ken , Masa udah mau nikah si " ujar brian
" Lo gak bercanda kan ken ? " ucap ben
" Ama siapa loh ? Apa itu jugak punca loh mau mutusin claudia ? " tanya aldo
" gak tahu ma siapa , Dad gue udah mutusin dari gue masih kecil , Dan gue jugak dipaksa tandatanganin surat perjanjian pernikahannya " ucap ken sembari mengacak acakan rambutnya
" Kalo udah ngakut ama dad loh , Gue gak bisa bicara apa pun , Apa loh beneran mau nikah ama tuh cewek ? tanya aldo
" Mau atau ngak semua sudah disiapin , Cewek itu jugak sudah menandatangani surat perjanjiannya , Sekarang waktu gue cuma punya satu tahun lagi , Karna tuh cewek bilang tepat umurnya 21 baru mo nikah " terang ken panjang lebar
" Habes sekarang gimana ? " tanya ben
" gue jugak buntu nih " jawab ken
" Gue ada hal penting mo bincang ama loh ken , Ini jugak soal kerja , Sekarang investor mau loh membuat perjanjian kontrak menjadi model mereka di negara J selama 1 tahun " Ujar ben serious
" Gue pikir apa tidak sebaiknya loh tanda tangani aja kontrak itu dan pergi ke negara J , sambil itu loh cari cewek di sana buat nikah kontrak ama loh , Habes aja nikah loh pulang kemari nunjukin ke dad loh bahwa loh udah nikah , jadi gak bisa nikah ama cewek yang dijodohin ama loh , Habes itu iya loh akhiri aja kontrak nikah loh ama tuh cewek , bayarin aja uang ke dia , Nah loh langsung bebas kan ? " ucap ben panjang
Kenzo yang mendengar ucapan ben seketika memikirkan kembali , Apa benar dia harus mencari wanita bayaran buat nikah kontrak , Setelah beberapa lama dia membuat keputusan
" Baiklah , Gue ikut saranan loh ben tapi ngak bisa siapa pun yang tahu gue nikah kontrak . Mengerti kalian ? " ucap kenzo
Sahabatnya hanya mengangguk mengerti , Sudah buat keputusan sebesar ini , Juga harus menerima konsekusinya jika rencana mereka bocor
Dan malam itu ke empat anak manusia itu terus melanjutkan acaranya
KRINGG!!!!!!
Ponsel kenzo berdering menandakan ada satu panggilan masuk ke nomornya , Setelah beberapa saat ponsel itu senyap kini dia berdering lagi
Membuat tubuh yang sedang terbaring langsung menggapai ponsel yang berada di pinggiran kasurnya itu , Setelah mengerjapkan beberapa kali matanya , Dia bisa lihat lihat dengan jelas si pemanggil
Merasa kepalanya yang sedikit berat karna tadi malam dia sudah mabuk lalu menyandarkan tubuh kekarnya itu disamping kasur sembari menjawab panggilan
" Katakan ! " ucap kenzo dengan suara serak khas baru bangun tidur
" Sekarang loh harus datang ke studio buat tandatangani surat kontrak kerja " Jawab ben
" Okay " balas kenzo sembari menutup panggilan secara sepihak
" Cihh , Enak sekali dia nutup ponselnya gitu aja " Gumam ben yang sedari tadi sudah menunggu kenzo
__ADS_1
Setelah merasa pusingnya telah mereda , Kenzo langsung membangkitkan dirinya ke kamar mandi untuk berendam ,
Hampir 1 jam akhirnya kenzo sudah siap di mobilnya untuk menuju ke studio tempat yang sudah seperti rumah keduanya .
Baru saja mau keluar dari area parkiran dia sudah bertembung dengan mobil claudia yang baru sampai di mansion miliknya
Claudia yang melihat kenzo sudah siap untuk keluar langsung keluar dari mobilnya dan mengarah ke mobil kenzo , lalu dia mengetuk jendela mobil kenzo sembari membungkuk untuk sejajar dengan kenzo yang sedang duduk didalam mobil
Kenzo hanya membuka jendela mobilnya dan menunggu apa yang mau claudia bicarakan
" Babe , Kamu mau kemana ? Aku udah datang bawakin sarapan buat kamu loh " Tanya claudia
" Aku ada urusan , Tidak sempat sarapan , Kamu pulang aja sana " jawab kenzo
" Kamu kenapa si sayang , Terus terusan mengelak dariku , Ada apa si ? " Tanya claudia
sembari memuncungkan bibir mulusnya
" Nanti malam kita ketemu , Ada hal penting yang mau aku bicarakan sama kamu , pulanglah duluan " ujar kenzo lansung menutup kembali jendela mobilnya
Kenzo langsung memutar stereng mobilnya dan bergerak meninggalkan claudia yang masih berdiri di situ
" Kenapa kamu gak hargai banget si kehadiranku " ucap claudia sembari mengusap air matanya mengalir ,. Lalu dia segera melangkah kakinya menuju ke mobil dan pulang ke mansion utama dengan hatinya yang remuk , Dia tahu ada sesuatu yang buruk akan terjadi tetapi dia tidak mau memikirkannya karna kenzo bilang mau makan malam bersama , Dia cuma menyangkal kenyataan yang sebenarnya dia ditolak
Setelah selesai menandatangani surat kontrak kerja kenzo langsung keluar dari ruangan itu menuju ke ruang pribadi khas miliknya , Dia merasa lapar karna sedari tadi tidak makan jadi saat untuk makan , Ben yang tahu kenzo berada di ruangannya langsung mengetuk pintu menandakan dia mau masuk , Setelah mendengar suara yang membenarkan dia masuk ben melangkahkan kakinya menuju tempat keberadaan kenzo dan mwrebahkan diri di hadapan kenzo
" Kapan loh mau berangkat ke negara J ? " tanya ben
" Besok pagi " jawab kenzo santai
" Malam ini ke club yuk , Raikan keberangkatanmu ke negara J buat cari calon isteri " Ujar ben meledek kenzo
" Sialan loh " ucap kenzo
" Tenang dong bro , Disana gue udah siapin seketaris pribadi buat loh , Sesuai permintaan mu seketaris yang bisa dipercaya dan cerdas sekali melakukan tugas , Cuman satu aja nih yang gue lihat dia sama persis seperti loh " ujar ben
" Sama apa ? " tanya kenzo sembark mengerutkan alisnya
" Sama sama dingin banget " ucap ben terkekeh geli
" Sialan ! " ucap kenzo cemberut
" Hahahaha , Yang pasti loh bisa percaya ama dia , Orang berasal dari negara K jugak , Cuman baru baru ini sengaja aku tugaskan dia berkeliling di negara J , Buat mastiin dia tahu kawasan semua , Jadi gak bakalan sesat loh disana " ujar ben
" Hm " kenzo meneruskan upacara pemakanannya yang sempat terkendala karna mendengar ocehan ben
" Nanti malam jangan lupa datang woi , Gue bikin pesta nih " ucap ben sembari melangkah keluar
Kenzo mencapai ponselnya , Dia menghubungi claudia dan mengatakan pertemuan malam ini pukul 7 dan dia tidak mau claudia terlambat
Benjamin
Brian kim
Aldo franz Radja
Sarah
__ADS_1
Reyhan