Cinta Sang Casanova

Cinta Sang Casanova
CP21. Percubaan gagal ?


__ADS_3

Setelah satu jam mendengar omelan ben , Ketiga pria tampan itu sudah duduk manis di dalam mobil sport terbaru milik kenzo , Tentu saja kim menjadi supir diantara mereka


" Nyesal gue , Beneran deh ! Satu jam udah lewat gara gara elo bambang ! " ucap ben dengan wajah masamnya


" Santai dong , Lagian pameran utama selalu keluar di pertengahan acara , Biar penampilan kelihatan disitu , Bayangin dong saat dia kan lagi merayakan kemenangannya , Suasana hatinya tentu saja lagi baik ,Mau gue dateng telat pun gak papa " ucap kenzo santai


" Mau gimana pun loh yang mulai rencana , pake nyuruh dateng awal segala , Malah loh yang mandinya kelewatan lama banget Gue jadi terpikir nih , yang mau ngejar tuh cewek loh apa kita ? " balas ben


Seperti biasa kim hanya menutup rapat mulutnya , Pikirannya masih mengenai markas black rose yang sering menjadi tempat alana pergi setiap pagi , Kalaupun dia muncul di perusahaan juga cuma lewat siang terkadang jam 5 baru alana masuk ke kantornya


" Apa aku harus mengatakan hal sebenarnya sebelum tuan muda mulai bertindak lebih jauh ? Mengikat pernikahan kontrak dengan anggota mafia tidak semudah itu , Nyawa tuan muda juga bisa jadi taruhan " pikir kim


" Apa pun itu , Aku harus mendapat maklumat tepat mengenai anggota black rose , Demi keselamatan tuan muda , Sepertinya aku harus mengagalkan rencannya malam ini " tekad kim


Hampir 20 menit didalam mobil , Akhirnya ketiga pria tampan ini sudah berdiri di pintu masuk club Xx , Gabungan cukup mantap saat pria tampan ini muncul membuat pelayan tidak lepas pandang menikmati keindahan makhluk sempurna itu


" Jadi ? Dimana ruangannya ? " Tanya kenzo


" Tuan muda , Aku sudah menyewa ruangan bersebelahan ruangan nona alana " balas kim


" Ya sudah jangan buang masa lagi , Ayuh mulai rencanya " ujar ben


Kenzo hanya melangkah maju sambil memerhati ada sebuah stage buat nyanyian para pengunjung , Secara tidak sengaja terdetik di pikirannya sebuah ide cemerlang lagi , " Aku tidak percaya kau tidak menyukainya " pikir kenzo dengan sumringahnya


Alana duduk di satu kursi ambil memegang glas wine nya , Hatinya benar benar dalam keadaan baik , Mendapatkan sosok mommy yang hangat membuat alana melupakan kejayaannya yang lain


Sedangkan para anggota yang satu ruangannya juga merayakan dengan minuman wine yang disediakan pemilik club. ,Bahkan makanannya juga tidak kalah mewah , Sungguh mengunggah selera mereka


Ting ! Bunyi loceng ruangan alan berbunyi menandakan pelayan club akan segera masuk , Rey merasa sedikit aneh , " makanan dan minuman sudah disiapkan , Lalu ada perlu apa lagi " pikir rey


Rey melangkah menuju pintu ruangan dan melihat seorang pelayan wanita sedang berdirj sambil membawa sebuket bunga mawar putih , Merasa ada kesalahan , Rey mulai mengeluarkan suaranya


" Ada apa ? " tanya rey dengan pandangan imtimidasi


" Maafkan saya tuan , Saya hanya dipesan memberi hadiah ini untuk nona alana " jawab pelayan wanita itu


" Dari siapa ? " tanya rey lagi


" Anu ,, Tuan saya juga tidak tahu siapa orangnya , Yang saya tahu saya diperintahkan untuk menyerahkan hadiah ini " balas pelayan itu


" Ya sudahlah , Terima kasih " rey mengambil buket bunga mawar itu , dan membawa masuk kembali ke ruangan


"Apa aku perlu buang saja ? " pikir rey , Namun sayangnya alana sudah melihat dan sedang memerhatikan rey


" Ada apa rey ? " tanya alana


" Ini nona , Ada hadiah yang diberikan kepada anda " balas rey


Alana melihat mawar putih kesukaannya , Dan dengan perlahan alana mengambil bucket bunga itu lalu mencium baunya , " Ahhh harum sekali " pikir alana


" Dari siapa rey ? " tanya alana


" Pelayan membawa hadiah ini tidak mengatakan siapa pemberinya nona " jawab rey


Alana tidak menghiraukan siapa pemberinya , Hanya saja bagaimana orang itu mengetahui bunga kesukaannya , Seharusnya maklumat dirinya juga tidak akan tertulis kesukaannya , Karna tentu saja identitiasnya dirahsiakan


Alana menatap bunga itu dan baru dia sadari ada sekeping kartu di balik bunga mawarnya , Tidak menunggu lama alana mengambil kartu itu dan melihat tulisan tangan yang menurut alana sedikit menarik


" Kepada *nona cantik , Selamat di atas kejayaanmu dalam menaikkan saham perusahaan ,


Namun maukah nona menerima hadiah seterusnya dariku ?


Jika nona cantik sudi , Maka keluarlah dan menuju ke aula , Lihatlah bagaimana hadiah yang akan kuberikan padamu nona cantik


Siapa aku ? Sebentar lagi kamu akan tahu


Daripada penggemar beratmu* "


Alana tertegun dengan isi kartunya , Baru kali ini dia menerima kartu hadiah seperti ini , Namun siapakah orangnya , Mengapa mengatakan dia adalah penggemar berat dirinya , Sungguh alana sedikit tertanya tanya


Daripada mati karna penasaran , Mendingan lihat saja dulu , Alana tidak merasa takut karna meskipun sendiri juga dia bisa menyelamatkan diri , Karna pertanyaan dipikiran semakin kuat membuat alana ingin keluar dari ruangan dan menuju ke aula depan


Rey melihat tingkah alana yang hendak pergi menahan nonanya

__ADS_1


" Nona muda ? Anda hendak kemana ? " tanya rey


" Aku mau keluar sebentar rey " balas alana


" Baiklah ! Kalau begitu biar saya membawa anda " ucap rey


Lalu mereka keluar dari ruangan dan menuju ke aula , Alana memperhatikan sekumpulan pengunjung sedang bersorak seperti sedang meraikan penyanyi di stage , Semakin dekat alana menghampiri kerumunan itu , Semakin jelas pandangan alana di hadapannya


Kenzo melihat alana sudah sampai di aula tanpa aba aba langsung menuruni stage dan menghampiri alana , Langkah kakinya dalam menghampiri alana membuat jantungnya berdetak kencang , Penampilan alana dan make up tipis di wajah alana menambah kecantikan pada wanita itu


" Dia sangat cantik " pikir kenzo namun sengaja dia menyadarkan diri , Saat ini dia harus mendekati dirinya pada alana


" Jadi kamu sudi menerima hadiah dariku nona " ucap kenzo dengan senyum manisnya menambah ketampanan di wajahnya


Alana yang melihat senyuman kenzo sedikit terpana , " Bagaimana bisa ada manusia sempurna seperti ini , Senyuman manisnya mengalah bunga mawarku " pikir alana


Melihat alana tidak henti memandang wajahnya , Kenzo merasa seperti mendapat angin baru , Rencananya untuk memikat sepertinya akan berhasil


Alana tersadar saat mendengar suara kenzo lagi dan wajahnya mulai merona kemerahan akibat lamunannya tadi


" Mari nona cantik ? " ucap kenzo menghulur tangan kanannya


Rey hanya memerhati dari belakang tindakan kenzo , Nona mudanya tidak mengarahkan dia melakukan hal lain , Lalu dia hanya bisa berdiam saat melihat kenzo mendekati alana ,


Entah kenapa hatinya merasa sedikit perih melihat alana dipimpin pergi seorang pria seperti kenzo , Dia mengetahui nona mudanya akan menikah , Namun ini bukan masanya lagi kenapa bisa ada pria lain yang mendekati nonanya


Seperti apa pun rey coba menahan hatinya , Tetap saja dia tidak bisa menahan perih saat melihat alana dibawa pergi


Alana memegang tangan kenzo tanpa sadar , Dan kenzo membawanya duduk di sebelah piano yang sengaja kenzo siapkan saat dia berada di ruang bersebelahan ruang alana


Hari ini kenzo akan menunjukkan bakatnya dalam nyanyian , Dia tidak peduli jika ada yang mengenalinya , Karna toh dia akan menikahi wanita ini , Terjadi gosip juga tidak apa


Alana hanya memerhati gerak geri kenzo saat membiarkan dia duduk di kursi berhampiran piano , " Bukankah dia lelaki menyebalkan ? Kenapa bisa aku menurut kehendaknya ? Aduh alana sadar dong , Pria ini menghilang setelah mengatakan akan cepat menemuimu dan kau masih mengharapkan dia " pikir alana merutuki dirinya


Kenzo mulai menari kan jarinya di atas piano , Alana dan pengunjung lain mulai tertegun melihat seorang pria begitu talenta menggerakkan jarinya memainkan sebuah lagu ,


Fly me to the moon


Let Me play among the star


A jupiter and mars


In other words , Hold my hand


In other words , Baby kiss me


Fill my heart with song and


Let me sing forevermore


You are all i long for


All i worship and adore


In others words , Please be true


In other words , I love you


Fill my heart with song


Let me sing forevermore


You are all i long for


All i worship and adore


In other words , Please be true


In other words


In other words


I Love You !

__ADS_1


Kenzo mengalunkan suara merdunya sambil menatap intens alana , Membuat wanita cantik itu tersipu malu , Benar benar pintar menggoda , Tanpa kenzo sadari nyanyian merdu yang sengaja dia nyanyikan untuk alana sudah terekam ,


" Pasti sangat beruntung jika aku bisa menjual rekaman ini " ucap seorang wanita dengan menyeringai licik


" Nona alana , Maukah kau berkenalan denganku ? " ucap kenzo dengan senyuman manisnya


" Maksudmu apa ? " tanya alana bingung


" Aku memiliki sedikit rasa tertarik padamu saat pertemuan kita yang pertama , Hanya saja aku perlu mencari waktu yang tepat untuk menemuimu nona " ucap kenzo dengan ayat gombalannya


" kalau begitu tuan ? " Ayat alana tergantung karna dia tidak mengetahui nama pria dihadapannya


" Kenzo ! Cukup bagimu untuk memanggilku ken " ucap kenzo mengenalkan namanya


" Baiklah tuan kenzo , Aku sedikit menghargai hadiahmu ini disaat pertemuan kita kali ini , Namun jika rasa tertarikmu hanya sedikit , Aku tidak merasa kita bisa berkenalan lebih jauh , Namun demi menghargai hadiahmu ini , Aku senang berkenalan denganmu , " ucap alana


" Apakah kau tidak menyukaiku nona cantik ? " tanya kenzo menahan rasa hatinya , " Apa aku ditolak " pikir kenzo


" Tuan kenzo , Rasa tertarikmu padaku sebatas rasa keinginan tahumu mengenaiku tuan , Bukan berasal dari rasa hatimu , Dan tidak akan mengambil masa lama buatmu untuk hilang ketertarikkan padaku " ucap alana


" Apa kau tahu nona , Aku tidak berpikir rasa tertarikku padamu akan menghilang " balas kenzo


" Tuan kenzo , Sebaiknya kamu mengenali wanita lain dulu , Kenali rasa hatimu baru datang cari aku , Jika tidak tahu bagaimana rasa hatimu , Sebaiknya lupakan saja " ucap alana sembari tersenyum


" Maksudmu ? " tanya kenzo


" Kamu harus tahu perbezaan rasa tertarik , Suka , Cinta dan sayang , Aku pikir kamu hanya berminat untuk mengenaliku dari luaran saja " ucap alana lagi


" Baiklah tuan kenzo , Sepertinya aku tidak punya banyak waktu lagi , Terima kasih atas hadiahnya dan aku menyukainya " ucap alana


" Dan satu lagi tuan kenzo , Terima kasih saat terakhir kamu membantu di apartmentku , Aku tidak habis pikir bagaimana kamu bisa berada disana , Namun cukup sampai disini pertemuan kita " Ucap alana sambil berdiri dan meninggalkan kenzo sendiri


Deg ! Deg ! Deg !


Alana menyentuh dadanya yang terasa sesak , Entah kenapa seperti dia merasa sedikit sakit saat menolak kenzo tadi , " Ada yang tidak beres ini , Kenapa dadaku sesak sekali " pikir alana sambil melangkah menuju ruangan yang tadi ,


Rey mengikut alana dari belakang , Dia yakin saat ini nona mudanya sedang tidak dalam keadaan baik , Buktinya selepas dia berjalan meninggalkan kenzo , Wajahnya menunjukkan ekspresi wajah terluka , Entah apa yang dibicarakan nona muda dan pria itu tadi


Kenzo hanya menatap kepergian alana , Pikirannya melayang dan hatinya terasa sedikit sesak , " Ada apa ini , Kenapa sakit sekali saat ditolak ama tuh cewek " pikir kenzo dengan wajahnya kini berubah datar , Aura dingin mulai menyulut dirinya saat ini ,


Ben dan kim segera menghampiri kenzo dan menariknya keluar dari stage karna kenzo masih menjadi pusat perhatian atas kejadian tadi , Mereka sendiri bingung dengan sikap kenzo yang dari awal tadi begitu semangat dan sekarang wajahnya berubah 180 derajat mengalah musim dingin yang teruk


Alana hanya mendiamkan diri di kursinya , Jasadnya memang ada sana tapi jiwanya tidak tahu terbang kemana , Baru pertama kali dia merasa sedikit sakit menolak seorang pria , Sebelum ini alana juga pernah menolak beberapa pria saat kuliah dulu namun tidak sakit seperti ini


" Ada apa denganku ? Apa aku buat kesalahan ya ? Kenapa aku merasa sedikit sakit saat aku bilang tidak mau menemuinya " pikir alana tangannya reflek mengambil sebotol wine dan meneguknya membuat rey dan anggota markas tersentak kaget , " Tidak biasa biasanya seperti ini " Pikir mereka yang melihat gelagat alana yang berubah sejak masuk ke ruangan tadi


Sedangkan kenzo tetap dengan wajah dinginnya , Meskioun saat ini dia sudah dalam perjalanan menuju apartmentnya tetap saja moodnya itu tidak berubah


" Ken ! Ada apa denganmu ? Dari tadi diem aja terus Gimana rencananya berjalan tidak ? tanya ben


" Apa gue terlihat senang saat ini ? Iya ngak lah " ucap kenzo menghela nafas beratnya


" Baru kali ini gue ditolak kenapa rasanya sakit ya , Padahal rencananya buat nikah kontrak doang , Habis kontrak juga bakal cerai , Lalu kenapa saat gue ditolak seperti tadi rasanya seperti gue sakit banget " ucap kenzo dengan nada beratnya


Ben dan kim hanya terdiam , Mereka tidak pernah bercinta bahkan buat ngajak seorang wanita keluar juga tidak pernah , Jadi mereka tidak tahu sakitnya seperti apa ,


" Apa loh punya perasaan ama dia ? " tanya ben serious


" Apa loh gila ? Iya enggaklah " jawab kenzo ketus


" Terus kalo loh gak suka ama dia ngapain pada emosi segala , Lagian kan ada lagi rencana kita yang belum dijalankan lagi , Masa sekali ditolak terus ngak mau " ucap ben


Kenzo menghela nafasnya dengan kasar. " Ada apa denganku ? " pikir kenzo merutuki dirinya karna bersikap seperti ini


" Gue malas pikirin , Pusing " ucap kenzo


Sedangkan kim hanya seperti biasa terdiam , " Maafkan aku tuan , Anda harus menjauhi nona alana , Ini untuk kebaikkan mu tuan " pikir kim


Sebenarnya saat di ruangan tadi mereka sudah berbincang mengenai strategi buat alana , Namun karna terlalu bersemangat kenzo mendengar saranan kim untuk menggunakan istilah " tertarik " untuk menarik perhatian alana , Namun perkataan itu menjadi boomerang buat kenzo


Kim tahu alana wanita yang pintar , Namun alana juga seorang wanita yang kesunyian , Bagi wanita seperti alana , Perkataan seperti " Tertarik " itu hanya tertuju untuk perawakan alana bukan karna diri alana sendiri , Kim yakin alana akan terus menolak kenzo , Karna alana hanya mau seorang yakin dengan dirinya , Bukan hanya karna " tertarik " padanya


Karna rasa tertarik akan menghilang pada bila bila masa saja , Melainkan kenzo mengatakan suka atau jatuh cinta , Situasi mungkin akan berubah

__ADS_1


Kim diam mendengar keluhan kenzo , Rasa bersalah menguak dalam dirinya , Namun dia tidak bisa membiarkan kenzo terikat dengan wanita yang kim yakini seorang mafia , Meski nanti kenzo mungkin memukulnya dia juga akan terima dengan terbuka untuk mengakui kesalahannya


__ADS_2