
Kenzo melangkah memasuki apartmentnya dengan sedikit linglung , Demi melupakan perkataan ben tadi siang membuat dia meneguk berbotol wine ,
" Sialan loh ben ! Gara gara elu nih gue jadi mikirin " omel kenzo sambil melepaskan pakaiannya
Kenzo melangkah memasuki ruang kamar , Kepalanya terasa pusing
" Ini jadi kenapa kasur gue jauh banget yah ! Siapa yang nukar kasur gue woy ! " teriak kenzo
Sambil mengomel kenzo langsung mendekati kasur empuk miliknya dan langsung terbaring di sana , Semakin lama hembusan nafas milik kenzo semakin teratur menandakan pemiliknya sudah di alam mimpi
Berbeza dengan alana yang saat ini masih aktif memeriksa bekas bekas yang rey hantarkan kepadanya , Setelah hampir 3 bulan selepas alana meminta rey menyiasat kembali para pembunuh ,
Baru sekarang dia memiliki kesempatan menemui putra kedua dari keluarga bangsawan Lim yang menjadi mangsa pembantaian bulan lalu , Rey mengatakan Richard lim enggan menemui alana dan dia memerlukan sedikit masa untuk membujuk kembali agar richard mau menemui nona mudanya
Alana menghela nafasnya , Menguak kembali kejadian itu sangat menyakitkan bagi alana namun jika membiarkan pembunuh itu bebas maka hanya sia sia saja perjuangannya selama ini , Tidak ! mau bagaimana pun menyakitkan seperti apa pun , Dalangnya tidak akan pernah lepas begitu mudah , Dan alana akan memastikan itu
Besok pagi adalah meeting penting mengenai pembahagian saham perusahaan PT group , Tentu saja dia akan memberi hadiah yang selama ini kedua manusia itu inginkan , Sebuah hadiah yang akan membuat mereka bahagia seumur hidup
Selain bekas bekas mengenai pembunuhan keluarganya , Tentu saja terselit bekas penglibatan keluarga shen dalam kejadian pembunuhan itu , Meski bukan mereka yang turun tangan sendiri namun penglibatan mereka akan memberi peringatan kepada musuh bahawa saat ini mereka sedang diincar
" Merancang pembunuhan , Penggelapan ansuransi , Memindahkan harta warisan tanpa persetujuan waris sah , Menjual data penting perusahaan , Menggelapkan dana perusahaan dan memperdagangkan manusia , Senang sekali hidupmu paman , Berapa banyak uang yang kamu dapat dari hasil ini ? " ujar alana sembari menyeringai sinis
" Harta siapa yang kamu ambil paman ? Dan siapa yang kamu jual ? Jika itu adalah kakakku , Maka aku pastikan anakmu juga tidak selamat " gumam alana lirih
Setelah meneliti berkas berkas membuat tubuh alana sedikit kaku , Dan dia langsung merebahkan diri di kasurnya , Seketika wajah pria itu muncul di benaknya membuat alana galau sendiri
" Apa apaan sih , Kenapa mukamu muncul lagi ? " gumam alana
Alana seperti menantikan pertemuannya dengan kenzo karna tanpa dia sadar dia telah memegang janji kenzo yang mengatakan akan bertemu kembali. ,Dan sekarang sudah berapa lama sejak terakhir kali bertemu dan dia masih tidak melihat bayang pria itu , Dan itu membuat dia kesal sendiri
" Dasar pembohong kamu ! " teriak alana mendengus kesal
Lalu alana memejamkan matanya , Mencoba untuk masuk ke alam mimpi , Meskipun begitu alana masih menggunakan obat tidur sebagai sandarannya
Keesokkan paginya kenzo yang masih terlelap tidak menyadari kedatangan tuan besar dan nyonya besar meski keduanya sudah menekan beberapa kali tombol loceng apartment itu
Ting ! Tong ! Ting ! Tong !
" Sayang ini nih gimana ? kok boy gak keluar keluar sih " ucap nyonya besar
" Aku juga gak tau nih , Alamat yang boy kirim memang sudah benar " ucap tuan besar memijat pelipisnya
" Aah ! Sayang kamu gimana sih ! Menyebalkan ! " ucap nona besar lagi sembari mematun bibirnya
__ADS_1
" Sebentar sayang , Aku hubungi john dulu , Biar dia urusin biar kita bisa masuk " ujar tuan besar
" Iya udah , Cepat ! " ujar nyonya besar
Setelah beberapa saat , Tuan besar dan nyonya besar sudah berada didalam apartment kenzo ,
" Boy ! Dimana kamu sayang ! " ucap nyonya besar " Apa dia masih tidur sih ? " gumam nyonya besar di dalam hati
Nyonya besar berjalan menuju ke kamar yang dia yakin milik putranya karna putranya meminati anime jadi dia akan meletakkan figura anime sepanjang menuju ke kamarnya ,
Nyonya besar perlakan membuka tombol pintu kamar dan matanya mulai mencari kelibat putra semata wayangnya , Dan ternyata tekaannya benar , Kenzo masih terbuai mimpi
" Ya ampun boy , Mommy udah nekan loceng apartmentmu beribu kali dan kamu masih tidur lagi ! " ucap nyonya besar sambil menyewer kupingnya putranya
" Aauchhh ! Sakit sakit ! " ucap kenzo sembari membuka matanya , Dan dia tersentak kaget saat melihat mommy nya sudah berada di depan matanya
" Kamu itu ya boy , Udah besar begini masih ke enakkan tidur ya , Dan nih bau mu kuat sekali boy ! Kamu minum ya ? " tanya nyonya besar
" Sakit mom ! Kupingku udah mau lepas nih ! " ucap kenzo memegang kupingnya yang dijewer
" Mommy gak mau tahu sekarang mendingan kamu bangun dan pergi mandi sana ! Mommy nunggu kamu di ruang depan ! " ucap nyonya besar
" Iya mom ! Iyaa boy mandi sekarang " balas kenzo mengusap kupingnya yang kemerahan akibat dijewer mommy nya
Kenzo mulai beranjak dari kasur empuknya dan menuju ke kamar mandi , Setelah selesai rutin mandiannya , Kenzo memakai pakaian casualnya karna hari ini jadual pemotretannya diadakan siang hari , Jadi dia masih mempunyai waktu buat istirehat sebentar
" Morning mommy morning Daddy , kok gak ngabarin mau dateng ke sini , Kan kenzo bisa menjenput mommy sama daddy " Ucap kenzo sambil merebahkan diri di sofa yang berada di ruang tengah apartmentnya
" Morning son , Kamu kan tahu sendiri mommy mu ini bagaimana , Masih lagi mau nanya " balas tuan besar
" Boy ! Kamu itu gimana sih , Apa udah gak sayang ama mommy lagi ? Sudah lupa kamu sama mommy mu ini " ucap nyonya besar
" Bukan begitu mom , boy kan lagi sibuk kerja hanya saja gak punya waktu buat nemenin mommy " balas kenzo
" Selalu itu yang kamu bilang , Apa pekerjaan mu lebih penting dari mommy ? Apa Kamu tega lihat mommy sakit karna rindu sama kamu hah ? Selalu mommy yang nyariin kamu , Tapi kamu gak pernah nyari mom ! Benar benar punya anak gak sayang sama mommy nya " bentak nyonya besar
" Sabar donk sayang , Kalo kamu emosional seperti ini nanti tekanan darahmu kambuh lagi " pujuk tuan besar menenangkan isterinya
" Mommy kan tahu boy paling sayangnya ama mommy doang , Jangan bicara kayak gitu lagi , Boy gak suka ! " ucap kenzo sembari mengusap wajahnya kasar
Pagi pagi lagi mommynya sudah teriak teriak marah padahal kepalanya masih pusing karna mabuk berat tadi malam
" Terus kalo kamu gak suka ngapain masih buat mommy begini boy ? Kamu satu satunya putra mommy , Tapi gak pernah pulang semenjak kamu jadi model papan atas , Apa kamu lupa perusahaan daddymu ini masih butuh kamu buat ngurusin ! " kata nyonya besar
__ADS_1
" Mommy , boy udah bicara ama daddy biar satu tahun lagi dan boy akan kembali ke perusahaan , Mommy mengerti ya " mohon kenzo
" Kamu itu ! " nyonya besar tidak sempat menghabiskan perkataannya karna tuan nesar menyela
" Sayang sudahlah ! Kita kemari bukan untuk kamu marahin boy , Apa kamu lupa tujuan asal kita " ujar tuan besar perlahan
" Ah iya yang , Aku lupa karna si boy ini nih , Boy dengar ! Mommy kesini sama daddy mu karna satu alasan , Dan kamu harus setuju soal ini karna mommy gak terima penolakkan " ucap nyonya besar menatap putranya
" Apaan sih mom , Kok serious banget " ujar kenzo dengan wajah datarnya
" Hati gue gak enak nih " pikir kenzo
" Mommy ke sini buat ngabarin ke kamu pernikahan kamu akan dipercepat karna sesuatu masalah , Dan Sekarang daddymu berusaha mencari calon istri kamu buat menetapkan tanggal pernikahanmu " ucap nyonya besar tenang
" Apa mom ! Yang bener aja ? " balas kenzo
" Daddy ! Kok begini sih ? " tanya kenzo
" Mau gimana son , Sepertinya daddy gak bisa bantu kamu lagi , Karna kita jugak gak bisa nangguh lagi " balas tuan besar
" Pokoknya boy gak siap mommy ! " ujar kenzo sembari bangun dari duduknya dan berjalan menuju kamarnya
Brakk ! kenzo membanting pintu kamarnya
Dia mulai psuing , Kenapa disaat dia mempunyai peluang untuk bebas malah dia semakin terikat begini , Apa takdir sedang mempermainkan nya , Tidak ! Rencana. uat wanita itu menjadi isteri kontrak harus dipercepat ,
Sementara alana sudah berada di ruangan CEO perusahaannya , Mwskipun di negara K perusahaannya bisa dikatakan besar , Namun perusahaan cabang yang berada di negara J jugak tidak kalah besar
Alana sengaja mengatur pertemuan sama pemegang saham di perusaan PT group yang berada di negara J , Supaya memudahkan dia menangkap Paman dan bibinya jika mereka ingin kabur
Tok ! Tok ! Tok !
" Masuk " ujar alana
Rey melangkah masuk ke ruangan alana sambil membawa bekas bekas yang akan digunakan saat berada di ruang meeting itu
" Nona muda ! Sudah saatnya kita meeting sama pemegang saham " ucap rey
" Baiklah , Mari kita menemui orang penting dalam meeting kali ini , Hadiah yang sudah ku persiapkan 3 bulan lalu akan membuat kedua manusia itu teramat bahagia sehingga memohon untuk dibunuh saja daripada dibiar terus hidup " ucap alana
Alana bangun dan berjalan dengan sangat anggun menambahkan lagi ciri pemimpin dirinya , " Start the game " gumam alana dalam hatinya sambil menyeringai kejam
Alana dan rey berjalan menuju ke ruangan yang akan menjadi tempat dimana alana sebagai hakim akan menjatuhkan hukuman mati untuk tersangka iaitu paman dan bibinya
__ADS_1
Alana putri ariella pratama