
Keesokkan paginya , Alana sudah bersiap dengan pakaiannya , Tidak disangka kenzo sudah mempersiapkan pakaian di vila ini sebelum membawanya , Alana berpikir akan mengembalikan pakaian yang sudah dia kenakan setelah pulang nanti
Alana berencan membuat sarapan pagi ini , Sebagai seorang istri ini merupakan kewajiban dia melayani suaminya kontraknya , Alana menuju ke arah ruang dapur dan memakai apron sebelum memulai aktiviti memasaknya ,
Terkadang dia juga tertanya tanya keberadaan kenzo tapi alana kembali tidak menghiraulan pria yang sudah bergelar suami kepadanya dan memfokus pada menu sarapan yang akan dia siapkan
Meski hanya tinggal berdua , Alana yakin kenzo memperkejakan art hanya untuk pembersihan dan menyiapkan bahan makanan seperti sayuran dan dan mentah lain buktinya saat alana membuka kulkas isi bahan mentah begitu banyak , Bahkan terdapat cemilan dan beberapa bahan makanan lagi
" Emang siapa yang akan tinggal lama disini , Ngapain pada beli bahan banyak begini " pikir alana dan kemudia dia hanya mengakat bahu tidak memperdulikan
Kenzo yang masih tidur mulai mencium aroma enak di indera perciumannya , Tadi malam dia tidak bisa tidur sehingga membuatnya kurang kesiangan , Dan setelah mencium aroma lezat membuat kenzo semakin cepat bangun dari tidurnya
" Wangi sekali , Apa sedang memasak untukku " gumam kenzo
Kenzo segera bangun dan membersihkan dirinya , Setelah lengkap dengan pakaian santainya , Dia berjalan ke arah ruang dapur mendekati alana
Dia sudah berencana akan tinggal selama beberapa hari di vila ini , Mengabaikan pekerjaan sebentar semata mata untuk membuat alana jatuh dalam dekapannya
Perlahan kenzo mendekati alana yang berdiri di kompor , Terlihat alana sedang mengaduk sesuatu di dalam kualinya , secara perlahan kenzo menghulur tangannya memeluk alana dari belakang dan menundukkan kepalanya bersandar di pundak alana , Membuat pria itu terlihat seperti ingin bermanja
Alana yang sempat kaget kini kembali sadar dengan tingkah tidak biasa kenzo
" Sedang apa kamu , Lepaskan aku " ucap alana menahan gugupnya
" Biarkan aku seperti ini sebentar " balas kenzo dengan nada beratnya membuat alana terbuai
Alana melanjutkan acara masaknya dwngan kenzo yang masih memeluknya dari belakang , Meski pergerakkannya terbatas tapi alana tidak memiliki masalah dengan itu , Dia merasa nyaman berdekatan dengan kenzo ,
" Apa sudah bisa melepaskan ku , Sedari tadi memelukku terus seperti ini " ucap alana
" ..... " kenzo hanya diam tidak menjawab
" Kalau kamu terus memelukku seperti ini , Apa tidak mau makan sarapan lagi ? Aku sudah laper " ucap alana lagi
Mendengar perkataan alana yang kelaparan membuat kenzo melepaskan pelukannya dan memusing tubuh alana menghadapnya , Alana memandang wajah tampan itu seketika sebelum bibirnya dibungkam oleh kenzo , Namun alana tidak berniat membalasnya , Entah mengapa dia sedikit patuh hari ini
Setelah beberapa saat kenzo melepakan pautan bibirnya , Dan mengusap lembut wajah alana
" Morning kiss , Selepas ini kamu harus memberikannya untukku " ucap kenzo berjalan menuju ke meja makan yang sudah dihidangi makanan ala negara K yang disiapkan alana
__ADS_1
alana hanya berdiri menerima kenyataan perlakuan lembut dari kenzo perlahan alana memegang dadanya yang berdegub kencang
Tidak lama dalam keadaan itu , Alana segera mendekati meja makan dan langsung merebahkan dirinya disana , Meskipun sedikit canggung tetapi alana cuba menahan perasaannya
" Ini kamu yang sediakan ? " tanya kenzo memulai perbicaraan
" Apa kamu tidak melihat , Sudah memelukku begitu lama tetapi tidak menyadari apa yang sudah aku lakukan " balas alana
" Mari makan , Dan terima kasih untuk makananya " ucap kenzo tersenyum manis ke arah alana membuat wanita itu salah tingkah
" Wahh enak sekali ! " ucap kenzo membuat alana menahan senyumnya ,
Mendapat pujian dari sesorang yang dia cintai membuat alana seperti terbang ke langit dan itu membuat alana semakin tidak rela jika suatu saat dia harus melepaskan kenzo
Setelah selesai acara makannya , Alana berniat mengumpul piring kotor untuk dibasuh namun kenzo menghalangnya , Dia berinisiatif melakukannya sendiri , Alana sudah memasak untuknya dan sekarang dia yang akan membersihkan piring kotor untuk alana
Alana berjalan keluar dari vila besar dan mewah itu , Dia berjalan menuju ke arah taman yang dipenuhi perbagai bunga mawar yang bermacam jenis warna , Namun langkah kakinya membawa dia ke arah mawar putih yang sudah menjadi bunga kesukaan nya sejak lama
" Kamu cantik , Sama seperti bunga itu " ucap kenzo saat melihat alana yang tersenyum memandangi bunga mawar
Setelah membersihkan piring kotor tadi , Kenzo sempat mencari alana dikamarnya , Namun hasilnya nihil , Alana tidak ada di sana
" Apa kamu suka ? " tanya kenzo
" Tentu saja " balas alana
" Aku menyiapkannya untukmu " ucap
" Itu ken.. Kapan kita pulang " tanya alana
" Kenapa kamu tidak suka berada disini " balas kenzo
" Bukan ! Kamu salah paham , Aku menyukai tempat ini namun aku mempunyai banyak urusan yang harus aku selesaikan , Jadi kapan kita pulang " ucap alana
" Aku sudah meminta rey untuk mengurus percutian mu selama dua minggu , Sudah saatnya kita menghabiskan masa bersama " ucap kenzo berjalan mendekati alana
" Maksudmu " ucap alana gugup
" Aku menjadikan percutian ini sebagai honeymoon untuk kita , Mari mulakan semula , Mari kita mulakan semula kehidupan pernikahan ini tanpa adanya surat kontrak bodoh itu " ucap kenzo memegang wajah alana yang terlihat memerah
__ADS_1
" Apa , Kenapa kamu berubah pikiran ken " tanya alana berhati hati , Karna dia takut kenzo mempermainkannya
" Karna aku sudah membuat keputusan , Hanya kamu seorang menjadi istri ku , Aku akan mencintaimu alana " ucap kenzo dengan senyumannya
" Tapi.. Bagaimana perjanjianmu dengan wanita itu ? Kamu sudah berjanji menikahinya " ucap alana sembari melepaskan tangan kenzo dan berniat menjauh
Hatinya sudah semakin tidak bisa dikawal , Dia mengingkan kenzo pada masa yang sama kenzo sudah berjanji menikahi wanita lain , Membuatnya semakin keliru dengan perbuatan kenzo padanya
Alana membalikkan tubuhnya berniat pergi namun kenzo memeluknya dari arah belakang ,
" Persentan dengan janjinya ! Sekarang aku menginginkan mu , Aku sudah tidak peduli jika dia memarahiku karna tidak menepati janji , Yang penting kamu milikku , Dan aku bersedia menerima apa pun resiko nya " ucap kenzo tegas sembari memperat pelukan
Cecair bening berhasil jatuh dari wajah cantik alana , Dia sungguh terharu dengan tindakkan kenzo terhadapnya , Entah mengapa perlakuan buruk kenzo kepadanya sebelum ini tiba tiba menghilang begitu saja di benaknya dan sekarang perasaan hangat memasuki seluruh tubuhnya
Kenzo yang merasakan titisan cairan mengenai tangannya segera melepaskan pelukan dan membalikkan posisi alana menghadapnya , Dia melihat alana yang menangis mendengar ucapanya
" Ada apa denganmu ? Kenapa kau menangis " tanya kenzo mengusap air mata di wajah alana tengan ibu jarinya
Alana hanya menggeleng pelan , Namun tidak bisa menyembunyikan raut wajah bahagianya
" Kenapa kau bertiangkah kasar padaku sebelum ini ken , Sekarang kau malah memperlakukan aku begitu lembut , Ada apa ? " ucap alana penasaran dan sekaligus menantikan perkataan yang ingin dia dengari
" Aku.. Aku tidak suka melihat kau begitu dekat dengan pria lain , Apalagi sehingga memeluknya itu membuat aku tidak bisa menerimanya , Kau wanitaku dan jika kau ingin memeluk seseorang , Seharusnya orang itu adalah aku alana ! Dan perlakuan ku hari ini karna sudah ku jelaskan , Aku mau memulainya dari awal , Iaitu aku ingin hubungan suami istri ini sama seperti umumnya , Tidak ada namanya nikah kontrak , Bahkan aku berniat menghapuskan kontrak nikah sialan yang sudah aku perbuat itu , apa kau mengerti " jujur kenzo
Alana mengangguk perlahan , Hatinya semakin kuat mengatakan kenzo tulus dengannya , Tidak ada sedikit pun yang bisa alana ragukan sekarang , Suaminya sudah mulai menerima dirinya membuat alana semakin teguh memegang kata hatinya , Iaitu tidak melepaskan kenzo pergi
" Apa sekarang kau mau memulainya lagi sayang , Dan asal kau tahu aku tidak menerima penolakkan " ancam kenzo
" Dasar ! Jika kau tidak memberikan aku menolaknya lalu mengapa kau bertanya padaku " ucap alana kesal yang sengaja dia buat
Kenzo yang melihat alana memayun bibirnya membuat dia semakin gemas dan akhirnya pagi itu waktu mereka dihabiskan dengan serangan ciuman dari kenzo yang tidak mau melepaskan alana dari pelukkan nya
Alana putri ariella pratama
Giovarno kenzo rahardian
__ADS_1
Terima kasih untuk dukungannya , Sila kan like dan komentar , Sebenarnya tidak like juga tidak mengapa yang penting komentar kalian yang aku tunggu , Sejujurnya komentar kalian memberi semangat buatku terus menulis 😊😉