Cinta Sang Casanova

Cinta Sang Casanova
Cp 3 Bertemu lagi


__ADS_3

Setelah hampir satu jam perjalanan dari bandar K ke bandar C alana sudah tiba di sebuah perusahaan besar yang menjadi lokasi meetingmya dengan investor


Klak , Pintu mobilnya dibuka dan keluarlah pemimpin nomer 1 di dunia dengan pakaian yang feminin dan terkesan penuh aura seorang pemimpin


" Mari nona muda " tanpa aba aba alana langsung meneruskan langkah kakinya dengan penuh elegen sembari diikuti anak buahnya dibelakang


Tepat saat dia berdiri berhadapan pintu lift khusus di perusahaan itu tiba tiba alana merasakan perasaan yang menurutnya sedikit aneh bahkan firasatnya mengatakan ada sesuatu yang akan terjadi


Ting ! kerana tidak mau ambil pusing , alana memajukan kakinya memasuki ruangan lift yang sudah terbuka


" Apa jadual aku setelah ini ? " Alana tidak mau membuang waktunya untuk berlama lama di perusahaan ini


" Setelah ini nona ada pertemuan rapat di hotel night star untuk menandatangani investor hotel yang akan dibuka tidak lama lagi " ucap rey


" Apa sudah punya informasi kehilangan kakakku ? "


" Maaf nona , Setakat ini saya sudah berusaha mengumpul bukti keberadaannya , Sepertinya maklumat keberadaan tuan muda sedang ditutup oleh sebuah organisasi "


" Bahkan jejak kehidupannya seperti dihapuskan untuk langkah berjaga jaga , Itu sedikit menyulitkan operasi melacak keberadaan tuan muda " tambah rey


Dia sendiri seperti hilang akal karna setiap kali dia coba menerobos organisasi itu , Semakin banyak maklumat sulit didapati ,


Alana hanya bisa menghembuskan nafas beratnya , Dia cuba menekan emosi sedihnya dan memperlihatkan wajah datarnya supaya tidak terlihat lemah


Ting ! pintu lift terbuka dan alana langsung menuju ke ruangan meetingnya ,


Pada saat alana melangkah masuk ke ruangan meeting itu , Dia tersentak kaget karna di hadapannya tidak lain tidak bukan adalah teman baik papanya


" Silakan duduk nona alana , Maaf merepotkan mu untuk mengadakan meeting di bandar ini " ucap pria itu


" Jangan sungkan tuan , Aku berbesar hati atas jemputan tuan untuk datang ke perusahaan ini " sembari tersenyum kepada pria separuh baya itu


" Bagaimana pandanganmu di bandar ini ? setahu saya nona alana tidak pernah datang ke sini. , "


" Tuan pandai mencari lokasi , Dan disini sangat indah " alana sekadar basa basi


" Kalau begitu mari kita bahas soal invertornya nona alana , saya tidak mau membuang waktu berharga anda nona "


Dua jam sudah berlalu terlihat alana menyambut tangan tuan besar itu sebagai tanda persetujuan di atas kerjasamanya

__ADS_1


" Terima kasih nona alana , Saya yakin projek ini akan berhasil dan menghasilkan keuntungan yang lumayan besar " tuan besar dengan senyum yang merekah di bibirnya


" Saya jugak berharap seperti itu tuan , Terima kasih jugak sudah memberi kesempatan seperti ini "


" Jangan sungkan nona alana , Bahkan saya seharusnya berbicara seperti itu , Kalo nona alana tidak keberatan maukah nona makan siang bersama saya ? "


" Sepertinya ada sedikit hal peribadi yang mau saya bicarakan dengan anda nona alana , Ini jugak ada kaitannya dengan keluarga mu " Ujarnya lagi


Karna sudah menyangkut keluarganya , Alana langsung menerima ajakan tuan besar itu . " Baiklah tuan besar , Saya akan menuruti permintaan anda "


Di restoran mewah yang terkenal di bandar C Alana dan tuan besar itu memasuki ruang VVIP yang sudah dipesan oleh tangan kanan tuan besar itu


" Mau pesan apa nona ? " Tanya pelayan itu dengan ramah


" Berikan aku beef stick dan anggur saja , Tuan besar mau makan apa ? " Sembari mengembalikan menu ke pelayan tadi


" Berikan aku fish and chips dan vodka " Pesan tuan besar itu


" Jadi tuan , Mau berbicara soal apa , Kayanya mengenai keluarga ku apa tuan besar mengetahui sesuatu ? "


" Wajahmu benar benar gabungan kedua orang tua mu , Apa kamu masih ingat denganku lagi ?"


" Hahaha ! ternyata kau sedikit tidak berubah alana , Sikap dan tatapan mu selalu mengingatkan aku kepada orang tua mu " ucap tuan besar itu sembari tertawa


" Jadi apa yang mau paman bicarakan denganku ? "


"Sebaiknya kau makan saja dulu gadis kecil , Bagaimana pun hal penting ini tidak bisa dibicara secara terburu buru " pelawa tuan besar untuk menyantap makan yang sudah di hadapan mereka


Tanpa berlengah mereka langsung menyantap makanan yang berada di hadapan mereka , Hanya detingan kecil yang terhasil dari pertembungan sudu dan piring yang terdengar di ruangan itu


Sudah menjadi etika yang harus diikuti oleh kalangan atasan seperti mereka untuk menjaga sikap ketika makan , Bahkan bunyi suara kunyahan makanan jugak tidak bisa didengari karna itu seperti hinaan


Seusai menyantap makanan mereka , Kini ruangan itu sudah dibersihkan seperti semula hanya tinggal minuman serta cemilan sebagai pencuci mulut mereka


" Bacalah surat ini dengan teliti , Aku harap kamu bisa berpikir dengan jernih dan mengambil keputusan dengan hati yang tenang "


Sembari menyodorkan satu sampul yang berisi surat perjanjian diantara kedua keluarga dan surat tulisan tangan yang sengaja ditinggalkan tuan pratama ketika menandatangi surat perjanjian yang dipersetujui kedua belah keluarg


Tanpa membuang waktu alana mencapai sampul itu dan membukanya secara perlahan karna di atas sampul itu jelas mempunyai tulisan tangan papanya

__ADS_1


" Anakku , Sekiranya kamu menerima surat ini itu beerti aku mungkin sudah tidak ada disisimu untuk menemani hari hari mu yang sudah meningkat remaja , Maafkan papa sayang karna sudah mengambil keputusan ini untuk seumur hidupmu ,


Tapi papa yakin dengan keputusan papa untuk menjodohkanmu dengan anak teman papa , Papa tahu ini mungkin kedengaran sedikit egois tapi papa harap kamu bisa mengerti keputusan yang sudah papa buat untukmu sayang , Papa yakin kamu akan bahagia bersama anak teman papa yang tak lain adalah anaknya tuan besar rahardian ,


Papa dan mama sangat menyayangimu sayang , Kamu satu satunya anak perempuan papa , Mohon kamu mengertilah untuk menandatangi surat perjanjian pernikahan yang sudah papa siapkan untukmu , Papa sayang sama kamu nak , Hiduplah dengan bahagia


Yang benar papamu "


Air mata alana langsung mengalir deras membasahi pipi mulusnya , Jadi pertemuannya dengan tuan besar rahardian sebenarnya untuk membicarakan perjodohannya dengan anak tuan besar itu


lelucon seperti apa ini , Alana tersenyum pahit bukan saja dirinya kehilangan semua ahli keluarganya ,


Dia jugak sudah berusaha sehabis mungkin untuk terus memimpin perusahaan dan klan mafia black rose yang ditinggalkan papanya pada saat umurnya 6 tahun dan sekarang dia malah harus menikah dengan anak teman papanya


Dia benar benar tidak habis pikir , Kenapa papanya harus melakukan ini kepadanya , Meninggalkan beban yang begitu berat di pundaknya , Dadanya terasa dihimpit batu besar, Kenapa dirinya harus mengalami hal seperti ini ,


Bahkan saat ini dia merasa benar benar kesepian , Kakaknya yang tidak dapat dilacak sejak kecelakaan itu memberi tekanan yang sangat berat bagi alana , Hatinya sakit seperti ditusuk ribuan bilah pisau setiap kali mimpi buruk itu kembali menghantuinya


" Apa ini yang memang papa mau sebelum dia meninggal paman ? " Tanya alana dengan sesenguk terasa sangat menyedihkan sekali kehidupannya


" Iya nak , Ini adalah wasiat yang ditinggalkan mendiang papamu , Dia menyerahkan wasiat ini 2 minggu sebelum kecelakaan itu terjadi "


" Jadi papa sudah tahu yang dia akan pergi meninggalkan aku saat itu , Makanya dia menulis surat seperti ini padaku " Alana tidak dapat menahan tangisannya


" Maafkan paman alana karna paman terlambat membantu papamu saat itu , Paman sudah berbicara dengannya supaya tidak membiarkan musuhnya bangkit kembali , Tapi karna sikapnya yang pemurah membuat dia terkorban dalam pembantaian itu " Ucap tuan besar rahardian penuh penyesalan


Alana menghela nafas beratnya , Dia memerlukan sedikit masa untuk berpikir dengan jelas dan tenang


" Berikan aku masa paman , Untuk saat ini aku harus memikirkannya lagi " Alana sudah membuat keputusan untuk mengikuti wasiat papanya


Hanya saja dia ingin menenangkan hatinya karna merasa sesak didadanya , Bagaimanapun jika takdirnya seperti ini maka dia harus menjalaninya


"Baiklah alana paman mengerti , Kamu pulanglah dan pikirkan secara baik baik , Bagaimana pun jugak aku tidak memaksa mu menandatangani surat itu sekarang "


" Kita akan bertemu lagi saat kamu sudah siap Kalau begitu paman mengundur diri dulu karna jadual ku sangat padat " Ujar tuan besar itu seraya berdiri dan bersalaman dengan alana


" Baiklah paman , besok aku akan mencarimu untuk keputusannya karna lusa aku akan berangkat ke negara J " Kata alana


__ADS_1


Alana putri ariella pratama


__ADS_2