Cinta Sang Casanova

Cinta Sang Casanova
CP37. Cemburu


__ADS_3

Terakhir kali masalah mengenai rekaman viral kenzo sudah diatasi dengan baik , Sekarang kenzo mulai fokus dengan pekerjaannya , Menerima tawaran iklan memproduksi jenama pakaian


" Loh sudah sampai ? " tanya ben


" Hm " balas kenzo singkat


" Ada apa denganmu ? Sudah menikah juga masih wajah cemberut gitu " ucap ben


" Gue udah kasi kontrak nikah ke alana " ucap kenzo


" Serious loh ! Emang loh yakin mau terus rencana gila ini ? " tanya ben sedikit tersentak


" Gue gak bisa terus mengikat alana disisi gue , Mau gimana pun perasaan gue masih sama " balas kenzo sembari menghela nafas beratnya


" Gue bingung deh ama loh , Udah dapat istri cantik , baik kaya lagi emang apa kurangnya alana , Dia itu udah sempurna bro ! " ucap ben


" Karna dia sempurna gue gak bisa maksa dia di samping gue , Gue udah terbiasa mencampuri para wanita , Bahkan berkencan juga udah sering banget , Pria seperti gua hanya merugikan dia bahkan gue punya janji nikah orang lain " balas kenzo


" Haish ! Gue gak tahu mau ngomong apa ke loh , Udah punya istri cantik tetap gak bisa hargai " ujar ben lagi


Kenzo hanya terdiam mendengar ucapan ben , " Haruskah aku melupakan ana " pikir kenzo


" Sudah mau dimulai , Ayo " ucap ben


Kenzo hanya mengikuti langkah kaki ben dari belakang ,


Sedngkan di suatu tempat tepatnya hotel penginapan mewah X


Tok ! Tok ! Tok !


Tidak lama kemudian pintunya dibuka dari dalam , Tanpa membuang waktu aldo menerobos masuk ke kamar claudia


" Ke mana kamu tadi malam ? " tanya aldo


" Aku gak kemana mana kok kak " balas claudia


" Jangan menipuku clau , Habis dari mana ? " tanya aldo lagi


" Aku.. Aku habis ke club , Emangnya kenapa ? " balas claudia


" Bereskan barangmu , Kita pulang sekarang " ucap aldo


" Maksud kakak apa ? Kan masa ada beberapa hari lagi kak " bantah claudia


" Kakak bilang pulang ya pulang , Sudah cukup kamu malukan keluarga kita " tegas aldo


" Apa kakak udah tahu ? " pikir claudia , Dengan perlahan dia mengangguk setuju


" 30 menit lagi turunlah ke bawah ! " ucap aldo bergegas pergi dari kamar claudia


Sebenarnya aldo sudah sangat malu dengan kenzo karna ulahnya , Meskipun pada awalnya aldo ingin menghabiskan waktu dengan teman dekatnya namun aldo mengurung niatnya itu , Sedangkan brian sudah pulang tadi pagi dengan pesawatnya


Claudia hanya menghela nafasnya , Pikirannya buntu , Kesilapan yang dia lakukan sudah sangat besar , Ditambah sikap kakaknya membuat claudia semakin gugup ,


" Bodoh kamu clau ! Kalau pria itu bukan pria biasa gimana ? " claudia merutuki dirinya


Setelah itu dengan pantas claudia mengemasi barang bawaannya , Bagaimana pun claudia berpikir untuk pulang ke negara K terlebih dahulu selepas itu baru pikir kembali cara menyelesaikan semuanya


" Ayo kak " ucap claudia dengan menarik tas pakaiannya


Aldo tidak menjawab perkataan claudia dan segera bangun dari duduknya hal itu tentu membuat claudia sedikit merasa ketakutan melihat sikap aldo yang jelas memarahi dirinya


" Mau makan siang di mana ? " tanya ben


" Terpulang " balas kenzo


" Tunggu gue di mobil , Gue mau ngurus sesuatu dulu " ucap ben meninggalkan kenzo mengganti pakaiannya


Sepanjang perjalanan kenzo hanya terdiam bahkan dipikirannya hanya terbayang wajah sendu alana saat menerima surat kontrak itu ,


Dia menginginkan alana menyetujui kontrak nikahnya pada masa yang sama dia juga mau alana menolak ide entah karena apa dia bingung sendiri lebih tepat sebenarnya dia tidak menyadari perasaannya

__ADS_1


Kali ini ben membawa kenzo ke sebuah restauran makanan berdekatan pantai yang tidak kalah cantiknya dengan pantai yang pernah dia kunjungi sebelum ini ,


Baru saja kenzo mengeluarkan kepalanya di balik pintu mobil , Angin pantai sudah menerpa dengan sangat kencang membuat tubuhnya merasa nyaman dan dingin dalam masa yang sama


" Andai aku bisa membawamu kesini " pikir kenzo saat mengingat data bahawa alana menyukai pantai


" Sedang apa loh , Gak mau masuk apa ? " ucap ben


" Sebentar ! Sepertinya ada yang kurang deh " ucap kenzo


" Apa " balas ben


" Kenapa aku tidak melihat kim ? " tanya kenzo


" Loh pikun ya ? Kan tadi malamkan loh nyuruh kim buat menemani kepulangan mommy ama daddy , " jawab ben


" Lupa " balas kim singkat


Ben berjalan di samping kenzo memasuki restauran yang terlihat santai perhiasannya , Meski hiasannya sederhana namun restauran ini mempunyai ciri khas yang menarik perhatian pengunjung


Di satu sisi tempat yang sama , Alana dan rey sedang menikmati makan siang mereka


" Apa makanannya enak ? " tanya alana memecahkana kesunyiannya


" Lumayan nona , Tapi sebenarnya apa nona ada sesuatu yang mau dibicarakan denganku ? " ucap rey


Alana meraih tangan rey dan menggenggam erat tangan yang sedikit besar darinya , Perasaan hangat sedikit menyelimuti keduanya , Rey hanya terdiam memerhatikan tingkah alana dihadapannya


" Apa kau masih marah padaku ? " ucap alana perlahan


" Maksud nona apa ? " balas rey


" Aku minta maaf telah menyakiti perasaan mu rey , Sungguh maafkan aku " ucap alana bersalah


" Anda tidak ada salah denganku nona , Bukankah sudah ku katakan tadi " jawab rey


" Meskipun sebagai sesorang kakak buat nona , Itu hal yang sudah cukup bagi ku nona " ucap rey lagi tersenyum ke arah alana


" Apakah aku bisa memelukmu rey ? " tanya alana


Rey sedikit tercegang tapi pada akhirnya dia mulai berdiri dan membentangkan tangannya menyambut alana ke dalam pelukkannya


alana langsung menghambur memeluk tubuh bidang rey , Perasaan hangat seperti kakaknya sudah kembali membuat alana mengeratkan pelukannya , Sungguh dipelukkan rey alana merasa seperti sedang memeluk kakak yang sudah lama menghilang darinya


" Anggap saja pelukkan ini dari seorang adik buat sang kakak , Sungguh aku merindui kakakku " ucap alana dengan wajah masih menempel di dada bidang rey


Namun kedua manusia itu tidak menyadari ada sepasang mata yang tajam mengarah kepada mereka , Rahangnya mulai mengeras bahkan aura dingin tidak bisa menutupi kemarahannya


Secara kasar tubuh alana disentap dari arah belakang membuat alana yang masih dalam pelukkan rey tersentak kaget " Manusia kurang ajar mana yang berani memperlakukannya seperti ini " pikir alana


Saat memandang wajah kenzo yang terlihat dingin dan sedikit menakutkan membuat alana gugup , " Sedang apa dia disini " pikir alana yang matanya masih menatap ke arah kenzo


" Kenzo " ucap alana


" Sudah puas memeluk pria lain dibelakangku ? " ucap kenzo dingin


" Kamu salah paham ken " balas alana melindungi rey


" Baru sehari menjadi istriku , Kamu sudah memiliki keberanian memeluk pria lain ? " ucap kenzo lagi


Alana hanya terdiam mendengar perkataan kenzo , " Kenapa perasaan seperti aku yang selingkuh dari dia sih ? Padahal kan dia sendiri yang bilang ini cuma pernikahan kontrak " gumam alana di dalam hati


Kenzo melayang bogem mentah kepada rey membuat pria itu tersungkur ke belakang , Alana tentu saja ingin berlari membantu rey namun tangannya sudah dicengkam kenzo ,


" Ingat pesanku , Jangan sentuh istriku lagi ! " kenzo memperingati rey


" Rey tidak salah ken ! Kamu tuh cuma salah paham " ucap alana membela rey


" Diam kamu ! Ada hukuman dariku untukmu saat di rumah nanti , Daripada memikirkan nasib dia mendingan pikirkan nasibmu sendiri " balas kenzo sembari menarik tangan alana keluar dari restauran itu


" Kau tidak apa apa ? " ucap ben membantu eey untuk berdiri

__ADS_1


" Terima kasih , Aku baik baik saja " balas rey mengusap hujung bibirnya yang terasa perih


" Maafkan tindakan ceroboh temanku , Tidak biasanya dia hilang kendali seperti itu " ucap ben lagi


" Apa dia benar menyukai nonaku ? " tanya rey lagi


" Mungkin saja " jawab ben singkat karna dia juga tidak tahu perasaan kenzo


Kenzo memaksa alana memasuki mobilnya , Setelah memaksa alana masuk ke mobil kenzo langsung memasang sabuk pengaman untuk alana kemudian memutari mobil lalu masuk ke tempat pemandu lalu memecut laju mobilnya


" Arghh ! Dia meninggalkan ku sendiri disini ! " ucap ben frustasi


" Mari tumpang mobilku saja " pelawa rey


" Sudah tidak makan dan ditinggal lagi , Apa takdir tidak mau membantu ku " ucap ben mengacak rambutnya


Kenzo saat ini sungguh ingin mengurung alana di apartmentnya , Melihat alana berlari masuk ke pelukan rey membuat kenzo hilang kesabaran ,


" Kamu mau membawaku ke mana ken ? " tanya alana


" Membawa mu menerima hukumanmu " balas kenzo dengan wajah datarnya


" Rey tidak salah ken , Jangan menyalahkannya " ucap alana


" Masih berani memikirkan pria lain di hadapanku , Kamu sungguh ingin membuatku marah alana " pikir kenzo memegang erat sterengnya


Setelah menempuhi perjalanan yang cukup lama , Kenzo memasuki sebuah vila yang sangat indah , perkarangan yang dipenuhi bunga mawar berbagai warna sungguh menarik perhatian


Alana memandang keluar jendela mobil , Menatap aneh dan kagum memandangi kawasan yang belum pernah dilihatnya ,


Seketika alana menatap ke arah kenzo yang sudah keluar mobil duluan , Pada mulanya dia sedikit ragu namun alana tetal mengikuti kenzo dari belakang , Bagaimanapun kenzo suaminya , Apa yang akan dilakukan kepadanya


Kenzo mengeluarkan kunci vila di sakunya dan membukanya , Ruang yang luas sungguh menakjubkan , Alana melihat dengan mata yang berbinar , Riasan ********** yang mengikuti gaya eropah sungguh menambat hatinya


Alana berjalan mendekati ruang tengah yang alana pikir sebagai ruang keluarga , Dia sudah melupakan kenzo yang berdiri menatap ke arahanya , Karna begitu kagum alana tidak menyadari sosok tubuh yang berdiri begitu dekat dengannya


Kenzo yang berdiri dibelakang alana bisa mencium aroma khas honey dew dari tubuh alana , membuatnya semakin ingin menerkam wanita yang sudah berada dihadapannya


Kedua tangan kenzo terhulur diantara kedua tangan alana dan memeluk erat tubuh munggil itu dari belakang , Dalam sekejap alana sudah masuk ke dalam tubuh kekar kenzo


" Ap... Apa yang sedang kau lakukan ? " tanya alana gugup


" Kenapa ? Apakah memeluk wanitaku sendiri tidak boleh " balas kenzo


" Apa maumu kenzo , Tadi pagi kau begitu ingin membuat kontrak pernikahan denganku , Sekarang kau malah bertindak manis padaku , Apa maksudmu ? " pikir alana


" Lepaskan aku " ucap alana memegang tangan kenzo yang berada di pinggangnya


" Kau begitu menyukai dipeluk pria bukan , Sekarang aku sudah memelukmu kenapa tidak mau " balas kenzo mengeratkan pelukkannya


" Maksudmu apa ken , Jangan bicara omong kosong " jawab alana


" Tidak usah berpura pura sayang , Tadi kau begitu antusias memeluk rey di hadapan umum , Apa kau lupa kau adalah isteriku ? " ucap kenzo dengan nada beratnya yang terdengar seksi di kuping alana


" Kau jangan salah paham ken , Situasinya bukan seperti yang kau kira " balas alana


" Oh , Jangan situasinya seperti apa , Apakah seperti sepasang kekasih yang mencoba menenangkan diri setelah pasangannya menikah yang lain begitu " ucap kenzo sinis


" Hentikan ken , Jangan menuduh yang tidak tidak " pinta alana yang semakin merasa dadanya sesak


" Apa kau lupa siapa suamimu ? Dihadapanku kenapa tidak memelukku seperti yang kau lakukan pada pria itu , Kau sungguh memandang dirimu tinggi membuat aku seperti orang bodoh yang melihat istrinya memeluk pria lain di khalayak umum ! " bentak kenzo



Giovarno kenzo rahardian



Alana putri ariella pratama


Maaf episode sebelumnya diupdate sedikit terlambat , Masa riviewnya begitu lama membuat jadual yang sudah harus diupdate tergendala 😅

__ADS_1


__ADS_2