
" Kontrak nikahnya..Tidak usah kamu tandatangani , Batalkan saja kontraknya ! " ucap kenzo
Alana melamun memikirkan memikirkan kembali ucapan kenzo , Dia mulai bingung dengan sikap kenzo yang sekarang
Namun alana tidak mahu mengambil apa pun keputusan saat ini , Padahal tadi dia sudah bertekad ingin melaksanakan saja kontrak nikahnya , Namun karena ulah kenzo malam ini membuat alana bingung kembali
Flashback !
" Apa sudah puas mainnya ? " balas alana yang merasakan kenzo mempermainkan dirinya
" Apa katamu ? " ucap kenzo mengerutkan alisnya
" Aku bilang apa sudah puas kamu bermain ? " ucap alana dengan nada tegasnya
" Bermain ? Siapa yang bermain , Aku serious " ucap kenzo tidak terima , Susah payah dia membuat keputusan sekarang wanita dihadapannya ini menuduhnya bermain
" Oh baru sekarang bilang kamu serious ? Kenapa tidak bilang dari tadi pagi aja ! " ujar alana sinis
" Maksudmu " balas kenzo
" Kamu pikir aku apaan ken ! Tadi pagi kamu dengan teguh mengatakan pernikahan kita sebatas kontrak saja , Namun apa kamu lupa ? Atau pura pura lupa pernikahan kontrak juga seharus nya mengatakan urusan peribadi tidak bisa dicampuri ! Kamu dengan enteng memukul orangku ! Dan setelah itu menghinaku ! Lalu sekarang apa ? Kontraknya tidak usah tandatangani dibatalkan saja , Kamu pikir aku punya waktu berapa banyak buat nemenin kamu bermain ken ! " herdik alana melepaskan amarahnya
Kenzo sedikit tersentak melihat sikap alana yang jelas dingin terhadap dirinya , Dia tidak menyangka alana akan melepaskan amarahnya seperti ini karna ulahnya
" Aku tidak bermain alana dan tenangkan dirimu " balas kenzo dengan nada tenangnya
" Heh ! Kamu pikir aku percaya omonganmu ? Kenapa tidak menghinaku seperti tadi siang ? Kenapa malah diam , Kenapa ! Karna sudah melihat aku lepas kendali kan , Begitu ? " ucap alana sembari bangun dari duduknya
" Asal kamu tahu ken , Jika kamu menganggap pernikahan ini sebatas permainan tapi bagiku sebaliknya , Aku menghormati sebuah pernikahan namun tidak aku sangka berjodoh denganmu bisa membuat aku menyesalinya " ucap alana bergegas menuju kamar yang tadi dia tempati
Flashback Off !
Karna merasa panas dingin ditubuhnya karna masalah kenzo , Alana memutuskan ingin berendam di tab mandi di kamar itu , Menyegarkan diri mungkin bisa meredupkan amarahnya
Sedangkan kenzo masih berada di ruang tengah menatap kosong dua cawan coklat hangat yang sengaja dia siapkan , Namun tidak terusik sedikit pun
__ADS_1
Kenzo menghela nafas beratnya , Dia tidak menyangkakan sesuatu seperti ini akan terjadi saat dia memutuskan membatalkan kontrak nikahnya
Sudah lama berpikir , Kenzo mengambil langkah menuju kamar alana , Ingin membicarakan sekali lagi ,
Tok ! Tok ! Tok !
" Keluarlah sebentar , Ada yang ingin ku bicarakan denganmu " ucap kenzo
Karna tidak mendapat balasan , Kenzo membuka tombol pintunya dan membuka pelan pintu kamar alana , Namun matanya tidak menangkap sosok tubuh munggil itu
" Kemana dia ? " pikir kenzo
Kenzo melanjutkan langkahnya memasuki ruang kamar yang ditempati alana , Namun di setiap penjuru ruangan sosok alana tidak ada hanya gemesir air dari kamar mandi yang terdengar
Membuktikan keberadaan sang wanita yang sedang mandi disana , Kenzo mengambil tempat di sofa yang tidak jauh dari kasur menunggu alana selesai mandi sembari bermain ponselnya
Ceklek ! Tubuh munggil yang sedang mengenakan lingerie sudah disediakan dikamar itu tersarung cantik ditubuh seksinya , Alana tidak mempermasalahkan lingerie yang tersedia di kamar itu karna dia juga sudang sering menggunanya , Bahkan dia tidak berniat untuk keluar dari kamar lagi setelah ini
Meskipun sudah mengenakan lingerie tipis namun tubuh alana masih sedikit basah karna rambutnya tidak dikeringkan lagi , Alana berjalan santai ingin mengambil tuala kecil di lemari untuk mengeringkan rambutnya
Kenzo yang menyadari alana sudah selesai mandi menaruhkan ponselnya , Dia berniat ingin menyapa wanita itu namun tertegun memandangi tubuh alana yang berbalut lingerie tipis namun tidak menutupi kesemua kulit halus itu , Perlahan kenzo meneguk salivanya
" Arghh ! Apa yang kamu lakukan di sini " ucap alana menutupi tubuhnya
Kenzo yang sedari tadi menahan ghairahnya kini tersadar mendengar teriakkan alana
" Kamu jangan salah paham , Aku ingin membicarakan sesuatu padamu " balas kenzo berusaha mengalihkan pandangannya
" Mau bicara ya tinggal dibicarakan besok saja , Apa perlu malam ini juga kamu muncul di hadapanku " balas alana
" Ini hal penting , Aku tidak mau menundanya lagi " ucap kenzo
" Sekarang aku bilang padamu ken , Aku akan meneruskan kontrak yang sudah kamu buat , Tunggu besok setelah pulang aku akan mengirim surat tandatangan milikku padamu ! " ucap alana
" Aku bilang ingin membatalkannya , Dan kamu harus mendengaram ku " ucap kenzo dingin
__ADS_1
" Ken ! Apa perlu aku memperingati mu mengenai wanita yang sudah membuat janji nikah denganmu , supaya kamu ceraikan aku 2 tahun setelah kontrak tamat " balas alana sinis
" Aku tidak akan menceraikanmu " balas kenzo singkat
" Maksudmu apa ken ! " bentak alana melemparkan tuala kecil ke wajah tampan kenzo , Membuat dirinya seperti orang bodoh apa itu membuat kenzo begitu senang
" Asal kamu tahu ken , Meski sudah bercerai denganmu aku tidak akan teragak agak menikahi rey yang begitu setia disampingku , Apa kamu dengar aku ken ? " ketus alana
Emosi kenzo memuncak , Dia sudah menahan diri untuk membicarakan mengenai hal ini , Namun membiarkan alana jatuh ke pria lain sepertinya kenzo tidak bersedia menerima kenyataan itu ,
Hanya mendengar alana berteriak nama arya saat di apartment saja sudah membuat dia sesak , Inikan membiarkan alana menikahi rey setelah bercerai dengannya , kenzo tidak bisa menerimanya
" Persetan dengan kontrak ! Jika membuatmu tidak bisa pergi dariku itu jauh lebih penting " pikir kenzo
" Kamu pikir aku akan membiarkan kamu pergi ke pria lain saat masih menjadi istriku , Aku tidak begitu baik alana " ucap kenzo dingin
" Meski kamu bilang aku manusia egois juga aku tidak akan menceraikanmu , Asal kamu tahu sekali pun sudah menjadi istriku , Maka kamu tidak akan pernah lepas dariku giovarno kenzo rahardian ! selamanya kamu milikku ! " ucap kenzo tegas berlalu pergi meninggalkan alana sendiri di kamar
Brukk ! alana tersungkur dilantai marble itu , Air matanya sudah tidak bisa dibendung lagi , Cairan bening itu mengalir laju di wajahnya memperlihatkan betapa menyedihkan kondisinya saat ini
" Mengapa aku bisa jatuh cinta pada pria seperti ini ! Kenapa ! " ucap alana sesenggukkan
Kenzo melangkah maju menuju kamarnya , Dia sudah begitu emosi saat tadi dan sekarang harus meredakan amarahnya yang sudah tertahan ,
Perasaan bersalah mulai menguak di dadanya , Memperlakukan alana dengan kasar membuat kenzo tidak tega namun karna hatinya sudah menegaskan bahawa dia tidak mau alana meneruskan niatnya dalam kontrak nikah ,
Kali ini kenzo memutuskan mengikuti kata hatinya , Iaitu menerima alana sebagai istri sahnya dan melupakan ana , Meskipun pikirannya sering menegaskan ana adalah prioritas utama saat kenzo menganjak dewasa tetapi itu tidak mengubah keputusan kenzo
" Aku akan mencoba menyintaimu alana " gumam kenzo sembari melepaskan pakaiannya dan berendam di tab mandi ,
Seharian ini tubuhnya sudah lengket semua , Menyegarkan diri dan memikirkan tindakannya selepas ini
Giovarno kenzo rahardian
__ADS_1
Aku sudah memutuskan akan update saat jam 8 malam dan 11 malam , Tetapj bergantung jika waktu riviewnya berhasil lebih cepat maka updatenya tidak begitu lama
Terima kasih bagi yang mendukung karyaku 😊