Cinta Sang Casanova

Cinta Sang Casanova
CP 2 Apartment


__ADS_3

Setelah memandu hampir 30 minit alana sudah sampai di apartmentnya yang baru dia tinggali , merasa begitu lelah dia langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri .


Sambil memenuhi tab mandinya , alana menuang cecair pewangi aroma honeydew yang sememangnya aroma kegemarannya sedari kecil


ia mengingat kembali saat umurnya masih 5 tahun , mamanya selalu menggunakan aroma honeydew setiap kali alana kecil mau mandi , katanya aroma lembut dan menenangkan benar benar bisa membuat nyaman siapa pun yang menyium baunya


alana menanggalkan pakaian satu persatu sehingga menampilkan tubuh polosnya , Mempunyai tubuh badan seperti gitar sepanyol benar benar mengoda ,


sambil alana menatap tubuh polosnya dia masih mengingat terdapat satu parut dari kecelakaannya yang dulu , Hingga saat ini brkas parut itu masih terlihat jelas di bahagian pinggang bawahnya


tidak menunggu lama alana langsung merendamkan diri di tab mandinya yang dipenuhi bursa halus .


Kring,,,Kring,, ,,Rey is calling,,


" Ada apa rey " tanya alana tenang .


" Nona muda , Investor dari negara J baru saja menghubungi untuk mengadakan rapat dia bandar C besok siang , Mereka mengancam akan menarik investor jika nona tidak hadir dalam meeting itu ," ucap rey


" berani mengancamku , besar sekali nyali dia " gumam alana . " mengapa harus di bandar C bukannya meeting diadakan di bandar K sesuai tempat perjanjian ? Lalu mengapa lokasinya berubah ?" alana mendengus kesal


" karna itu wilayah mereka nona , Saya berpendapat mereka merubah lokasi untuk melindungi diri " jawab rey tenang


" Ya sudah , esok datang menjemputku " ucap alana sembari menutup panggilannya ,


Di satu ruangan di mansion mewah , Pria itu berjalan dengan penuh aura tegas melalui matanya , Wajahnya yang datar hanya menampilkan aura dingin yang sesiapa pun yang melihatnya bergidik ngeri

__ADS_1


Dengan menghembus nafas beratnya dia langsung merebahkan di salah satu sofa kebesarannya dengan anggun seraya menatap tajam pria yang berada di hadapannya


" Ada apa kau kemari ?" Suara tegas pria itu menggema di seluruh ruangan , Karna dia tahu kalau pria yang dihadapannya muncul di mansion miliknya , Bisa dipastikan hanya mau memusingkan kepalanya .


" Maafkan aku tuan muda , tujuan kedatanganku hanya mau tuan muda menandatangani surat perjanjian ini seseuai perintah tuan besar " ucap pria itu


" Apa maksudmu perjanjian ? " kenzo mengerutkan alisnya


" Tuan besar sudah memerintahkan aku untuk mendapatkan persetujuanmu tuan muda , Untuk selanjutnya tuan bisa membaca isi perjanjian yang tertulis ." sembari menghulurkan sampul yang berada di gengamannya saat dia memasuki mansion itu .


Tanpa berlengah kenzo langsung membaca isi perjanjian yang dibawak oleh orang suruhan kepercayaan daddynya ,


Wajahnya semakin serious dan tangannya menggenggam erat kertas itu sembari membaca isi surat perjanjian itu


Brak ! " Apa apaan ini ! Apa kau gila ?! " ujar kenzo sambil menghempas surat itu di meja hadapanya ,


Bahkan sudah ditetapkan bila umurnya sudah genap 23 tahun dia sudah harus menikah dengan calon pilihan keluarganya dan mendapat harta milik keluarganya serta mengurus perusahaan


" Tenang tuan muda , Anda masih mempunyai beberapa bulan lagi sebelum bulan kelahiran anda , Tuan besar mengharapkan ku membawa pulang tanda tanganmu " ucap pria itu lagi


Kenzo langsung menghubungi daddynya untuk menyakan hal ini , bagaimana pun dia masih menunggu seseorang .


tutt....


tutt...

__ADS_1


tut....


" Hello dear , Mimpi apa kamu malam ini menghubungi dad ?" tanya tuan besar


" Dad ngak usah berbasa basi , Maksudnya apa ini dad , sejak kapan aku setuju untuk pernikahan dadakan seperti ini , Bahkan aku diancam begini ! " Soal kenzo sambil meremas perjanjian itu


" tenang son , Kamu ngak usah emosian begitu dong , Lagian ini kan buat kebaikan kamu jugak son , segera tandatangani aja perjanjiannya " tutur tuan besar dengan nada yang tenang


" Tapi bukan ini caranya dad , Aku punya pilihan ku sendiri mana mungkin aku menikahi wanita yang aku ngak kenal ! " Kenzo benar benar dibikin pusing sama daddynya ,


" Apa kamu masih mengharapkan wanita itu kembali ? kamu jangan mimpi son , sampai kapanpun daddy ngak mau kamu terusan menghubungi wanita itu , Daddy ngak peduli dan daddy jugak ngak mau tahu pokoknya keputusan daddy sudah bulat , Titik ! "


Tuan besar langsung mengakhiri panggilan anak tunggalnya itu .


"Aarghhhh ! Sialan ! kenapa jadi begini sih " bentak kenzo lalu dia langsung mengusir orang kanan daddynya itu " mendingan kamu pergi sekarang biar aku ketemu daddy sendiri "


" Tuan muda bukankah anda hanya perlu menandatangani saja surat itu , Kenapa harus menyulitkan keadaan ?"


" Diam kau , aku ngak mau dengar apa pun darimu , sekarang pergilah sebelum aku sendiri yang mengheret mu keluar dari mansion ku !" ancam kenzo


" Baiklah tuan muda , saya permisi dulu " ucap pria itu berjalan keluar dari ruangan mansion


Brakk ! Kenzo menghancurkan seluruh isi ruangan dengan penuh emosi , Dia tidak peduli tangannya yang mengalirkan darah segar , dia menggapai laci kedua lemarinya , dan mengeluarkan foto seorang wanita kecilnya yang sedang tersenyum manis padanya ,


" Dimana kamu gadis kecilku , Dimana lagi harus aku cari kamu " tatapan kenzo meredup seketika sembari mengeluarkan nafas beratnya

__ADS_1



Giovarno kenzo rahardian


__ADS_2