
Suasana siang ini sedikit lebih baik dari tadi pagi , Berita mengenai alana dan kenzo sudah dihapuskan bahkan si pelakunya sekarang sudah diikat di markas , Hanya saja yang mengganggu ketenangan alana saat ini adalah mengenai pria yang pernah menjadi tunangannya beberapa bulan lalu
Bisa saja alana mengerahkan kekuatan mafianya untuk membuat arya tidak bisa mendekatinya lagi , Namun ketua sebenar markas tidak bisa dibocorkan di khalayak umum , Bahkan sering kali rey mengutarakan niatnya untuk membantu alana , Alih alih mendengarkan perkataannya alana lebih memilih mengajak rey makan supaya pria itu akan membungkam mulutnya itu
Bukan sengaja rey mengatakan hal itu , Rey sudah memeriksa latar belakang arya dan keluarganya , Demi keselamatan nona muda bagaimana pun caranya dia harus menjauhkan alana dari si psikopat arya , Meski keluarga arya bisa menyembunyikan kebenaran itu namun bagi rey , Hal seperti kecil seperti ini tidak akan mengambil waktu yang lama untuk mengetahuinya
Saat ini alana sudah berada di sebuah restoran makanan laut yang lokasinya dikirim oleh mommy angkatnya , Alana mengenakan dress labuh untuk terlihat sedikit sopan saat bertemu keluarga angkatnya , Meski sedikit berdebar juga alana harus mengawalnya karna hari ini merupakan moment terindah untuknya
Kringg ! Kringg ! Kringg !
Alana mengeluarkan ponselnya dan menjawab panggilan setelah melihat nama si pemanggil
" Hallo mom , " ucap alana
" Hallo sayang , Apa kamu sudah sampai ? " tanya nyonya besar ramah
" Iya mom , Aku baru saja berada di pintu masuk restoran " balas alana
" Aah baguslah sayang , Kamu tinggal masuk saja ke ruangan mommy , ruangannya di atas nama mommy ya sayang " ucap nyonya besar
" Okay mom , Tunggu sebentar alana akan segera ke sana " jawab alana
" Iya sayang " balas nyonya sembari menamatkan panggilan teleponnya
Alana segera memasuki restoran yang bernuansa indah yang melambang kehidupan laut , Sungguh sangat indah riasannya , Alana menghampiri pelayan dan menanyakan ruangan mommt angkatnya , Setelah itu alana diiringi pelayan yang tadi ke ruangan yang sudah dipenuhi oleh keluarga rahardian
Alana menarik nafas panjangnya dan segera mengetuk pintu ruangan , Alana sedikit gementar saat melangkahkan kakinya dan pandangannya tertuju kepada nyonya besar yang sudah duduk di meja bundar ,
Alana mulai merasa sedikit aneh , Katanya akan menemui keluarga barunya , Sekarang kenapa malah hanya nyonya bersendirian di sana , " Dimana suami dan putranya ? " pikir alana
" Hi sayang , Kamu sudah datang ? " ucap nyonya sambil bangun dari duduknya dan berjalan menuju alana lalu memeluknya
" Iya mom " balas alana
" Kamu cantik sekali sayang , Mommy beruntung bisa punya putri kaya kamu nak " ucap nyonya besar menatap hangat ke arah alana
" Mom pun apa kurangnya , Masih cantik saat pertama kali kita ketemu " balas alana
" Bisa aja kamu nak , Ayo duduk sebentar lagi para pria akan muncul " balas nyonya besar
Alana mengambil tempat duduk bersebelah nyonya besar , Alana menatap ada sebuah piano yang berada di hujung ruangan. Seketika dia teringat kembali kenzo yang menyanyikan lagu buatnya malam itu
Nyonya besar menyadari arah tatapan alana , Mulai terbesit ide cemerlangnya saat dia teringat ucapan kenzo mengenai bakat alana dalam nyanyian
" Sayang , Mommy perhatiin kamu sedari tadi hanya menatap pianonya , Apa kamu bisa memainkannya ? " ucap nyonya besar
" Err.. Itu.. Aku bisa memainkannya mom " ucap alana perlahan
" Wahh baguslah nak , Kalo mommy minta kamu mainkan satu lagu buat mommy apa kamu keberatan sayang ? " tanya nyonya besar dengan wajah berbinarnya
Mendengar ucapan nyonya besar membuat alana salah tingkah , Dia berpikir mau menolak permintaan mommy angkatnya Namun saat melihat wajah berbinar mommynya membuat alana tidak tega ditambah mommynya sedang hamil membuat alana mengurung niatnya , Bagaimana pun keinginan wanita hamil itu tidak bisa dibantah
" Apa mom sungguh mau mendengarkannya ? tanya alana menatap intens wajah nyonya besar
" Tentu sayang , Mommy pengen dengerin suaramu dan melihat kamu memainkan piano itu " balas nyonya
" Baiklah , Sesuai keinginan mommy saja , Sementara keluarga mommy yang lain tidak ada , Maka aku berbesar hati untuk melakukannya untukmu mom " ucap alana
" Terima kasih putriku " ucap nyonya besar terharu
Alana segera bangun dari kursinya dan menuju ke piano hitam yang indah itu , Terlihat hasil seni ukirannya sungguh teliti , Harganya juga pasti fantastis sekali
Alana terpikir sebuah lagu yang akan dia mainkan , Lagu yang menjadi balasan buat lagu yang dimainkan kenzo tadi malam
An empty street
An empty house
A hole inside my heart
I'm all alone , The rooms are getting smaller
I wonder how
__ADS_1
I wonder why
I wonder where they are
The song we sang together
And oh my love
I'm holding on forever
Reaching for the love that seems so far
So i say a little prayer
And hope my dreams will take me there
Where the skies are blue
To see you once again my love
Overseas from coast to coast
To find a place i love the most
Where the fields are green
To see you once again my love
I tried to read , I go to work
I laughing with my friends
But i can't stop to keep myself from thinking
Oh No !
I wonder how
I wonder why
I wonder where they are
The song we sang together
And oh my love
I'm holding on forever
Reaching for the love that seems so far
Kenzo perlahan memasuki ruangan dimana tempat alana sedang memainkan pianonya , Dia ingin menyertai nyanyian alana
Saat kenzo mulai membuka suara merdunya , Alan tersentak kaget namun jarinya masih menari indah di atas piano , Seketika gabungan suara nyanyian mereka berdua benar benar menyatu dengan sempurna , Bahkan memukau para penonton tak lain tak bukan nyonya besar , tuan besar , kim dan ben
( Kenzo vs Alana )
So I say a little pray
And hope my dreams will take me there
Where the skies are blue
To see you once again my love
Overseas from coast to coast
To find a place i love the most
Where the fields are green
To see you once again
To hold you in my arms ( Alana )
__ADS_1
To promise you my love ( Kenzo )
To tell you from the heart ( Alana )
You're all i'm thinking of ( Kenzo )
I'm reaching for the love that seems so far
My Love .....
( Alana vs kenzo )
Alana menghentikan jari lentiknya dan sedikit menunduk karna merasa sungkan dengan kehadiran keluarga mommy angkatnya , Namun seketika alana mengangkat kepalanya melihat kenzo yang tegap berdiri di sampingnya
" Sedang apa pria ini ? " pikir alana
" Suaramu bagus sekali " puji kenzo
Alana menatap wajah tampan kenzo , Wajahnya benar benar menunjukkan raut wajah bingung namun suara tepukan membuat alana kembali menunduk kepalanya
" Wahh sayang , Mommy gak nyangka suaramu bagus sekali " ucap nyonya besar
Alana bangun dari kursinya dan berjalan melepasi kenzo lalu mengarah ke meja makan yang sudah diduduki oleh para penonton lain yang alana yakini keluarga mommy angkatnya ,
Namun langkah kakinya menghampiri keluarga besar itu terhenti saat matanya menangkap sosok tubuh pria separuh abad yang sedang memerhatikannya ,
" Ini.. Bagaimana bisa tuan rahardian ada disini ? " pikir alana
Alana tidak bisa berganjak saat menyadari saat ini di sedang berada satu ruangan dengan keluarga rahardian alias bakal mertuanya
Tuan besar yang menyadari tingkah alana sedikit aneh mulai bersuara
" Apa nona muda alana tidak mahu menyapa ku ? " ucap tuan besar
Alana tersentak , Lalu secara perlahan menundukkan kepalanya sebagai tanda hormat lalu mengangkat kembali wajahnya
" Bagaimana bisa paman berada disini ? " tanya alana mencuba mengatur nafasnya
Matanya meliar melihat para pemuda tampan yang sedang duduk di meja itu , " Apakah ini keluarga mommy ? Apa salah satu dari mereka adalah calon suamiku , Lalu kenapa kenzo ada juga ada disini ? Apa takdir sedang mempermainkan ku ? " pikir alana
" Alana sayang , Mari duduk dekat mommy nak , Untuk apa kamu terus berdiri di sana " panggil nyonya besar
Dengan langkah berat , Alana mengambil langkah kakinya mendekati kursi berhampiran nyonya besar , Jantungnya sudah tercopot dan hilang entah kemana , Saat ini dia benar benar mencoba mengawal nafasnya
" Nona alana , Sudah pastilah aku berada di acara seperti ini , Mengenali putri angkat isteriku dan mengenalkan secara langsung calon menantu keluarga rahardian " ucap tuan besar santai
" Iya sayang , Mommy juga baru tahu soal ini , Gak nyangka takdir sedang berpihak kepada keluarga kita " ucap nyonya besar menyentuh tangan alana yang sedikit dingin itu untuk memberi kehangatan kepadanya
Nyonya besar tahu alana saat ini masih syok menerima kenyataan seperti ini , Namun dia bersyukur alana masih bisa terlihat tenang dan tidak bersikap gegabah
Alana menatap wajah mommy angkatnya lalu pandangannya beralih kepada tuan besar , Bagi alana meskipun dia sudah bersetuju untuk menikah namun dia masih memerlukan masa menerima semua ini secara serentak
" Jadi mom sudah tahu aku sebagai calon menantumu dan mengundang ku untuk makan siang karna ingin menceritakan semuanya , Lalu apa disini juga aku bakal diperkenalkan sebagai calon isteri anak mom ? " tanya alana perlahan
" Sayang , Mom tahu kamu masih kaget soal ini , Mom juga gak nyangka putri mom rupanya bakal menantu mom sendiri , Malah mom gak tahu kamu juga mengenal kenzo sayang , Tapi percayalah sayang , Mom benar benar bersyukur kamulah calon menantu mom " ucap nyonya
Ben dan kim hanya melihat drama yang terjadi di dalam ruangan ini , Meski mereka orang luar namun karna perintah nyonya besar membuat mereka sudah seperti putra keluarga rahardian , Namun kim masih tidak bisa menerima kehadiran alana , Baginya cepat atau lambat alana akan membahayakan keluarga rahardian meskipun alana pewaris utama keluarga pratama namun identitasnya sebagai mafia tetap akan mencelakai orang sekeliling
Kenzo masih menatap intens alana , Wanita yang berada di hadapannya benar benar sangat cantik , Meski dia yakin perasaannya kepada alana sebatas terjalinnya pernikahan kontrak namun dia tidak bisa menolak kenyataan hatinya sedang berbolak balik dengan kisah masa lalunya
Kenzo sudah menetapkan dari awal bahawa alana akan menjadi isteri kontraknya , Walupun saat ini alana adalah calon pilihan keluarganya tetap tidak mengubah pendirian kenzo untuk menjadikannya sebagai istri kontrak , Kenzo sudah lama merencakan ini , Kalau sampai dia gagal mencari wanita untuk dijadikan istri , Dia akan menikahi wanita pilihan keluarganya namun dia tetap akan melakukan hal yang sama , Iaitu kontrak pernikahan selama 2 tahun
Alana sudah tidak bisa mengatakan apa apa lagi , Pikirannya menjadi berbelah bagi , Dia merasa senang dan sedih pada masa yang sama , Dia merasa senang karna dia diterima baik dalam keluarga rahardian yang penuh kehangatan namun dia merasa sedih saat melihat ada tiga pria tampan dihadapannya , Yang dia pasti akan menjadi salah satu calon isteri para pria itu ,
Entah mengapa alana merasa sedikit sesak saat mengetahui kenzo juga salah satu anak dari tuan rahardian , Mau bagaiamana pun dia tidak bisa mengingkari rasa hatinya yang mulai terpaut terhadap kenzo namun bagaiman jika suaminya itu bukan kenzo tapi yang kedua pria lain , Apa dia bisa hidup dalan keadaan seperti ini ,
Acara makan siang itu berjalan dengan suasana sedikit canggung , Bahkan tuan rahardian hanya mengenalkan firinya saja sebagai calon menantu keluarga itu tanpa berniat menceritakan siapa calon suaminya , Membuat alana penasaran setengah mati , Alana tidak bisa mengeluarkan suaranya , perasaannya bercampu aduk dan saat ini dia ingin cepat cepat pulang biar bisa mengantur degupan jantungnya lagi
Alana putri ariella pratama
__ADS_1
Giovarno kenzo rahardian