
Setelah hampir 9 jam operasi mengeluarkan dahan kayu yang tertusuk di bahagian dada memberi sedikit impak karna tusukan itu mengenai sedikit bahagian paru paru , Operasi mengerluan dahan dan serpihan kaca sudah selesai , Setelah ini akan ada operasi susulan untuk bahagian luka dalaman dan itu akan disambung oleh team kedua
" Hufftf ! Akhirnya selesai juga " gumam claudia , Dia menatap di balik jendela kaca yang menempatkan pasien yang baru saja dia operasi , setelah ini dia harus mempersiapkan pertahanan diri saat pulang ke rumah ,
Berita mengenai dia melakulan operasi untuk orang kalangan bawah sudah pasti sampai ke kuping papi dan maminya , Tapi claudia tidak takut karna dia tahu papi dan maminya tidak akan berani berbuat hal aneh kepadanya , Tentu saja karna kakeknya sudah memberi hospital ini untuk dirinya , Dan papi sama maminya tidak bisa menghalangi tindakan claudia
Mungkin sekedar omelan dan hukuman saat dirumah yang akan dia dapatkan , " Malang sekali nasibku saat harus membeza pasien " pikir claudia
Apartmen kenzo
" Ken ! Mom belum habis bicara sama kamu nak " ucap nyonya besar
" Gimana nih yang , Belum sempat ngomong eh malah ditinggal pergi sih , putramu itu menyebalkan " ucap nyonya besar lagi
" Loh sayang kok putraku doang sih , Itu putra kita yang dihasil dari genetik campuran kita , Masa aku nanggung sendiri sih " ucap tuan besar tidak terima
" Emang besar putramu kan , Keras kepala sekali gak mau omongan ku " gumam nyonya besar
" Sudahlah sayang , Sekarang pikirin gimana caranya buat tuh anak keluar dadi kamarnya , Gimanapun kita harus menjelasin semuanya , Kedatangan kita juga tidak lama karna kita akan pulang lusa " ucap tuan besar
" Aku gak tahu yang ! " ujar nyonya besar
Sedangkan yang dibicarakan sedang asyik menonton anime kesukaannya iaitu one piece meski sudah sebesar gajah jugak tidak bisa menghentikannya melayani animasi itu ,
Kring !! Kring !! Kring !!
,,, Ben is calling ,,,
Terpampar nama ben di layar screen ponsel membuat tuan empunya mengeluh kesal , Lagi asyik nonton eh malah diganggu lagi
" Katakanlah ! Tidak penting penting ku pastikan loh gak bisa tidur nanti malam " ugut kenzo kesal
" Woy bro ! Gimana rencananya , Aku dengar tuh cewek mau ke club Xx , Apa gak mau mulai rencananya ? " tanya ben
" Iya dimulailah , Masa enggak sih ! jam berapa geraknya ? " Balas kenzo
" Nanti sore jam 7 karna gue dengar dia ingin merayakan kemenangannya soal apa jugak gak jelas banget " ucap ben
__ADS_1
" Ya sudah , Nanti jam 7 kemarilah ! " kenzo mematikan ponselnya
" Ya ela nih anak bikin gue apaan , Main nutup ponsel gitu aja , Sudah puas hidup kali " gumam ben kesal
kenzo membaringkan tubuhnya di kasur dan menyungging senyuman di wajannya , Entah kenapa dia merasa senang saat bisa memulai rencana mendekati alana untuk dijadikan istri kontraknya
" Sebentar lagi kamu akan jatuh cinta sama aku lalu mau menjadi istriku , Aku berjanji padamu tidak akan menyentuh mu sehingga kontrak kiga selesai " gumam kenzo
Sudah jam 3 siang kenzo melangkah keluar kamar dan mendapati kedua orang tuanya mungkin sudah pulang , Kenzo menghela nafas lega karna mom dan dad sudah tidak memaksanya untuk segera menikah , Dan saat ini kenzo lagi ada pengambaran karna kali ini dia akan menjadi model utama untuk sebuah majalah
Jangan tanya kenapa alana tidak pernah mengetahui kenzo seorang model karna alana begitu sibuk memikirkan rencana pembalasan dendam orang tuanya dan tidak mempunyai masa bersantai , Meski sudah berubah identitas jugak tidak mengubah pekerjaannya , Bahkan para artis papan atas antarabangsa berdiri di sebelahnya jugak dia tidak tahu ,
jangankan majalah buku komik juga dia tidak punya ,Alat bacaannya hanya mengenai perusahaan dan strategi pemerdagangan , Sedih bukan ?
Berbalik pada kenzo tadi , Dia berpikir dengan ketenarannya sudah membuat wanita itu mengetahui dirinya siapa , malangnya wanita itu bahkan tidak tahu apa pun mengenainya ,
setelah 30 menit mengendarai mobil sport hitam miliknya , Kenzo memarkir mobilnya di parkiran khas miliknya , Dan keluar sembari menebar pesona ketampanan dirinya ,
" Andai saja tidak memikirkan pernikahan mungkin saat ini aku bisa bersenang dengan wanita kelas atas , Erghh aku merindui adelia ! " gumam kenzo pelan
" Ken ! Loh ke mana aja sih ? Lama benar sampe nya ? " ucap ben
" Nyokap gue dirumah , Mau gimana lagi gue , Harus nunggu mereka pergi baru bisa keluar " ucap kenzo dengan wajah datarnya
" Nyokap loh ? kapan mereka dateng ? Kok gak ngaberin aku ? tanya ben
" Gue aja anaknya gak tau , Nah loh anak siapa sibuk bener soal nyokap gue " ujar kenzo lagi
" Iya gue anak nyokap gue lah , Masa pungut ! " ucap ben bersungut kesal
" Mana gue tau , Kalo beneran pungut iya gue bisa aja minta nyokap gue adopsi luh buat jadi pembantu rumah utama gue , Lumayan bisa punya pembantu tanpa gaji " ucap kenzo bercanda
" Kurang ajar loh ! Emang siapa pembantu loh , enak aja bilang gue pembantu loh , siapa suruh loh nyuruh kim turun tangan sendiri ngikutin tuh cewek , Nah ! bila pelayan loh gak ada masa gue jadi pelampiasan " ucap ben ketus tidak terima
Semenjak makan siang di retoran Xx tempoh hari , Kenzo menyuruh kim untuk mengikuti alana sendiri tanpa perlu pembantu lain , kArna misinya kali ini dia tidak mau terlalu banyak orang tahu , Bisa jatuh harga dirinya nanti , Masa seorang model papan atas antarabangsa guna cara licik buat menikah , Mau taruh dimana wajah tampannya
sudah hampir 1 minggu kim melakukan tugas mengawasi pergerakkan alana , bahkan kim berpura menjadi tukang kebersihan semata mata buat dapetin jadual alana , Pria itu sanggup mengambil resiko sebesar itu untuk menunjukkan kesetiaannya , Meskipun hampir saja dirinya ditangkap saat sedang memasuki ruangan kerja alana di Pt group
__ADS_1
Kim juga tahu alana sering ke luar bandar dan memasuki markas dunia bawah , Namun kim tidak bisa mendapatkan info karna terbatas dan akses memasuki markas itu tersangat ketat
Kim mengambil nomer plat mobil alana dan gambar markas yang sempat kim ambil sebelum bergegas pulang , Sepertinya dia harus menyiasat lebih dalam mengenai alana , Membiarkan tuan muda berhubungan dengan orang dunia bawah itu tidak benar
Kenzo menyeringai saat berhasil membuat kesal ben , Wajah ben sangat lucu saat lagi kesal namun sepertinya dia melihat ada sesuatu yang sengaja disembunyikan ben darinya , Namun tidak mau abil pusing kenzo mengabaikannya
Lobby hotel X
" Sayang ! Makan yuk , Aku laper ! " ucap nyonya besar
" Makan ? Sayang kamu yang benar aja , Kita kan baru habis pulang dari restoran tadi , Masa kamu lapar lagi ? " ucap tuan besar sedikit bingung menatap istrinya
" Kan sudah ku bilang aku laper , Kok kamu seperti gak mau nemenin aku makan sih sayang , Kejam sekali ! " ucap myonya merajuk
" Bukan begitu sayang "
" Ya sudah ! Kalo gitu aku pergi sendiri aja " ucap nyonya besar memotong percakapan tuan besar
Nyonya besar mengambil tas yang dia taruh tadi dan berjalan laju meninggalkan suaminya , " Tega sekali daddy mu nak ! Mommy lagi laper malah dibiarkan kelaparan sih !" ucap nyonya kesal
Sebenarnya nyonya besar sudah 3 minggu dalam fasa kehamilan , Dia mengetahui kehamilannya saat lagi mengadakan arisan sama teman temannya , Merasa mual membuat dirinya tidak betah dan langsung ke hospital swasta ditemani salah satu temannya buat pemeriksaan kesihatan , Namun dia mendapat kejutan saat mengetahui kehamilannya
Tentu saja dia senang karna sekian lama dia menginginkan anak kedua baru sekarang dia bisa hamil lagi , Jangan salah faham okay ! Nyonya besar saat ini baru berumur 41 tahun , Meskipun sedikit terlambat untuk dirinya hamil namun tidak menjadi masalah karna dia akan menjaga bakal anaknya itu
Nyonya besar sengaja merahsiakan kehamilannya karna ingin membuat kejutan untuk sang suami , Tapi suaminya seperti tidak bisa menangkap perlakuan aneh yang dia lakukan contohnya saat mudah merasa kelaparan. ,Tetap saja suaminya tidak memahami
Setelah keluar dari kamar hotel nyonya berjalan sambil ditemani pengawalnya , setelah berjalan cukup lama nyonya sampai di satu persimpangan jalan raya yang sedikit sibuk dengan penduduk , Kerana masih merasa kesal nyonya besar tidak menyadari saat sebuah truk besar sedang menuju dengan laju dan hampir menambraknya , Para pengawal tidak sempat berlari mengikut nyonya besar sedikit tertegun karna melihat nyonya besar hampir ditindas truk besar itu
" Aaarghhh ! " teriak nyonya besar saat menyadari truk besar benar benar hampir dengannya dan tubuhnya seperti membeku tidak bisa bergerak , Tiba tiba sebuah tangan terulur menarik tubuh nyonya besar
Giovarno kenzo rahardian
Benjamin
__ADS_1