Cinta Sang Casanova

Cinta Sang Casanova
CP35. Kontrak pernikahan


__ADS_3

" Berani sekali menyentuhku ! " ucap pria tmpan itu melepaskan ciuman dari claudia dan segera bangun dari tempatnya


Claudia yang titolak langsung terjatuh ke lantai , Kejadian itu menarik perhatian para pengunjung club , Bahkan tidak sedikit di antara mereka yang memandang liar ke tubuh seksi claudia


" Emang siapa kamu ? Lansung tidak bisa disentuh sedikit pun ! Percaya tidak aku bisa membuat kamu menjadi priaku seumur hidupmu " balas claudia linglung


Pria itu tadi menatap tajam wajah claudia " Kenapa wajahnya seperti tidak asing " pikir pria itu lagi


" Jangan pikir dengan kekuasaan yang kamu punya bisa membuatku tunduk nona , Anda tidak mengenali diriku yang sebenarnya " balas pria itu lagi


" Kalau aku bilang tidak peduli ya tidak peduli ! Mau aku jadiin kau priaku juga bisa apa kamu ? " ucap claudia meracau


Pria itu menjongkok menyamai ketinggian claudia yang terduduk di lantai , Sumringah mulai muncul di bibir seksinya , " Pantas aku seperti mengenali mu nona , Rupanya kau wanita murahan yang menggoda suami orang " ucap sang pria lagi


" Siapa wanita murahan yang kau bilang ! " bentak claudia tidak terima dan berusaha bangun dan berdiri tegak di hadapan pria tadi


" Aku tidak punya waktu meladeni mu , Carilah pria lain melayani ghairahmu itu " balas sang pria dan berlalu menuju ruang private


Claudia yang malu diperlakukan seperti itu dihadapan orang ramai mulai mengepal tangannya , Meski dia sedang mabuk berat tapi dia masih bisa mengontrol kesadarannya yang semakin menipis


Claudia menghubungi temannya yang juga berada negara J , Setelah habis kuliah dan mendapat sertifikat kedokteran claudia sudah jarang menghubungi temannya itu


" Hallo , Siapa ini ? " terdengar suara lembut di panggilan


" Ini aku , Apa kau masih memilikinya ? " tanya claudia


" Clau ? Itu sungguh kamu ? Ada apa mencariku ? " tanya wanita yang dikenali sebagai winnie


" Aku tidak punya waktu buat jelasin , Sekarang ku tanya kamu masih memilikinya tidak ? " ucap claudia tidak sabaran


" Maksudmu barang berhargaku itu ? Untuk apa menanyakannya ? Apa kau membutuhkannya ? " balas winnie


" Sudah ku bilang tidak punya waktu buat jelasin , Bawakan padaku sekarang , Di Club Xx " ucap claudia sembari mematikan panggilannya secara sepihak


Winnie merupakan teman baik claudia , Dia sudah sangat memahami karakter claudia yang begitu manja namun mempunyai hati yang hangat , Hanya saja setelah claudia mulai menaruh rasa obsesinya pada kenzo membuat hati nurani wanita itu menghilang walaupun claudia sudah menjalin hubungan bersama kenzo namun sikap obsesinya tidak bisa hilang ditambah sikap dingin kenzo yang tidak terlalu menerima dirinya membuat perasaan ingin memiliki kenzo semakin besar


Setelah hampir 30 menit menunggu claudia semakin kesal , Dan kembali meneguk winenya , Siapa sangka wanita yang terlihat begitu polos sungguh kuat minum minuman keras


" Clau ! " sapa winnie


" Akhirnya kau datang juga " balas claudia


" Kamu sendirian disini? Pada mabuk lagi " ucap winnie terlihat khawatir


" Sudah ! Tidak perlu omong kosongnya , Sekarang berikan aku barangnya " pinta claudia


" Nih ! Emang mau ngapain " tanya winnie sembari menyerahkan bungkusan kecil berwarna putih dalam keadaan sembunyi


" Sekarang aku perlu bantuanmu buat guna barangnya " ucap claudia


" Maksudmu ? Ken ada disini ? " tebak winnie yang mengira kenzo berada di club itu


" Bukan ken , Tapi pria dingin yang bakal aku jadikan peliharaan " ucap claudia dengan seringai liciknya


" Habis siapa orang itu " tanya winnie


" Tidak usah banyak nanya , Aku perlu bantuanmu biar pria itu menggunakan barangnya " balas claudia


" Sebentar clau ! Menggunakan barangnya itu bisa , Tapi mau melayani effect nya itu siapa ? Malah dibilang dijadikan peliharaan , Kamu tidak bercandakan clau ? " ucap winnie kaget


" Dia bilang aku perempuan murahan winn , Dan sekarang aku akan buktiin siapa yang lebih murahan dariku " ucap claudia dengan tekadnya


Mereka memulai rencana untuk membuat pria tampan yang dingin itu menerima balasan dari claudia

__ADS_1


Keesokkannya alana sudah lengkap dengan setelan pakaian kerjanya. ,Hari ini dia akan menemui tuan muda keluarga bangsawan yang menjadi mangsa pembantai sama seperti yang terjadi pada keluarganya


Namun sebelum itu , Alana akan pergi ke apartment kenzo untuk menemuinya , Kenzo sudah mengatakan padanya bahawa kenzo ingin membicarakan hal penting padanya , Tidak tahu mengapa hati alana sedikit gugup memikirkannya


Ting ! Tong ! Ting ! Tong !


Ceklek ! setelah beberapa saat , pintu apartment terbuka dan menampilkan kenzo yang mengenakan pijama mandinya , Rambutnya yang masih basah membuktikan pria itu baru selesai acara mandinya


" Kamu sudah datang , Masih begitu pagi namun kamu sudah merindukanku " ucap dengan seringainya kenzo membiarkan istrinya masuk ke apartment


" Tidak usah gombal , Aku punya meeting penting sebentar lagi , Mungkin tidak ada waktu seharian ini , Jadi sengaja datang menemui mu terlebih dulu " ucap alana menahan gugupnya


Melihat wajah segar dari kenzo membuat alana tertegun , Untung saja sudah menjadi suaminya jika wanita lain yang melihat penampilan kenzo saat ini , Alana mungkin bisa kena penyakit mental karna menahan rasa cemburunya , Sebentar ! Cemburu ? Alana cemburu ?


" Baiklah , Sepertinya kamu beneran sibuk sekali " ucap kenzo meraih tangan alana dan membawanya ke ruang tamu yang bisa menjadi tempat perbicaraan pentingnya


Alana hanya terdiam melihat perilaku manis kenzo , Entah mengapa hatinya merasa tidak enak ,


" Duduklah disini dulu , Aku akan kembali " ucap kenzo seraya berjalan menuju kamarnya meninggalkan alana sendirian di sana


Tidak lana setelah itu kenzo kembali dengan memegang sampul coklat di tangannya , Alana yang melihat situasi yang sedang dia hadapi semakin memahami isi perbicaraan yang akan kenzo ajukan untuknya , Sepertinya alana harus mempersiapkan hatinya mendengar ucapan kenzo


" Apa kamu mau minum sesuatu , Aku bisa ambilkan " ucap kenzo berbasa basi


" Tidak usah , Terus ke intinya saja " balas alana


Kenzo menghela nafasnya , Mungkin alana akan sedikit tersakiti karna ucapannya , Namun dia tidak bisa mengikat alana disisinya , Mau bagaimana pun , Kenzo berjanji akan melepaskan alana mengikut kontrak tahunnya


" Sebenarnya ada hal penting yang mau aku bicarakan , Sejujurnya aku tahu kamu juga tidak menyukai pernikahan ini , Intinya kita sama sama terpaksa memenuhi perjodohan yang terjadi di antara kita " ucap kenzo


Alana sudah bisa menebak isi perbicaraan , Perlahan alana mulai mengepal tangannya


" Aku memilki janji yang akan aku tunaikan pada seseorang , Iaitu menikahinya saat aku menemuinya , Namun karna perjanjian pernikahan yang diatur oleh keluarga kita membuat aku tidak bisa menunaikan janjiku " ucap kenzo lagi


" Aku sudah memutuskan membuat surat kontrak antara kita , Kamu bacalah " ucap kenzo menyodorkan sampulnya kepada alana


Alana hanya menatap datar sampul coklat dihadapannya , Secara perlahan dia meraih sampul itu dengan hati yang sedikit berdebar dan membuka isinya


Ternyata itu surat kontrak pernikahan , Dan pernikahan itu akan berlangsung selama 2 tahun bermula dari hari pertama mereka mendaftar pernikahan


Alana membaca dengan perlahan isi kontrak itu meski hatinya terluka namun alana masih menjaga raut wajahnya supaya tidak terlihat lemah


Isi kontaknya berbunyi pihak pertama iaitu tuan kenzo dan pihak kedua nona alana




Pihak pertama akan melayani segala kebutuhan pihak kedua seperti sepasang suami istri dengan baik




pihak pertama tidak akan menyentuh pihak kedua selama dalam tempoh pernikahan supaya tidak merugikan pihak kedua




Segala fasilitas pihak kedua harus ditanggung pihak pertama supaya memberian nafkah dari pihak pertama berjalan lancar


__ADS_1



Kedua pihak harus bekerjasama menjaga rahsia kontrak dihadapan keluarga dan orang yang mengetahui pernikahan ini supaya tidak merusak kontraknya




Kontrak tamat setelah 2 tahun dilaksanakan ,




Sekiranya terjadi pelanggaran dalam tempoh pernikahan maka mana mana pihak perlu membayar denda sesuai kesepakatan sebagai kompensasi untuk pihak yang rugi


Kontrak ini bisa terbatal sekiranya kedua pihak saling jatuh cinta


Alana terkaku sebentar memahami isi perjanjiannya , Sungguh dia tidak tahu harus mengatakan perasaannya saat ini . segala macam perasaan bercampur aduk dan membuat alana pusing sendiri


" Aku perlukan masa memikirkannya " ucap alana


" Aku mengerti , Pikikan secara baik keputusanmu , Setelah 2 tahun aku akan melepaskanmu dan tidak perlu menjadi istriku lagi " ucap kenzo dengan nada beratnya


Saat ini kenzo hanya menahan rasa hatinya yang sedikit sakit dengan tindakan egoisnya , Tetapi pikirannya sangat mendukung dengan keputusan ini


Alana bangun dari sofa yang dia duduk dan berdiri dengan tatapan yang sulit diaartikan , Terlihat ada sedikit raut sendu di wajah alana yang kenzo perhatikan


" Maafkan keegoisanku " pikir kenzo


" Aku masih ada beberapa urusan yang harus kukerjakan , Masalah kontrak ini akan segera ku pikirkan , " ucap alana berjalan menuju pintu keluar


" Jangan memaksa dirimu begitu keras , Jika kau tidak menyetujuinya juga tidak mengapa , Aku tidak mahu membuatmu merana disisiku , Jelas kau tahu aku memiliki perjanjian pernikahan dengan seseorang , Sulit bagiku mengabaikan masalah ini " ucap kenzo perlahan


" Tidak usah terlalu memikirkanku ken , Sejak awal pernikahan kita memang sudah diatur , Dan kamu memiliki perjanjian pernikahan juga tidak bisa disalahkan " balas alana berlalu pergi tanpa kenzo sadari alana sudah mengalirkan air matanya


Kenzo hanya terdiam ditempatnya saat ini , Perasaan bersalah menguak didadanya , " Apa benar pilihanku " gumam kenzo menatap pintu apartmentnya


Alana yang tidak bisa menahan sedihnya langsung menuju ke apartmentnya , Air matanya tidak bisa berhenti mengalir membuat make up tipis yang dioles di wajahnya berantakkan


" Kenapa aku merasa sakit mendengar perkataanmu ken " ucap alana sendu


" Apa sedikitpun kau tidak memiliki perasaan untukku ? "


" Ada apa denganku ini ? Mengapa aku merasa sedih ditolak seperti ini ? "


" Air mata sialan , Berhentilah keluar dari mataku , Apa kau tidak tahu aku ada pertemuan penting selepas ini "


" Tidak bisa , Aku juga tidak akan mengalah ken , Karna aku juga sudah berjanji sama mommy bahawa menantunya hanya aku , Meski kamu menolak juga akan kupastikan kamu jatuh cinta padaku " gumam alana sembari memerhatikan sampul coklat di tangannya


Setelah berhasil menenangkan diri alana segera merapikan make up nya yang sempat berantakkan karna tangisannya


setelah beberapa saat alana menghubungi rey , Namun alana dibuat bingung karna tangan kanannya itu tidak menjawab panggilannya


Merasa aneh , alana langsung menghubungi markas untuk mengetahui keberadaan rey , namun nihil rey tidak bisa dihubungi membuat alana sedikit khawatir ,


Secara perlahan alana mulai melupakan kesedihannya yang tadi dan mencari keberadaan rey tangan kanan kepercayaannya



Alana putri ariella pratama


__ADS_1


Reyhan


__ADS_2