
Alana menutup matanya , Pikirannya melayang memikirkan kenzo akan menyentuh tubuhnya , sejujurnya alana masih belum siap melakukan itu , Keringat mulai membasahi pipinya
" Bukankah lebih mudah jika kamu melakukan permintaan ku tadi , Rupanya tidak menurutinya karna ingin memberiku menikmati makan siang yang indah " ucap kenzo menahan senyum melihat wajah alana yang berkeringat dan panik itu
" Argh ! Sulit sekali ingin .emakan mu jika pakaianku masih disini " ucap kenzo sengaja memancing reaksi alana
Alana menelan salivanya dengan susah payah , Mendengar perkataan kenzo membuat dia membayangkan tubuh pria itu
" Apa tubuhnya lebih putih dariku ? " pikir alana
sembari mengerutkan keningnya , Jelas sekali kenzo melihat perubahan wajah alana
" Ternyata kamu tidak sepolos wajahmu " pikir kenzo menyeringai
Merasa agak lama kenzo tidak melakukan apa pun padanya membuat alana perlahan membuka matanya , Jelas dilihatnya wajah kenzo yang sedang tersenyum aneh ke arahnya
" Wahh , Kamu benar benar ingin aku mencicipi mu " ucap kenzo berpura pura kaget
Wajah alana mulai memerah , Sedikit malu dan kesal ternyata kenzo sedang mengerjainya , Jelas dihadapannya kenzo lengkap berpakaian , Tidak seperti perkataan yang tadi yang ingin melepaskan pakaiannya
" Kurang kerjaan kamu ! Sudah minggir sana " ucap alana dengan wajah kesalnya
Kenzo hanya tertawa melihat tingkah laku alana yang terlihat berantakan karna dikerjai olehnya , Entah mengapa kenzo menyukai wajah alana yang terlihat memerah dan kesal itu sungguh membuat kenzo semakin ingin melakukannya lagi
Setelah alana kembali menetralkan perasaan malunya , Dia sudah siap menyarung apron memasaknya , Alana ingin mengikat tali apronnya tetapi tangan kekar milik kenzo terhulur ke arah pinggangnya , Memeluknya dari arah hadapan dan mencapai tali apron serta menyimpul nya , Namun kenzo sengaja menlengah lengahkan waktu membuat alana semakin kesal
" Berhentilah menggoda ku ken ! " ucap alana
" Aku sedang membantumu " balas kenzo yang semakin mengeratkan pelukannya , Kenzo merasa nyaman memeluk alana , Dan dia tidak mahu melepaskan pelukkan nya
" Kamu sudah lama menyimpul talinya , Sekarang lepaskan aku , Aku mau siapkan makanan " ucap alana menolak dada bidang kenzo
" Sayang , Menu hari ini tidak usah kamu masak , Cukup kamu masuk ke kamarku dan berbaring manis di kasurku , Itu sudah membuatku cukup puas dengan makan siangnya " ucap kenzo lagi
" Kamu jangan mulai deh ken , Sedari tadi menggangu aku , Sudah pergi mandi sana ! Aku mau menyiapkan makan siang " ucap alana lagi sembari melepaskan tangan kenzo di pinggangnya
Namun dengan gerakkan pantas kenzo mengangkat tubuh munggil alana dan meletakkannya di kursi yang tidak jauh dari situ , Ruang makan ini juga tersedia meja yang berukuran sederhana , Pas buat 2 orang jika ingin menggunakannya
" Apa yang kamu lakukan ken " kata alana
" Makan siang hari ini biar aku yang siapkan , Kamu duduk yang manis aja disini " ucap kenzo sembari mengacakkan rambut alana
Alana hanya terdiam menerima perlakuan manis kenzo terhadapnya , Perasaan hangat yang kenzo berikan padanya membuat oerasaan alana semakin mendalam
" Apa dia sungguh menerimaku sebagai istrinya ? " Pikir alana ragu namun mengingat perkataan kenzo tadi malam membuatnya sedikit tersenyum
" Meski kamu bilang aku manusia egois juga aku tidak akan menceraikanmu , Asal kamu tahu , sekali pun sudah menjadi istriku , Maka kamu tidak akan pernah lepas dariku giovarno kenzo rahardian ! selamanya kamu milikku "
perkataan kenzo masih terngiang ngiang di kuping alana , Dan saat ini alana sedang memperhatikan gerak geri kenzo yang terlihat lincah dalam memasak , Membuat alana sedikit kagum
Ditambah gaya kenzo memotong sayuran begitu cepat dan sayurannya juga terpotong rapi semakin membuat alana tidak bisa mengalihkan pandangan matanya
Seketika di benak alana ingin menghiburkan kenzo , Pas di saat seperti ini kenzo sedang memasak maka dia akan menemani dan menghiburkan kenzo , Terlebih alana menemui sebuah ruangan muzik saat dia pertama kali sampai di sana membuatnya berjalan kembali ke kamar itu
Kenzo hanya memperhatikan tingkah alana yang membuatnya menggeleng kepala , Namun tersungging senyuman kecil di wajahnya " Entah apa yang ingin dia lakukan " ucap kenzo pelan
Alana kembali membawa gitar di tangannya , Dan kembali di tempat duduknya yang tadi , Kenzo hanya memandang ke arahnya namun tidak mengatakan apa pun ,
" Karna kamu mau menyediakan makan siangnya , Maka aku akan bernyanyi untukmu " ucap alana dengan sunyuman tulusnya ke arah kenzo seketika kenzo membalas kembali senyuman manis alana
" Teruskan " ucap kenzo singkat
Alana kembali fokus pada gitar di tangannya , Mengingat not not gitar membuat alana sedikit mengambil waktu setelah berulang kali mencobanya , Alana sudah kembali mengingatnya
Oh there she goes again
Every morning it's the same
__ADS_1
You walk on by my house
I wanna call out your name
I wanna tell you how beautiful you are from where i'm standing ,
You got me thinking what we could be 'cause
I keep craving , Craving you Don't know it but its true
Can't get my mouth to say the word's they wanna say to you
This is typical of love
I can wait anymore , I won't wait
I need to tell you how i feel when i see us together forever
In my dream ,
You with me
We'll be everything i wanna us to be
And from there , Who knows
Maybe this will be the night that we kiss for the first time
Or it that just me and my imagination
We walk , We laugh , We spent our time walking by the ocean side
Our hand are gently intertwined
A feeling i just can't describe
Thinking we could not belong
To something so damn beautiful
So damn beautiful
I keep craving , Craving you Don't know it but its true
Can't get my mouth to say the words they wanna say to you
This is typical of love
I can't wait anymore , I won't wait
I need to tell you how i feel when i see us together forever
In my dreams , You with me
We'll be everything i wanna us to be
And from there , Who knows
Maybe this will be the night that we kiss for the first time
Or it that just me and my imagination
Imagination.. Imagination ,,, oh
In my dreams , You with me
We'll be everything i wanna us to be
__ADS_1
And from there , Who knows
Maybe this will be the night that we kiss for the first time
Or it that just me and my imagination
I keep craving craving you don't know its but its true
Can't get my mouth to say words they wanna say to you...
Nyanyian alana yang penuh perasaan untuk kenzo , Sebenarnya lirik lagu itu sudah membawakan rasa cinta alana untuk kenzo , Hanya saja alana tidak tahu bagaimana ingin mengungkapkan perasaannya , Dan menyanyikan lagu merupakan luahannya karna mengandungi butir butir ayat yang mewakili alana sendiri
Kenzo menepuk tangannya dan perlahan menghampiri alana ,
" Muah ! " kenzo memberikan ciumannya kepada alana membuat wanita itu tersenyum malu
" Kamu sangat berbakat sayang , Aku bertuah memiliki mu " ucap kenzo menatap lekat wajah alana
" Seharusnya aku yang bilang itu padamu , Kamu pria tampan, Bisa nyanyi , Bisa masak. ,Bahkan kamu bisa mengemas malah kaya lagi , Beruntung aku memiliki mu " balas alana dengan senyuman manisnya menatap wajah kenzo
Kenzo tersenyum mendengar perkataan jujur alana , " Dia sungguh menyukaiku ? " pikir kenzo dengan senyum di wajahnya
" Akhirnya kamu mengakui aku pria tampan dan kaya juga " ucap kenzo dengan seringainya
" Aku tarik kembali perkataanku. ,Seharusnya ditambah kenarsisan yang tinggi itu baru benar " ucap alana mengambil langkah seribu melarikan diri dari kenzo ,
Karna dia yakin pria itu akan membalas perkataannya dengan kontak fisik , Itu membuat alana salah tingkah jika sering berhadapan dengan kenzo
" Sayang ! Sepertinya kamu minta dihukum ya " teriak kenzo
Untung makan siang mereka sudah siap saat alan sedang bernyanyi tadi , Sekarang tidak ada yang bisa menghambat kenzo dari mengejar alana dan memberikan hukuman untuk wanita itu
Alana cukup pintar bersembunyi , Baginya tempat teraman jika ingin selamat adalah berada di kawasan musuh , Dan sekarang dia sudah menyelinap ke kamar kenzo dan bersembunyi di lemari pakaian pria itu ,
Pada awalnya dia ingin bersembunyi di kamarnya , Namun pikirannya memaksa dia bersembunyi di kamar suaminya , Sekalian melihat dekorasi kamar pria itu
Kenzo mencari alana di kamarnya , Namun hasilnya nihil namun kenzo memiliki ide yang licik di kepalanya , Dengan segera dia mengeluarkan ponsel dan mengarah masuk ke kamarnya ,
Alana yang bersembunyi menahan dari melakukan pergerakkan yang membuat kenzo menyadarinya
Kenzo hanya terbaring di kasurnya , Perlahan dia mulai membuka pakaian atasnya membiarkan dada bidang yang putih mulus itu polos tanpa pakaian , Kemudian dia mengarah ke lemari pakaiannya ingin mengambil pakaian baru
Alana yang bersembunyi memerhatikan kenzo di celah pintu lemari namun matanya menangkap sosok tubuh polos itu begitu menggoda , tanpa alana sadari dia menelan salivanya melihat tubuh bidang pria itu yang terlihat menggoda
Kenzo membuka lemari pakaiannya , Dia sengaja berlama di sana memilih pakaiannya meskipun kelibat alana tidak terlihat di sana namun seringai licik mulai muncul di wajah kenzo
Setelah memilih baju berlengan panjang , Kenzo kembali menutup pintu lemari dan berjalan keluar kamar ,
Ceklek ! pintu kamar tertutup , Padahal kenzo masih berada didalam kamar hanya saja ingin membuat alana keluar dari tempat persembunyiannya
Perlahan alana mulai keluar dari lemarinya , Baru saja merangkak keluar , Sebuah tangan kekar memeluknya dan menarik tubuh alana lalu melemparnya di kasur ,
Alana ingin berteriak namun suaranya tertahan ditambah melihat wajah kenzo membuat alana mengurung niatnya ,
" Sudah cukup bermainnya sayang ? Ucap kenzo menyeringai
" Apa yang mau kamu lakukan ? " ucap alana saat melihat kenzo melepas kembali pakaiannya
" Mencicipimu " ucap kenzo
Giovarno kenzo rahardian
Alana putri ariella pratama
__ADS_1
Mohon tinggalkan like dan komentar kalian 😊