
Di dalam sebuah hotel mewah di atas kasur hotel menampilkan dua manusia yang masih nyenyak dibuai mimpi bahkan saling berpelukkan seolah olah memberi kehangat di malam yang dingin
" Ughh ! " Rey mengerjapkan matanya berulang kali sebelum dia mendapat kesadarannya , Setelah beberapa saat rey memperhatikan ruang kamar yang terlihat asing baginya ,
Perlahan rey memusingkan kepalanya menatap wanita yang masih nyenyak tidur yang mengalaskan selimut menutupi tubuh polosnya , aroma anggur masih melekat ditubuh mereka meyakinkan rey bahawa dia berada dalam keadaan mabuk ketika meniduri wanita di sebelahnya
Rey bangun dari kasur dan menampilkan tubuh badannya yang kekar terlihat roti sobeknya yang mengiurkan disamping otot tangannya yang dipenuhi urat timbul membuat setiap para wanita hanya mampu menelen saliva mereka , Sungguh atletis tubuh pria tampan itu ,
Rey berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya yang dipenuhi noda anggur dan ****** ***** dari percintaan panasnya , Namun karna dalam keadaan mabuk rey tidak menikmati waktu panas itu , Malah berdecak kesal karna dirinya dengan mudah meniduri wanita bayaran
Claudia saat ini yang masih terlelap segera bangun setelah merasa tidurnya agak lama , Ingatannya kembali mengingat saat dia sedang mabuk berat , Malah claudia mengingat jelas tindakannya memerangkap pria tadi malam membuat claudia syok setengah mati , Tidak disangka saat mabuk claudia membuat rencana gilannya dan lebih parahnya lagi claudia sadar pria itu masih berada didalam kamar hotel saat ini
Claudia meraih gaunnya yang berselerakkan di lantai dan dengan pantas mengenakan pakaiannya , Setelah siap mengenakkan pakaiannya , Claudia menulis memo dan meninggalkan sejumlah wang lalu segera keluar dari kamar hotel tanpa menemui sang pria
Rey yang baru habes dari mandinya hanya mengenakan jubah mandinya , dia memperhatikan kawasan sekitarnya , Dia berniat membuat perhitungan dengan wanita yang tidur dengannya namun hampa saat wanita itu tidak berada disana ,
Bahkan rey melihat sebuah memo dan sejumlah wang yang sengaja ditinggalkan wanita itu , Rey tidak memperhatikan wajah sang wanita saat tidur tadi dan sekarang dia kehilangan kesempatan untuk membuat perhitungan
Rey jelas mengetahui meski dalam keadaan mabuk tetapi rey masih bisa menahan kesadarannya , Setelah meneguk secawan anggur membuat rey kehilangan kesadaran dan rey yakin dia sudah diperangkap , Rey mengambil memo yang ditinggalkan sang wanita
" Malam hangat bersama mu sungguh membuatku puas , Terimalah bayaran atas kerja kerasmu "
" Sialan ! Dia mengira aku apa ? " bentak rey sembari melempar selimut di hadapannya
Pandangan mata rey menangkap sebercak darah yang rey yakini wanita itu masih perawan , Membuat rey semakin gelisah malah disaat seperti ini pintu kamar hotelnya berbunyi
Tok ! Tok ! Tok !
Rey segera maju melihat tetamu yang datang ke kamarnya , Setelah membuka pintu kamar terlihat jelas wajah beberapa anak buahnya yang mengenakan pakaian serba hitam membuat rey berpikir keras ,
" Sedang apa kalian disini ? " tanya rey
" Nona muda alana meminta anda segera menemuinya di markas tuan " balas salah seorang pria itu
Dengan kesalnya rey merutuki kebodohannya yang melupakan perjanjian penting yang diadakan hari ini malah membuat alana mengirim anggota klan mencarinya sungguh membuat rey semakin frustasi
" Tunggulah sebentar , " Ucap rey
" Kau ! aku ingin kau mengecek cctv siapa wanita yang keluar dari kamarku dan dapatkan latar belakangnya juga , Berani sekali mempermainkan ku ! Dan kau ! Bawakkan pakaian baru untukku " ucap rey tegas
" Baik tuan " balas kedua pria yang ditunjuk rey dan berlalu menjalankan perintahnya
Rey kembali ke kasurnya dan menenangkan dirinya , Rey kembali mengingat kejadian tadi malam
Flashback !
Setelah mengantar alana ke apartment rey melaju menuju ke club yang tidak jauh dari apartment , Melihat kemesraan alana dan kenzo membuat rey terluka dan saat ini rey ingin menenangkan hatinya ,
__ADS_1
Setelah memarkirkan mobilnya , Rey berjalan dengan santainya memasuki bangunan yang dipenuhi manusia di malam hari itu , Suara muzik remix dan tarian dari sang penari bayaran membuat suasana begitu meriah
Rey berjalan mendekati bartender dan memesan minumannya , Setelah beberapa saat ice blue sea wine sudah berada dihadapannya , Dengan sekali teguk minuman itu sudah tinggal separuh ,
Tidak lama kemudian seorang wanita yang tidak asing dimatanya dengan tiba tiba memeluk tubuh atletisnya dan mengakui dirinya sebagai pria wanita itu
Setelah menyadari wanita itu adalah mantan pacar kenzo yang sekarang sudah menjadi suami alana membuat rey semakin benci memandang tubuh kecil itu , Dengan sedikit sindiran tajam rey berjalan meninggalkan wanita itu
Setelah memesan sebuah ruang private rey menghabiskan masanya bersendirian disana , Merawat luka karna kehilangan wanita yang dicintainya diam diam selama ini
Setelah beberapa saat , Ruang rey dimasuki wanita yang mengatakan rey memesan wine yang agak mahal namun rey tidak mempermasalahkan harganya ,
Rey bukanlah orang sembarang latar belakangnya juga bisa dibilang keluarga yang hebat bahkan tidak kurang anggota keluarganya yang diakui kekayaannya namun dirinya yang bekerja sebagai tangan kanan alana memiliki beberapa rahsia penting bahkan alana tidak mengetahui siapa diri rey yang sebenar
Rey kembalj berpikir jenama wine yang diteguknya malam tadi rey yakin wine itu bermasalah karna dalam sekali teguk rey sudah hilang kesadarannya
" Domaine de la romanee conti 1990 ! " ucap rey setelah mengingat nama wine yang termahal diantara 10 termahal di dunia
Setelah anak buahnya kembali dengan setelan pakaian , Rey segera kembali menemui alana dan sebelum itu rey sempat mengunjungi club malam itu untuk meminta botol wine yang sudah dihantarkan kepadanya tadi malam
Setelah beberapa saat rey mendapat botol minuman yang disajikan kepadanya tadi malam , Rey merasa aneh karna minuman itu bukanlah secara pribadi dipesan rey malah itu adalah kiriman dari orang lain yang menggunakan nama samaran untuk membuat rey menerima minuman itu
" Wine termahal bukan begitu mudah bisa dipesan melainkan mempunyai koneksi tinggi dan kekuasaan yang besar , Siapa yang sudah menjebakku ? " pikir rey dengan wajah datarnya
Rey kembali ke markas dengan terburu buru , Bisa dipastikan rey mungkin akan menjadi bahan uji kaji alana sekiranya wanita itu benar benar marah karna kecerobohannya
Tok ! Tok ! Tok !
" Nona muda " ucap rey
" Jelaskan padaku ! " ucap alana
" Maafkan aku nona , Atas kecerobohan ku membuat anda dalam kesulitan " ucap rey bersalah
" Siapa yang menjebakmu ? " tanya alana menatap intens rey
" Anda mengetahuinya ? " balas rey tertegun
" Sebelum aku mengirim anggota menemuimu , Aku sudah mengerahkan tenaga memeriksa apa yang sudah terjadi padamu , Bahkan beberapa saksi juga sudah ku temukan , Kau pikir bagaimana aku bisa tahu jelas keberadaanmu dan meminta anggota menjemputmu terlebih dahulu " ucap alana tenang
" Maafkan aku nona " ucap rey
Alana melangkah berjalan mendekati rey dan memeluk tubuh rey seketika membuat rey tercegang
, Sebenarnya alana mengetahui perasaan rey namun alana tidak bisa menerima rey karna alana sudah menganggap rey sebagai kakaknya , Saat mengetahui kehilangan rey membuat alana hilang kendali , Mau bagaimana pun posisi rey sangat penting bagi alana
Dengan pantas alana meminta anggota black rose untuk mengecek cctv perjalanan rey setelah menghantarnya tadi malam , Bahkan alana menyuruh anggotanya untuk memeriksa keadaan club serta sedikit mengancam menghancurkan club jika sang pemilik enggan memberi kerja sama , Setelah mendapat rekaman cctv keberadaan rey ,
__ADS_1
Alana menyuruh anggotanya menjemput rey sesegera mungkin , Karna suasana gelap di club membuat alana tidak bisa melihat jelas wanita yang memapah rey ,
Bahkan cctv hotel juga hanya menampilkan pakaiannya saja bahkan wajahnya ditutup menggunakan jaket kulit , membuat alana kesal sendiri , Sungguh licik wanita ini
Setelah mengetahui kronologi kejadian yang menimpa rey , Alana yakin semua itu berpunca karna rey sedih disebabkan pernikahan alana , Namun mendengar rey dijebak dengan seorang wanita membuat alana sedikit kesal ,
Alana ingin menemui wanita itu terlebih dahulu dan menghukumnya namun alana kembali memikirkan perasaan rey , Sudah pasti rey lebih layak menghukum wanita itu dan alana memutuskan akan memberi kesempatan bagi rey melakukannya
jika rey tidak mengambil tindakan sudah dipastikan alana yang akan turun tangan membalas perbuatan wanita itu
" Nona ! " ucap rey terbata saat dipeluk oleh alana
" Maafkan aku karna sudah menyakitimu rey , Aku tahu jelas perasaanmu namun aku sudah menganggap dirimu sebagai kakakku " ucap alana perlahan
" ....."
Perlahan alana melepaskan pelukkannya , Dia bisa melihat wajah rey yang terlihat sendu dan sedikit kemerahan diwajahnya
" Bisakah kau melupakan perasaanmu untukku rey " ucap alana
" Anda tidak perlu meminta maaf padaku nona , Sudah menjadi kesalahan ku karna memiliki perasaan padamu " ucap rey singkat
" Aku sudah menjadi istri seseorang , Bukankah sudah masanya kau mencari pengganti ku ? "
ucap alana
" Aku akan mencuba melupakan perasaanku padamu nona , Tapi anda tidak perlu khawatir mengenai hal peribadi nona " ucap rey
" Sekarang apa rencana mu ? Jika kau tidak mau menghukumnya , Maka biarkan aku yang melakukannya " ucap alana mengganti topik perbualannya
" Anda tidak perlu mengotorkan tanganmu nona , Masalah kecik seperti ini mudah bagiku untuk mengurusinya , Aku akan membalas perbuatannya nona " ucap rey
" Baiklah jika itu maumu , Maka aku akan membiarkan kamu membuat keputusan , Jika mempunyai masalah jangan sungkan meminta pertolongan ku " balas alana
" Baik nona " ucap rey
" Sekarang waktunya untuk makan siang , Ayo temenin aku " ucap alana
" Tapi nona , Pertemuaan dengan tuan richard lim bagaimana ? " tanya rey
" Aku sudah menyuruh darren untuk menangguh perjumpaannya , Tidak usah khawatir lagi " balas alana sedera mencapai tasnya dan berjalan keluar
Hari ini alana ingin mengajak rey untuk makan siang di restauran berdekatan pantai , Khusus untuk menghiburkan hati yang terluka , Sungguh cocok kedua manusia ini karna keduanya juga mempunyai luka di hati masing masing
Claudia senrose radja
__ADS_1