Cinta Sang Casanova

Cinta Sang Casanova
CP20. Menyusun rencana 2


__ADS_3

Brak ! Pintu ruangan kantor perusahaan terbuka tanpa diketuk terlebih dulu membuat pemilik ruangan mendesah pelan


" Apa kau tidak bisa mengetuk dulu sebelum masuk ke ruangan ku ! " ucap arya


" Ah sial ! Aku terlupa lagi " ucap pria itu sambil tersenyum kaku


" Ada apa kemari ? Tidakkah kau lihat aku lagi sibuk ? " ucap arya


" Aah iya ! Hampir saja aku terlupa , Apa kau melihat di internet hari ini ? Ada topik baru " balas pria itu


" Come on lah ricky ! Kau paling tahu aku seperti apa , Masih mau membicarakan hal tidak penting " Arya bersungut kesal diganggu asisten dan sahabat sekaligus itu


" Tidak penting ? Apa kau yakin tidak mahu tahu , Aku pikir kau akan menyesal kalo tidak memeriksanya sekarang " balas ricky sambil menyeringai


Melihat asistennya menyeringai sedikit aneh membuat arya tertanya tanya , " Apa begitu pentingkah berita itu " pikir arya


" Maksudmu apa , Bicara yang jelas ! Tidak usah bertele denganku ! " ujar arya


" Haishh ! Aku bilang juga percuma aja , Benar benar harus aku perlihatkan padamu " ucap ricky sambil menyerahkan tabletnya


" Apaan ini ? " tanya arya sedikit heran lalu meraih tablet yang disodorkan padanya


Mata arya membulat seketika saat melihat berita utama yang sedang kecoh di internet , Lalu bangun dan hampir berlari keluar ruangan , Untung saja ricky sempat menahan tingkah konyol sahabat atau senang dipanggil bosnya itu


" Ehhh ! Tenang dulu bos , Mau kemana ? " tanya ricky


" Masih mau tanya , menjemput tunanganku lah " balas arya


" Sepertinya akan sia sia kalo kau pergi tanpa ada rencana tuan " balas ricky


" Maksudmu apa ? " tanya arya dengan wajah dinginnya


" Kau sendiri tahu gimana alana menyembunyikan dirinya saat menghilang , Bahkan seperti ditelan bumi tidak bisa dilacak keberadaannya , Dan sekarang dia muncul di perusahaannya , Apa kau pikir dia akan menunjukkan dirinya lagi ? Aku pikir tidak ! " Ucap ricky


" Dan lagi berita dia saat ini sedikit berdampak pada perusahaannya , Meski sahamnya juga sudah naik tapi tidak mustahil dia bekerja dari tempat persembunyiannya , Berita sebesar ini dia pasti tahu cepat atau lambat kau akan mengetahuinya dan akan mencari lokasinya " Ucap ricky lagi


Arya menggela nafas kasar , Setelah hampir 5 bulan kepergian alana dari sisinya membuat dia semakin menggila , Sekarang bila mengetahui alana muncul di perusahaan cabang pusat di negara J malah dia tidak bisa menyusul ke sana ,


Tok ! Tok ! Tok !


Seketaris wanita itu membuka pintu ruangan ceo nya , lalu berjalan menghampiri ricky yang sedang berdiri di sisi meja bosnya


" Ada perlu apa ? " tanya arya


" Bos , Nona sarah mu sudah berada di bawah , Dia berkeras mau menemui anda " balas seketaris wanita itu lagi


" Biarkan dia masuk 20 menit lagi ! " ucap arya


" Baik bos " balas seketaris itu lalu beranjak pergi dari ruangan , Terasa suhu didalam ruangan begitu mencengkam membuat dia tidak ingin berlama di dalam sana


" Aku pikir kau sudah tidak berhubungan dengan wanita itu lagi ? " ucap ricky menyelidik


" Hanya pemuas nafsuku " balas arya singkat


" Kau benar gila bro ! Tunangan lari tapi kau masih bisa bermain gila di belakang " ucap ricky lagi


" Hubunganku dengannya sebatas hubungan ranjang , Aku tidak akan membiarkan dia disisi ku saat alana kembali lagi " balas arya


" Haish ! Sepertinya kau sudah gila benaran , Kau tahu kan sarah orangnya seperti apa , Masih mau menyimpan dia " ucap ricky


" Urusan sarah biar aku yang urus , lebih baik sekarang kau kembali ke ruanganmu dan memikirkan bagaimana membawa pulang alana , Aku tidak tahu bagaimana cara kau memikirkannya. ,Yang penting rencana mu harus berhasil " ucap arya


" Dasar kau bos kejam sekali ! " ucap ricky melangkah pergi ke ruangannya


" Huftt ! " Arya mengeluarkan nafas beratnya lagi


selang beberapa saat kemudian muncul seorang wanita dengan gaun hitam melekat ketat di tubuhnya dengan belahan kain disisi kanan sehingga paras paha putih mulus itu menegaskan betapa seksinya wanita itu


" Hi babe " ujar sarah berjalan menuju kearah arya dan tanpa diminta dia merebahkan diri di pangkuan arya


" Ada apa kamu datang ? " tanya arya


" Aku kangen " ucap sarah dengan suara menggoda


" Aku lagi sibuk " balas arya

__ADS_1


" Babe ! Apa kamu tidak kangen sama aku ? Aku baru aja mendarat dan terus cari kamu loh " ucap sarah


" Bagaimana perjalanan bisnes mu apakah lancar ? " tanya arya


" babe ini sarah lah , Apa yang aku inginkan tidak bisa ku dapatkan , kontraknya sudah ditanganku " balas sarah lagi


" Bagus " ucap arya


Sejak malam itu , Hubungan arya dan sarah mulai rapat , Bahkan bisa dikatakan akan ada adegan di atas kasur bagi memuaskan nafsu , Kini sarah bisa keluar masuk bukan setakat di mansion mewah arya tapi di perusahaan pria itu juga dia bebas kapan saja menemui arya ,


Sedikit sebanyak perihal sarah dan arya mulai dicium oleh wartawan dan menimbulkan banyak gosip di perusahaan , Bagaimana tidak mereka mengetahui tunangan arya hanya alana dan sekarang muncul entah dimana seorang pewaris keluarga Mu yang seksi di perusahaan besar itu malah dengan sesuka hatinya memasuki ruangan CEO


Negara J


Terlihat di satu cafe yang menghidangkan minuman coffee berbagai jenis dan beraneka hidangan pencuci mulut , Lebih tepat di meja hujung jendela menampakkan sosok wanita sedang berbual


" Terima kasih nona atas bantuanmu " ucap nyonya besar seraya memegang kedua tangan alana


" Hal kecil saja nyonya , Secara kebetulan aku juga ada disana karna ada urusan " balas alana


" Mau bagaimana pun kau telah menyelamatkan kami , Aku sungguh berhutang budi terhadapmu nona , Jika bukan karna bantuan mu tadi aku dan anakku bisa saja sudah berada di alam baka " ucap nyonya besar


" Anak ? Maksudmu nyonya ? Kau sedang hamil ? " tanya alana , Tidak sangka dia berjaya menyelamatkan dua nyawa sekaligus


" Iya , Usia kandungan ku baru 3 minggu " ucap nyonya


" Syukurlah kau tidak apa apa nyonya , Tapi apa kau yakin tidak mau pergi ke hospital untuk memeriksa keadaanmu ? Bagaimana pun kau sedang hamil " ucap alana


" Aku sudah tidak apa apa , Berkat bantuanmu tadi aku baik baik saja " ucap nyonya muda


" Sudah berbicara begitu lama , Apa aku bisa tahu siapa namamu ? Kau masih muda aku tebak usia mu sebaya putra sulungku " ucap nyonya besar


" Nyonya bisa memanggil alana " ucap alana tersenyum


" Senang berkenalan denganmu alana , Berhentilah memanggilku nyonya , Aku tidak keberatan jika kau memanggilku mom , Karna aku merasa seperti berbicara dengan anakku saja " ucap nyonya besar


" Apakah bisa ? " Alana sedikit tersentak karna sudah beberapa lama sejak kematian orang tuanya dia tidak pernah memanggil dengan panggilan seperti itu lagi


" Kenapa dengan wajahmu ? Apa aku salah menyebutkan sesuatu ? Apa kau tidak suka memanggilku mom ? " Nyonya besar yang melihat perubahan wajah alana langsung panik


" Hanya saja apa ? " tanya nyonya besar


Alana menghela nafasnya , Lalu menarik nafas panjang sebelum mengucapkan didepan wanita ini , Bagaimana pun dia tidak pernah menghabiskan masa dengan orang yang dia baru kenal , Tetapi berada disamping wanita ini membuat dia merasa nyaman ,, Seperti mamanya yang pergi sudah datang kembali


" Mama dan papa ku sudah tidak ada , Mereka meninggal karna kecelakaan , Dan aku sudah lama tidak memanggil seseorang dengan panggilan seperti itu " jawab alana perlahan dengan sesak didada


" Oh alahai ! Maafkan ku nak ! Sungguh aku tidak tahu , Maafkan aku karna menyinggungmu " balas nyonya besar


" Tidak mengapa mom , Kan sekarang sudah ada mom , Jadi aku sudah ada sesorang yang bisa ku panggil seperti itu " ucap alana menenangkan nyonya besar


" Iya , Sekarang kau adalah anakku , Tidak perlu sungkan memanggilku seperti itu , Bahkan seluruh keluargaku juga adalah keluarga mu alana , Aku senang bisa punya putri sepertimu , "


Alana tersenyum mendengar perkataan hangat nyonya besar , Melihat dari pakaiannya alana tahu wanita dihadapannya ini bukan sembarangan orang , Namun karna kehangatan yang sudah menghilang sejak lama membuat alana tidak mahu kehilangannya lagi ,


Rey menghampiri alana dan membisikkan sesuatu , Alana hanya mengangguk memahami isi percakapan rey dan seketika dia pamit pergi


" Mom sepertinya perjumpaan kita sampai di sini saja ya , Aku masih ada kerjaan yang harus dilakukan , Seperti kita bisa bertemu lagi lain waktu " ucap alana dengan senyuman hangat di wajahnya


" Kau sudah mau pergi ? Lalu siapa yang akan menemani mom makan " ucap nyonya besar sedikit sendu


" Kan mom bilang sudah menelepon seseorang , Aku yakin sebentar lagi juga sampai " ucap alana memegang tangan nyonya besar


" baiklah , kamu bersibuklah dulu , Nanti punya masa hubungi mom okay , Mom ingin perkenalan daddy dan bakal kakakmu " ucap nyonya besar


" Okay mom , Aku janji , sekarang aku pamit ya , " ucap alana


" Sebentar sayang , berikan ponselmu " pinta nyonya besar


Tanpa aba aba alana menyerahkan ponselnya ke nyonya besar , Memperhatikan mommy angkatnya itu


" Sudah siap , mom sudah menyimpan nomer mom di ponselmu , Dan mom jugak sudah mengirim pesan ke ponsel mom , Jadi lepas ini kita bisa hubungi langsung " ujar nyonya


" Baiklah mom , Aku pergi ya " ucap alana memeluk tubuh mommy nya


" Baiklah sayang , Hati hati ya " balas nyonya besar sambil membalas pelukan alana

__ADS_1


Alana melangkah keluar cafe dengan senyuman yang tak lekang di wajahnya , " Apakah takdir bertuah sudah menyebelahi diriku " pikir alana


Dalam satu hari alana bisa mengusir ular beracun , Mendapatkan mommy angkat , Dan sekarang rey bilang karna kasus paman shen tidak merugikan malah menaikkan lagi saham Pt group , Benar benar beruntung ,


Malam ini harus merayakannya dengan semua yang sudah bekerja keras , Alana berencana merayakannya di club dengan seketarisnya dan beberapa anggota black rose , Hanya separuh anggotanya saja bisa mengikuti alana ke club sedangkan separuhnya lagi akan diberikan pada keesokan harinya , Membiarkan markas kosong itu tidak bisa


Bahkan hampir seluruh anggota markas black rose yang berada di penjuru dunia juga diberi kesenangan dan bonus seperti ini , Untuk karyawan kantor , Bonus mereka akan dinaikkan dan alana sudah menyiapkan pesta di sebuah klub yang berbeda dengannya , Karna alana tidak mahu anggota black dikenali


Bahkan para anggota bisa membawa buah hati mereka saat berhibur di club karna para anggota akan bertukar ke identitas asli mereka tanpa perlu tergantung dengan pekerjaan markas , Alana memberi sedikit kebebasan untuk hal itu


Cittttttt ! Bunyi rem mobil mewah yang mendadak berhenti di sebuah kafe , Keluarlah tuan besar rahardian dengan raut wajah dingin dan terlihat khawatir , Langkah kakinya melaju memasuki kafe itu dan matanya mulai mencari sosok wanita kesayangannya ,


Tuan rahardian berjalan ke sebuah meja yang berada di hujung jendela dan menatap isteri tercinta sedang menikmati cheese cake tanpa melihat ke arahnya


" Sayang ! Kamu tidak apa apa kan ? " ucap tuan besar dengan suara beratnya sambil merebahkan diri di sebelah wanita itu


" Iya yang , Aku baik baik aja nih " ucap nyonya besar santai sembari menyumbat cheese cake ke mulutnya


Tuan besar menghela nafas lega , Saat mengetahui isterinya hampir kecelakaan , Jantungnya seakan terhenti berdenyut , Pikirannya sudah melayang entah kemana ,


Setelah sedikit sadar dengan situasinya , Tanpa berlengah tuan besar menghubungi tangan kanannya untuk membawa dia ke tempat isterinya berada , Aura dingin benar benar menyelimuti dirinya kala itu


" Gimana bisa hampir kecelakaan sih ? Emang apa yang kau pikirkan ? " ucap tuan besar sedikit tegas


" Habisnya aku laper tapi kamu gak peduli kan , Jangan marah marah gak jelas dong ah ! " ucap nyonya besar sedikit kesal


" Hufftt ! Untung tidak terjadi apa apa , Aku itu khawatir sama kamu , Terjadi apa apa sama kamu lalu aku sama boy gimana ? " ucap tuan besar pelan


" Kan sudah kubilang aku tidak apa apa , Kamu itu yang berlebihan deh " ucap nyonya besar


" Siapa yang nyelamatin kamu , kok aku gak lihat siapa siapa disini ? " tanya tuan besar


" Putriku yang menyelamatkanku " ucap nyonya besar singkat


" Putri ? Boy maksudmu ? kok dibilang putri sih , Aneh aneh aja kamu " ucap tuan besar sembari menggeleng kepalanya pelan


" Ihh kamu ! Kapan aku bilang boy yang nyelamatin aku ? Kan sudah ku bilang putriku , bukan boy " ucap nyonya besar dengan memanyun bibirnya


" Sejak kapan kamu punya putri ? Anakmu satu satunya boy loh , Seingatku kamu tidak lahir kembar tuh " ucap tuan besar sedikit binggung


" Ya ampun sayang ! Siapa bilang dia putri kandungku , Yang benar dong ah " ucap nyonya besar sedkit kesal , Suaminya kok lambat benar menangkap perkataannya


"Habis siapa coba , Kamu bilang putri mu , putramu boy cuma punya satu , Lalu datang putri ? Aku jadi bingung nih " Ucap tuan besar


" Dia itu putri angkatku , Baru tadi jadinya " balas nyonya besar


" sayang ! Kok gak bilang awal awal sih , Bikin pusing aja kamu " ucap tuan besar


" Kan sudahku bilang tadi , Kamu yang gak mahu nanya siapa malah terus ngomong yang enggak enggak lagi " balas nyonya


" Haisshh ! Iya sudah sekarang dimana putrimu biar aku ketemu sekalian " Ucap tuan besar pasrah , Adu mulut dengan isterinya membuat dia sedikit lelah


" Dia sudah pulang , Kamunya yang lambat kemari " balas nyonya lagi


" Ya sudah kalo begitu ayo kita pulang juga , Makan sebanyak ini apa kamu belum kenyang lagi ? ucap tuan besar sambil melirik piring kosong yang tersusun rapi seperti perusahaan besar miliknya


" Iya sudah ayolah " balas nyonya besar


Mereka melangkah keluar selepas tuan besar menyelesaikan bil makanan yang dimakan isterinya , Dia sedikit kaget melihat isterinya begitu kuat sekali makannya , sebelum ini isterinya tidak berperilaku seperti itu,


Tidak mau ambil pusing tuan mesar mengabaikan. ,Yang penting sekarang isteri kesayangannya baik baik saja , Karna adu mulut sama isterinya tadi , Tuan besar lupa menceritakan perihal mommy hampir kecelakaan


Tepat pukul 7 malam ben dan kim sudah terpacak di dalam apartment kenzo , Sedang pemiliknya lagi asyik berendam di bath tub nya dengan arom minta yang menjadi teman mandinya ,


" Ken ! Mau sampai kapan loh mandi , Masih tidak keluar juga ! Mau ke club jam berapa ini ! " teriak ben kesal ,


Sudah satu jam kenzo mandi dan belum terlihat tanda tanda dia akan keluar , Sedangkan ben dan kim seperti patung figura milik kenzo cumen versi manusia saja di situ



Arya mahardian



Alana putri ariella pratama

__ADS_1


Sedang bersiap ke club


__ADS_2