Cinta Sang Casanova

Cinta Sang Casanova
CP9. Markas Black Rose


__ADS_3

Pagi itu setelah selesai sarapan alana dan rey menuju ke markas black rose untuk memantau keadaan markas yang baru saja siap dibangunkan dan mencari tahu siapa penyerangnya tadi malam , Keberadaan alana sebagai ketua mafia sebenarnya adalah rahsia


Alana sengaja menyembunyikan identitas sebagai ketua mafia demi keselamatan dan dia jugak tidak mahu masyarakat lain takut padanya hanya karna dia ketua mafia , Alana senang bisa hidup seperti masyarakat umum lainnya tanpa rasa terancam dengan keberadaannya


Orang lain hanya mengetahui alana sebagai pewaris tunggal keluarga pratama yang masih hidup tapi tidak sebagai ketua mafia , Hanya beberapa orang yang penting saja pernah melihat wajah sebenar dari ketua black rose


Bahkan anak buahnya jugak tidak tahu siapa ketua mereka , Yang pasti setiap kali rey muncul maka mereka harus menunduk kepalanya sebagai tanda penghormatan ,


Jadi mereka pikir ketuanya adalah rey dan mengira wanita cantik yang berada di sebelah rey hanya sebagai seketaris , Dan alana jugak tidak permasalahkan itu baginya semakin sedikit yang tahu lebih bagus , Bahkan rey berulang kali mengatakan pada nonanya untuk menceritakan hal sebenar , Tetap saja alana tidak setuju dan memilih membiarkannya


Markas black rose merupakan markas terbesar di negara J . Bisa menampung hampir ribuan anggota dan kelengkapan fasilitas untuk latihan dalam memantapkan kemahiran bela diri ,


Bahkan untuk merekrut anggota black rose memerlukan stamina tubuh yang kuat dan itu sebagai basic utama pemilihan anggotanya . Setelah dipilih para anggota akan diberi didikan dan latihan khusus untuk memahiri dalam segala jenis bidang ,


Sama ada bidang masakan , Latihan menembak , Mengendara mobil dengan kelajuan tinggi , dalam perubatan medis dan kemahiran dalam menjalani misi , Para anggota juga dibayar untuk perkhidmatannya di black rose serta diberikan leluasa untuk menggunakan fasilitas yang disediakan bagi tujuan melaksanakan misi


Para anggota black rose juga diberi cuti satu hari dalam seminggu dan mereka mempunyai pertukaran waktu kerja , Serta disediakan pakaian lengkap semasa menjalankan tugas , kebanyakan anggota yang baru saja menjalani latihan akan diberi anting anting yang berbentuk bulat hitam dan mempunyai lencana black rose di tengahnya , Anting anting itu jugak sudah dilengkapi alat pelacak bagi memudahkan pencarian sekiranya mereka sesat atau hilang


" Nona silakan " Ucap rey selepas membukakan pintu ruangan khas untuk para ketua berkumpul untuk nona mudanya


" Thanks rey " ujar alana sembari berjalan menelusuri ruangan , Matanya memandang ke seluruh ruangan dan melangkah maju untuk duduk di kursi kebesarannya


" Laporan mengenai kejadian semalam sudah ditemukan nona " Kata rey


" Bagaimana hasilnya ? " tanya alana


" Sekumpulan pria yang datang menyerang kediaman anda tadi malam adalah klan kucing putih , Klan itu diketuai oleh seorang pria berumur 60 tahun , Klannya hanya terdiri dari dua ribu anggota , Klan itu jugak banyak melakukan hal ilegal dan dia jarang mencari masalah dengan anggota mafia lain , Lebih tepatnya dia hanya menerima tugasan dari seorang wanita yang membawa gambar nona dan dia juga menerima bayaran dari wanita itu " Ucap rey


" Sadis sekali ceritanya , Jadi aku diserang sesaat aku sampai di kota ini , Apa karna itu hadiah penyambutan yang bisa dia kasih ke aku " Kata alana sembari menyeringai


" Dan yang membocorkan keberadaan nona waktu itu , Saya sudah menangkapnya " Ucap rey


" Bagus , Bawa dia kepadaku ! " Balas alana antusias


Selang beberapa saat kemudian terlihat rey bersama dua anggotanya berjalan sembari memegang seoarang wanita yang sedang diikat


"Nona , Ini pelakunya " ujar rey


" Baiklah , Kalian bisa pergi " ucap rey lagi kepada anak buahnya dan mereka berlalu pergi meninggalkan ruangan


" mmmhmm ! " jerit wanita paruh baya itu dengan mulutnya yang diikat , Wajahnya menunjukkan betapa takutnya dia saat ini sehingga tidak bisa berhenti menangis


" Atas alasan apa kau mengkhianatiku ? " tanya alana sembari memberi isyarat tangan ke arah rey untuk membuka kain yang mengikat mulut wanita itu


Rey segera melepaskan ikatan kain dengan lembut untuk tidak menyakitinya , Mau bagaimana pun rey tidak mengasari wanita ,


" Maafkan aku nona " ucap wanita itu


" Kau membahayakan nyawaku dan sekarang kau mau aku memaafkanmu itu ? Tidakkah kau pikir itu sudah berlebihan ? " balas alana dingin


Wanita itu terdiam , Dia bergidik ngeri melihat wanita cantik yang berada dihadapannya terlihat berbeda , Aura wanita itu sangat menakutkan


" Ak...Aku terpaksa nona " Jawab wanita itu sembari menunduk , Dia tidak sanggup melihat aura kemarahan alana

__ADS_1


" Dalam etika kerjamu , Sudah diberi satu perjanjian bahawa kau tidak bisa menceritakan kedudukan dan lokasiku kepada sesiapa pun , Dan sekarang kau melanggarnya , Mau bagaimana menyelesaikan masalah yang sudah kau perbuat ? " Ucap alana


" Maaf nona , Ampuni aku nona . Anak gadisku berada di tangan mereka , Aku terpaksa membocorkan keberadaan mu saat mereka mengancam mau menjual anakku " Jawab wanita itu lagi


Alana menatap ke mata wanita itu untuk mencari kebohongan tetapi dalam situasi yang menakutkan seperti ini apa mungkin wanita itu berani membohonginya ,


" Apa yang ucapkan benar ? Kalo ketahuan menipuku , Akan kupastilan kau tidak bisa melihat matahari terbit besok pagi ! " ucap alana tegas


Wanita yang ketakutan itu langsung menggeleng kepalanya menandakan dia tidak sedang berbohong , Memang benar anak gadisnya diacam mau dijual karna dia tidak mau membocorkan keberadaan alana


Setelah dia selesai mengerjakan kerja di apatment baru tuannya , Dia bergegas pulang karan anaknya sendirian di rumah , Ketika hampir sampai di lorong rumahnya dia merasa diikuti dan dia langsung berlari untuk menyelamatkan diri , Sayangnya tenaga dia tidak sebesar orang yang mengikutinya ,


Mereka berhasil menangkap wanita paruh baya itu dan memaksanya menunjukan arah rumahnya , Wanita itu terpaksa membawa kedua pria tadi ke rumahnya selepas mereka menodong pistol ke wajahnya


Setelah sampai dirumah , Dua pria tadi langsung menerobos ke dalam rumah dan mencari keberadaan penghuni di rumah itu , mereka menukan anak wanita tadi dan memaksanya keluar


" Lepaskan anakku ! " Bentak wanita itu


" Mau anakmu selamat , Maka ikut perkataanku " balas salah seorang pria bertubuh kekar itu


" Kalian mau apa " tanya wanita itu


" Kasi tahu kami di mana wanita ini tinggal " ucap pria itu sembari menunjukkan foto seorang wanita


Matanya melihat ke arah foto yang dipegang pria itu , Seketika matanya membulat karna dia tahu wanita itu adalah nona mudanya . Dia terus mendiamkan diri dan tidak mau bicara


" Jawab pertanyaanku ! Dimana tempat tinggal nya ? " bentak pria itu


" Kau benar benar mau mati ya ! Baik kau tutup saja mulutmu itu , Tidak mau bicara jugak tidak apa apa , Anakmu yang menanggungnya untukmu ! " ujar pria itu


" Mau kau apakan anakku ! " jerit wanita itu


" Mau aku apakan ? tentu saja buat dijual , Wajahnya yang manis , kulit putih benar abenar mengoda , Kau pikir berapa harga yang bisa aku dapat untuk menjualnya ? " tanya pria itu


" Mmhmmmm ! " teriak gadis kecil itu sembari menangis ketakutan melihat pria asing di depannya ,


" Lepaskan anakku ! Jangan kau apakan dia ! Akau akan membunuhmu kalo anak aku terluka " bentak wanita separuh baya itu


" Hahahaha ! Mau membunuhku wanita tua kau benar benar tidak sadar diri ya , Sekali aku pecahkan wajahmu dengan pistolku , Kau yang mati duluan " Ujar pria itu menodongkan pistol nyaa ke arah wanita itu


"Mmmhmmmm ! " Gadis kecil itu menangis semau maunya , Salah apa dia dehingga berada diposisi seperti ini


" Kau tidak mau bicara jugak gak apa , Ucapkan selamat tinggal ke anakmu , Ku pastikan ini malam terakhir kau melihatnya " Ucap pria itu lagi


Dia langsung mengendong gadis kecil itu di pundaknya seperti mengendong karung beras


" Lepaskan anakku ! " Teriak wanita itu sembari menggerakkan badannya yang diikat , Dia tidak sanggup kehilangan anak gadisnya itu


Para pria itu tidak mendengarkannya dan mula melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu tidak lama langkah kaki mereka terhenti


" Akan ku ceritkan , Lepaskan anakku brengsek ! " teriak wanita itu lagi " Jika kau tidak melepaskan anakku , Sampai matipun tidak ku ceritakan padamu " Wanita itu mengeluarkan acamannya


Pria itu langsung berbalik dan meletakkan gadis kecil tadi sembari tersenyum puas , Akhirnya misinya berhasil , " Maafkan aku nona , Aku benar benar minta maaf " gumam eanita itu perlahan

__ADS_1


Alana menghela nafas beratnya , Demi mengetahui kediamanku mereka sanggup menyakiti orang yang tidak bersalah , Benar benar membuat orang marah , Alana saat ini sedang murka , Dia tidak bisa menerima jika orang lain disakiti hanya karna dirinya , Alana yang tidak bisa mengontrol amarah langsung meraih vas bunga yang berada di hadapannya


Pranggg !


" Kurang ajar !!! " teriak alana


Rey langsung mendekap alana ke dalam pelukannya , Dia tahu saat ini alana sedang marah , Jika tidak dihentikan bisa bisa alana melukai dirinya sendiri , Alana yang sedang marah beberapa kali memberontak di dalam pelukan rey untuk melepaskan amarahnya


Setelah merasa cukup alana mulai tenang , Matanya memancarkan tatapan membunuh , Dia akan mengeksekusi klan itu . Berani beraninya mereka bermain dengannya . Cari mati


" Aku tidak mau tahu , Besok harus ada khabar kehancuran klan kucing putih ! " titah alana tegas


" Baik nona ! " ujar rey sembari membawa wanita tua itu keluar dan memulai rencana mengeksekusi klan kucing putih malam ini


Alana merebahkan dirinya di sofa tempat wanita tua itu duduk , dan dia mulai memjam matanya untuk tenangkan dirinya , Setelah merasa lebih tenang alana melangkah keluar dan menuju ke mobilnya


Dia mau mencari sesuatu yang enak untuk dimakan dan mengendara mobilnya keluar dari markas , Setelah hampir 30 menit mengendara dia akhirnya sampai di restoran pinggiran kota negara J


Markas black rose sengaja dibangunkan di luar kota untuk melindungi markas dari ancaman musuh , Alana yang sudah berada didalam restoran mulai memesan makanan


Setelah selesai memberi pesanan , Alana menatap keluar jendela melihat sekeliling kawasan dan matanya menangkap sesuatu yang menarik , Sepertinya dia tahu dia akan ke mana selepas ini


Di Bandara


Setelah hampir beberapa jam di pesawat kini kenzo sudah bisa menjejakkan kakinya di tanah , Dia benar sangat tampan saat memakai kaos polos dan celana panjang , Kenzo mulai menebar pesonanya saat dia sampai di bandara sembari melirik seketaris peribadinya


Matanya mulai menelusuri banjiran manusia di bandara karna dia dikerumi para gadis sehingga menyulitkan dia mencari seketaris barunya


" Tuan muda " ujar seorang pria yang tidak kalah tampannya


Kenzo menatap ke arah suara yang memanggilnya dan dia bisa melihat dengan jelas seorang pria yang memakai kemeja dan jas sedang berjalan menuju ke arahnya ,


" Tuan muda silakan " Ucap pria itu sembari mengambil koper milik kenzo dan mendorongnya


" Apa kau yang menjadi seketaris ku ? " tanya kenzo menatapnya


" Iya tuan muda , Saya richard kim , Senang bertemu denganmu tuan " jawab kim menunduk hormat


" Senang ketemu kamu " balas kenzo


" Mari pergi makan sebelum ke apartment Aku lapar " ucap kenzo


" Baik tuan muda " ujar kim


Mereka mulai melangkah menuju ke mobil yang sudah seketaris kim siapkan dan membawa tuan mudanya ke restoran terkenal di negara J



Richard kim ( seketaris kim )



Si tampan Giovarno kenzo rahardian

__ADS_1


__ADS_2