
Suasana di satu ruangan begitu mencengkam , Setelah dibawa sekelompok pria berbadan tegap berpakaian hitam itu , sekarang dia menetap di sebuah perumahan mewah ,
Arya memandang seluruh pemandangan cantik dihadapannya , Dia berdiri begitu teguh dengan aura yang mendominasi , Matanya memancarkan tatapan yang mengerikan bahkan tidak satu pun pelayan di rumah mewah itu yang berani memandangnya apalagi menyapa
" Aku tidak percaya aku melepaskan wanitaku dan membiarkan dia menikahi pria lain , Aku tidak percaya !! Ini semua gara gara kamu wanita sialan ! " teriak arya murka
Flashback !
" Bawa dia masuk ! " ucap pria itu kepada anak buahnya
" Siapa kalian ! lepaskan aku sialan ! " teriak arya memberontak
Sayangnya karna diikat dengan tali membuat dia tidak bisa melawan dan hanya bisa mengikut kehendak mereka yang membawanya
Arya yang berada di dalam mobil hanya bisa memerhati arah tujunya , Meskipun tampak sedikit asing dimatanya , Namun arya coba mengingat rute perjalanan tadi supaya dia bisa kabur setelah memiliki peluang
Hampir 1 jam perjalanan arya akhirnya telah tiba di sebuah kawasan perumahan elit , Namun dia tidak mengeluarkan sepatah kata pun , Malah hanya menatap datar ke arah mereka
Sebaik turun dari mobilnya , Arya sedikit bingung karna melihat ricky berada tidak jauh darinya , Seketika arya dikuasai perasaan marah dan kesal karna mengira ricky yang mengganggu rencananya ,
" Apa yang sudah kau lakukan ! " bentak arya
Ricky terdiam seketika namun dia mencoba menjelaskan keadaan
" Tenanglah bos , Aku "
" Tenang ! Kau menyuruh anak buahmu menangkapku dan membiarkan alana menikahi pria bajingan itu , Dan kau malah menyuruhku tenang ! " bentak arya memotong percakapan ricky
" Ini bukan ulahku bos , ini "
" Aku yang menyuruh mereka membawamu babe " ucap sarah yang berdiri di balkon lantai atas
Arya memandang melihat wanita yang sudah menjadi teman tidurnya selama ini , Dan itu membuatnya semakin murka
" Sialan ! Apa yang sudah kau lakukan ! " teriak arya memandang tajam ke arah sarah
" Sayang , Aku tidak melakukan apa pun , Aku cuma menghalang kamu menghancurkan pernikahan jalang itu saja " ucap sarah dengan santai
" Siapa yang sebut jalang sarah , Dia wanitaku kedudukan dia jauh lebih tinggi darimu " balas arya
" Buka ikatan tali ku sekarang ! " perintah arya memandang ricky
Sepantas kilat ricky menghampiri arya dan melepaskan ikatannya sebelum arya memberi bogem mentah kepadanya
Ricky terjatuh sembari memegang perutnya , Namun dia tidak melawan perlakuan arya kepadanya , Karna kemarahan pria itu memuncak
" Bagaimana bisa kau begitu ceroboh ! " ucap arya
" Maafkan aku bos " balas ricky mencoba untuk berdiri tegak sembari menahan nyeri di perutnya
__ADS_1
" Aku sudah membuat rencana begitu rapi untukmu , Tapi tidak ku sangka sarah langsung menganggu rencana yang sudah ku persiapkan dan dia mengarah bawahannya menghalangimu , Aku tidak bisa bertindak bos " ucap ricky menjelaskan keadaanya
" Sarah ! Turun kau ! " teriak arya yang tidak memandang kelibat wanita itu
" Ada apa babe , Apa kau begitu merinduiku " ucap sarah dengan nada menggoda nya dari arah belakang arya
" Katakan sekali lagi , Apa yang sudah kau lakukan ! " ucap arya
" Sayang , Aku tidak melakukan apa pun , Cuma sedikit mengawali pergerakkan mu saja " ucap sarah santai
" Kau mengawasiku ? " tanya arya dingin
" Oops sayang , Aku hanya sedikit membayar orang buat ' menjagamu ' bukankah aku begitu bermurah hati " balas sarah dengan senyumannya
" Apa maksudmu ! "
" Sayang , Aku cuma menjaga priaku apa itu salah , Iya pada awalnya aku tidak berniat membayar mereka , Tetapi karna kau begitu peduli pada jalang sialan itu , Maka aku terpaksa mengeluarkan sedikit uangku " ucap sarah dengan seringai liciknya
" Siapa yang kau sebut jalang ! Sudah ku bilang kedudukannya jauh lebih tinggi darimu ! Dia wanitaku , Dan kau adalah jalangku , Apa kau mengerti ! " bentak arya
Sarah menggenggam erat tangannya , Mendengar arya membela alana membuat dia merasakan sakit di hatinya , Bahkan arya hanya mengakui kedudukannya sebagai jalang pria itu membuat sarah semakin kesal ,
" Sialan ! Seharusnya menjadi wanitamu cuma aku ! Bukan jalang itu " pikir sarah
" Sekarang kau sudah mengerti ? Maka aku tidak akan membiarkan kau mengganggu rencanaku , " Ucap arya berjalan ke arah mobil yang tidak jauh darinya dan ricky hanya mengekori dari belakang
Mobil itu adalah mobil milik arya yang dikendarai oleh ricky saat datang ke perumahan elit itu ,
Langkah arya terhenti saat sarah memeluknya dari belakang , Namun dalam hitungan sesaat arya menghempas tangan sarah dan memajukan langkahnya
" Kau tidak akan bisa menemui jalang licik itu arya ! Dia sudah membayar mafia untuk menjaganya ! " teriak sarah lagi
Arya membalikkan tubuhnya menghadap sarah yang berdiri tidak jauh darinya
" Apa maksudmu ! " ucap arya
" Wanita itu kita tidak sesederhana yang kamu mikir arya , Bukan kamu saja yang menggila mencari keberadaannya , Bahkan aku membayar klan mafia untuk menemui keberadaan alana , Dan wanita itu menutup informasinya " terang sarah
" Kau secara kebetulan melihatnya di jalanan dan mengikutinya , Apa kau pikir kau bisa menemuinya lagi , Alana sekarang sudah tidak disana lagi , Ngapain mencarinya lagi ar Bahkan dia sudah menikah ! " ucap sarah
" Bagaimana kamu tahu aku tidak akan menemuinya lagi , Dan mengapa kau mencarinya juga sarah ! " ucap arya emosi sembari mencengkam erat kedua pundak sarah membuat wanita itu meringis kesakitan
" Aku.. Aku tidak bermaksud apa pun ar " ucap sarah terbata
" Kau sanggup membayar klan mafia mencari keberadaan alana dan kau juga mengawasi aku , Kau pikir aku bodoh huh " balas arya
" Arya ! Aku tidak bermaksud seperti itu arya " teriak sarah
Arya berjalan menuju mobilnya tanpa menghiraukan teriakan sarah
__ADS_1
Flashback Off !
Arya berjalan keluar dari kamarnya dan menuruni anak tangga yang tidak jauh dari kamar , Para pelayan hanya menunduk kepala mereka saat melihat arya , Perlahan dia berjalan menaiki mobil sportnya , Dia berencana mencari alana di sekitar kawasan perusahaan alana ,
" Aku akan menemui mu sayang " gumam arya sebelum menghidupkan enjin dan memandu keluar mobil di perkarangan rumahnya
Di sebuah villa mewah di kawasan tidak jauh di pergunungan merupakan tempat sepasang suami istri menghabiskan masa honeymoon mereka di sana
Setelah menghabiskan waktu di taman , Alana berjalan memasuki ruang dapur , Waktu sudah hampir makan siang jika tidak segera masak , Kemungkinan dia dan sang suami akan berlaparan siang ini
Alana berencana memasak menu yang sering dia makan saat di negara k , belum sempat dia ingin meraih apron untuk memulai acara memasaknya namun sebuah tangan kekar sudah mengambil apron itu duluan , membuat alana memusing kepalanya ke arah wajah pria itu
" Apa yang kamu lakukan ? Kembalikan padaku " pinta alana
" Tidak ! kamu menginginkannya maka kamu harus membayarnya " ucap kenzo menjauhkan apron yang berada di tanganny
Ketinggian kenzo yang melebihi alana membuat pria itu memiliki kelebihan dalam mengerjai sang istri
" Hey , Kembalikan padaku ken , " ucap alana mencoba mendapatkan apron nya
" Sudahku katakan , Kamu harus membayarnya untuk mendapatkan nya " balas kenzo lagi dengan senyuman yang melekat diwajahnya saat melihat wajah kesal alana
" Membayar ? Emang apaa bayarannya ? Jangan menunda waktuku lebih lama ken , " jawab alana
" Senang saja , peluk aku dan cium aku sepuluh kali , Maka aku akan memberikannya padamu " goda kenzo
" Kamu tidak bercanda kan ken , Tadi di taman kamu sudah melakukannya , Jangan mempersulitkan ku " balas alana
" Nope ! Itu bayaran nya , Cepat kasi aku ciuman sepuluh kali dan pelukan " ucap kenzo menahan senyumannya
" Tidak ! Aku sudah melayani tadi pagi , Sekarang tidak lagi " balas alana merebut tangan kanan kenzo yang memegang apron nya
Pergelutan mereka mulai terjadi saat alana bersikeras merebut apron di tangan kenzo , Meski alana bisa saja menuruti permintaan kenzo , Namun dia begitu malu untuk melakukannya
Tidak lama kemudian alana berhasil mendapatkan kan kembali apron memasaknya tapi karna posisi mereka yang tidak seimbang membuat keduanya terjatuh terbaring ke lantai , Seperti posisi saat pertama kali bertemu
Kenzo tersenyum sumringah memandang wajah alana di bawahnya , Dan mulai lagi idea nya mengerjai wanita itu
" Katanya mau memasakan sesuatu buat makan siang untukku , Tapi ternyata makan siangku sudah disiapkan ! " ucap kenzo dengan seringai nakal
" Maksudmu apa ken " Alana menelan salivanya , terjebak dibawah kenzo membuat dia tidak bisa melarikan diri , Wajah pias alana terlihat lucu di mata kenzo
Dengan perlahan kenzo mendekati wajah pias alana membuat degupan jantungnya semakin kencang
" Terima kasih atas makan siangnya , Aku cicipi sedikit ya " ucap kenzo lagi , Alana hanya menutup rapat matanya
Arya mahardian
__ADS_1
sorry guys , Updatenya kelamaan , Gak tau kenapa riviewnya lama banget udah 12 jam juga gak bisa update