Cinta Sang Casanova

Cinta Sang Casanova
CP43. Seutuhnya milikku


__ADS_3

" Apa yang mau kamu lakukan ken , Lepaskan aku " ucap alana menelan savila nya entah ke berapa kali sudah dia ulangi


Menatap tubuh atletis yang putih bersih itu membuatnya semakin berpikiran mesum , Alana menggelang kepalanya berkali kali menghapus pikiran kotornya


" Aku ingin menjadikan mu milikku seutuhnya sayang , Kamu sudah menyerahkan dirimu padaku , Tentu saja aku akan memanfaatkan kesempatan ini " ucap kenzo menyapu lembut wajah alana


" Aku.. Tidak ! Aku.. Tidak seperti yang kamu bayangkan ken ! " bantah alana


" Kalau tidak , Untuk apa kamu masuk ke dalam kamarku jika bukan menyerahkan dirimu ? lalu apa sayang ? " ucap kenzo menyeringai


" Ta...Tapi.. Tapi kitakan belum makan siang lagi , Aku sudah kelaparan " ucap alana dengan wajah yang sengaja dibuat kasihan


Kenzo perlahan melepaskan alana yang berada di bawahnya , Entah mengapa melihat alana membuatnya sedikit bernafsu bahkan saat alana memasuki kamarnya , Kenzo seperti ingin menariknya ke kasur dan tidak melepaskannya


" Baiklah , Untuk sekarang aku melepaskanmu , Tapi setelah ini tidak lagi " ucap kenzo menghela nafasnya


Alana bergegas bangun dari kasur milik kenzo dan sekuat tenaga berlari keluar kamar dan masuk kekamarnya , Alana menyentuh dadanya dan menahan debaran akibat kejadian tadi


" Bagaimana bisa dia mengetahui keberadaan itu " gumam alana , ia tidak terpikir bahwa kenzo memerhatikan pergerakkanya melalui cctv , Pria itu dengan begitu mudah melihat pergerakkan alana melalui ponselnya , Bahkan di kamar alana dan dirinya juga sudah dilengkapi cctv cuma fokusnya tidak di kasur , Selain itu tentu saja kenzo bisa melihatnya dengan jelas


Tidak terpikir alana bahwa kenzo akan menuntut jatahnya dan alana bahkan tidak bersedia karna terlalu gugup


Tok ! Tok ! Tok !


" Sayang ! Katanya lapar mau makan siang , Kenapa tidak keluar " ucap kenzo


" Aku sudah mau keluar " balas alana merapikan pakaian dan rambutnya yang berantakkan


Ceklek ! Alana membuka pintu kamarnya dan melihat kenzo yang sedang berdiri sembari menyandar di dinding kamar alana


" Lama sekali kamu " ujar kenzo


Alana hanya terdiam mengikuti kenzo menuju ruang dapur , Setelah acara makannya selesai , Alana menuju ke kamarnya berniat ingin membersihkan diri , Baru saja alana melepaskan pakaian nya ponselnya sudah berbunyi


" Hallo rey , Ada apa ? " ucap alana sebaik saja menjawab panggilan ponselnya


" Hallo nona , maaf mengganggu waktumu " ucap rey

__ADS_1


" Ada apa ? " tanya alana kembali melepaskan pakaianya , Sekarang tubuhnya hanamya mengenakan pakaian dalam saja


" Aku ingin melaporkan , Tuan arya sering mendatangi kantor pusat , Bahkan kali ini dia sengaja mengajukan permohonan kerjasama antara perusahaan " ucap rey


" Apa ! " jawab alana kaget ,


" Habis itu ? Apa yang kamu lakukan ? " tanya alana


" Aku baru mengetahuinya tadi pagi , Tidak sempat membicarakan hal ini , Dan sekarang sudah punya sedikit waktu membahas soal ini pada anda " kata rey


" Pilih karyawan yang memiliki potensi dalam membuat keputusan , Penilaian dalam kerjasama kedua belah pihak harus lebih teliti , Bahkan sehabis mungkin memberi keuntungan untuk Pt group , Apa kamu mengerti ? " ucap alana


" Aku mengerti nona , Segera laksanakan " ucap rey saat mengingat wajah sesorang yang rey pikir layak untuk posisi yang alana inginkan


" Bagus " balas alana menghela nafas lega


" Nona muda " kata rey


" Ada apa lagi rey " jawab alana


" Apa anda baik baik saja , Terakhir kali sudah membuat anda dalam masalah " tanya rey khawatir


" Baiklah jika begitu nona , Maaf mengganggu mu " balas rey lega


Alana mematikan panggilannya dan menuju ke arah kamar mandinya namun seketika tubuhnya terhenti , Dihadapannya terlihat wajah kenzo yang menatap ke arahnya


" Kapan pria ini masuk ke kamarku ? " pikir alana mengerjapkan matanya beberapa kali ,


Kenzo berjalan menuju ke arah alana tanpa mengedipkan matanya , Melihat tubuh seksi alana membuatnya menegang bahkan juniornya juga sudah meronta ronta di balik celana nya , " Sabar nak ! " pikir kenzo masih ingin fokus tubuh munggil di hadapannya


" Ke...Ken ! , Se..Sejak kapan kamu disini ? " tanya alana gugup , Alana tidak menghiraukan kenzo yang menatap ke arahnya sebenarnya dia sudah lupa kondisi tubuhnya saait ini , lebih tepatnya dia mengkhawatir kan kenzo mendengar perbicaraannya dengan rey


Terakhir kali kenzo sudah memukul arya , Jika dia mengetahui arya sekarang mengajukan kerjasama antara perusahaan , keadaan mungkin semakin parah , Dan alana tidak mahu hal itu terjadi


Kenzo tidak menjawab perkataan alana , Bahkan perbicaraan tadi sangat jelas alana menyebut nama pria lain , Itu menambah perasaan tidak senang di hatinya


" Ken , Ada apa denganmu " ucap alana lagi melihat kenzo yang terlihat aneh

__ADS_1


" Aku sudah menghubungi seketaris mu dan mengatakan dengan jelas , Kamu istriku sedang honeymoon , Bahkan aku juga mengingatinya supaya tidak menghubungi mu selama waktu itu , Ada yang perlu kamu katakan padaku ? " ucap kenzo mendekati alana dan memeluk pinggang ramping alana merasakan kulit lembut itu yang sudah berjaya menggodanya


Sebelum ini kenzo sering menghabiskan waktu bersama rakan modelnya yang cantik dan tidak kalah seksinya dengan tubuh yang tinggi dan bentuk badan yang menggiurkan ,


Walaupun kenzo sering mempermainkan tubuh indah itu , Entah mengapa nafsu ghairahnya tidak setinggi saat melihat tubuh alana yang sekarang


Alana yang hanya mengenakan pakaian dalamnya merasa getaran aneh dalam tubuhnya , Kulit tangan kenzo yang tangan mengenai kulit tubuhnya , Seketika tubuh alana menegang dan dadanya sedikit membusung


Kenzo yang mendekati wajah alana dan membungkam bibir munggil itu , Tangannya yang berada di pinggang alana mulai sedikit meremasnya , Membuat wanita itu semakin membusungkan dadanya ,


Ciuman kenzo semkain menuntut namun alana segera menolak dada bidang itu , Lalu menghirup udara mengisi kekurangan oksigen di peparu nya


" Itu cuma masalah perusahaan ken " ucap alana terbata


" Sekarang kamu diam , Terimalah hukuman dariku " ucap kenzo menyambung perbuatannya untuk ke sekian kali


" Ken ! " ucap alana melepaskan ciuman kenzo


Namun kenzo hanya terdiam menatap ke arahnya , Menantikan perkataan alana


" Aku mau pergi mandi sekarang , Cepat lepaskan aku " ucap alana mencuba melepaskan tangan kenzo di pinggang nya


" Mau mandi ? " tanya kenzo mengangkat sebelah alisnya


" I.. Iya , Sekarang cepat lepaskan aku " ucap alana gugup


" Ya sudah ! Ayo mandi bersama " jawab kenzo mengangkat tubuh seksi alana dan membawanya ke kamar mandi


" K..Ken ! Ap.. Apa yang ingin kamu lakukan " teriak alana yang kini digendong kenzo layaknya karung guni


" Kamu bilang mau mandi , Sekalian kita mandi bareng " ucap kenzo santai , Sekarang dia sudah tau mau menghukum alana menggunakan cara apa ,


Kenzo meletakkan alana di dalam tab mandi dan segera mengisi air yang sederhana hangat untuk memenuhi tab mandinya ,


memberi hukaman untuk alana dan bisa memberinya keuntungan yang besar, Kenzo sangat menantikan soal itu , Kenzo hanya tersenyum penuh kemenangan saat alana tidak membantah tindakkannya , Bahkan wanita itu terlihat begitu manis saat menuruti kemauan kenzo


__ADS_1


Alana putri ariella pratama


__ADS_2