
" Setelah sekian lama akhirnya kau datang jugak , Sepertinya kau pintar sekali menyerah diri kepadaku " Ucap wanita cantik itu
Setelah sekian lamanya , Akhirnya peluang untuk membunuh wanita itu terbuka luas , Takdir sedang berpihak padanya
" Setelah kau mati , Pria itu akan menjadi milikku , Keberadaan mu benar benar buat aku muak " gumam wanita itu lagi
Sesiapa pun yang melihat dia tidak akan meragukan wajah polosnya , Kecantikan yang benar benar menggoda pria mana yang sanggup menolaknya
Hanya pria itu satu satunya yang menolak dirinya , Dan itu mencabar dia untuk memiliki pria tangguh itu
Tidak lama seorang pria menghampirinya " nona muda , Alamatnya sudah ditemukan ," Ujar pria itu
" Bagus ! Kirimi hadiah kecil menyambut kedatangannya " Titah wanita itu sembari menyeringai
" Laksanakan ! " jawab pria itu berlalu pergi
" Terimalah hadiah kecilku untukmu nona muda pratama " sembari tersenyum puas
Beberapa saat kemudian di apartment baru alana , wanita itu baru saja menyelesaikan makan malamnya , Sekarang dia sedang duduk santai sambil menonton television
Mendengar bel pintu apartment yang berbunyi , Alana terus bangkit menuju pintu sembari merasa sedikit penasaran ,sudah lewat malam begini siapa yang membunyikan bel apartmentnya , Kalau orang itu rey sangat mustahil karna rey tahu password dan dia akan langsung masuk
Merasa tidak nyaman , Alana menelefon rey untuk datang ke apartmentnya , Lalau dia mencapai pistol yang sengaja disimpan di laci ruang tamu itu untuk langkah berjaga sekiranya terjadi sesuatu
Jangan ditanya kenapa alana sendiri harus membuka pintu apartmentnya karna Art yang dia upah hanya bekerja dari 6 pagi sehingga 9 malam , Jadi saat ini dia hanya sendiri
Berbalik pada situasi saat ini alana langsung menuju ke pintu sembari melangkah perlahan , Bangg ! Pintunya dilubang oleh pistol dari luar , Alana dengan cekatan langsung bersembunyi di balik tembok berdekatan pintu tadi
Tidak menunggu lama alana langsung membuka pintu apartmentnya sembari mengarah pistolnya keluar , Matanya terus melihat kiri dan kanannya , melihat tidak ada apa apa dihadapannya alana langsung berjalan keluar dari ruangan itu karna melihat kelibat yang semakin jauh darinya
Tanpa aba aba alana langsung mengejar , Sebagai ketua mafia mengejar musuh itu hal mudah baginya , Setelah lama berlari akhirnya alana sempat melepaskan satu das tembakan di kaki orang itu ,
Setelah itu alana sengaja melepaskan orang itu pergi , Karna sia sia dia mengejar satu orang saja , Baginya daripada mengejar satu orang lebih baik mengejar klannya terus , Dengan berani mengusik ketua mafia sepertinya , Orang itu benar benar punya nyali
Rey sebenarnya sudah lama bertarung dengan orang yang menyerang apartment nona mudanya akhirnya kembali , Sebenarnya sebelum dihubungi nona muda dia sudah berada di sana , Karna apartment alana dengan rey cuma berbeza satu tingkat , Bagi rey memudahkan kerjanya jika dia tinggal berdekatan dengan alana , Bagaimana pun keselamatan nona mudanya adalah prioritas utamanya
Setelah keluar mengantar nona mudanya rey keluar membeli sedikit bahan makanannya , Karna dia tidak menyukai ada orang lain di apartmentnya dia lebih suka memperkerjakan Art saat dia tidak ada di rumah , Dan ketika dia ada dirumah Art sudah meninggalkan kediamannya itu , Untuk makanan rey lebih suka menyediakannya sendiri , Dia yang memiliki beberapa sertifikat dalam penyediaan makanan , Itu hal mudah baginya
Setelah berbelanja bahan makanan dia menuju lift untuk naik ke apartmentnya kebetulan sekali dia sedang berada satu ruangan dengan beberapa pria yang sedikit mencurigakan , Karna arah tuju mereka di tingkat yang nona mudanya tempati , Merasa tidak beres dengan pria pria tadi , Rey langsung menekan tombol lift untuk kembali menuju apartment alana ,
__ADS_1
Sebaik saja pintu lift terbuka , Langkah kaki rey terhenti karna di depan matanya para pria sedang menekan bel apartment yang nona mudanya sembari mengacu pistol tepat di depan pintu
Tidak membuang masa rey langsung mengeluarkan pistolnya mengarahkan ke pria itu , Dengan pantas langsung menumbangkan para pria itu , Sesaat ponselnya berdering karna alana menghubunginya , Selepas menjawab panggilan alana , Rey ceroboh karna membiarkan pria pria tadi kabur ,
Lalu dengan pantas mengejar para pria yang tadi kabur melewati tangga darurat , Bagi rey terpenting dia harus mendapatkan para pria itu karna identitas nona mudanya sudah disembunyikan dengan rapi , Siapakah yang ada dibalik penyerang nona mudanya
Tanpa rey sadari ternyata salah seorang pria tadi berhasil sembunyi untuk menjalankan misinya , Pria itu malah berbalik menuju ke apartment alana dengan pistol yang disembunyikan dibalik jaket yang dipakainya
Setelah sampai di lorong gelap yang para pria tadi sembunyi , Mereka sengaja menjebak rey untuk datang ke lorong itu karna memudahkan mereka menghabisi rey disana , Ternyata masih banyak pria lainnya dengan siagap menunggu kedatangan rey ,
Sembari menyeringai rey langsung berjalan melangkahkan kakinya maju lalu menghabisi klan itu dengan kepakaran dalam seni beladiri , Baginya seorang tangan kanan ketua mafia terbesar masa iya mengurusi cecungut ini tidak becus , Bisa malu keturunannya jika itu terjadi
Rey sengaja membiarkan salah seorang dari klan itu terus hidup untuk disoal , Enak saja membiarkan dalangnya hidup nyaman selepas kejadian ini , Merusak rencana istirehatnya lagi , Benar benar menyebalkan
Setelah menghubungi anak buahnya di black rose , Rey langsung menuju apartment alana bagi memastikan keadaan alana , Baru saja dia sampai di hadapan bangunan itu matanya menangkap sosok tubuh yang sangat dia kenal lalu segera menghampirinya
" Nona muda " Tegur rey
" Kau sudah datang " Tanya alana sambil memperhatikan tangan kanannya itu yang terlihat berantakan , Malah bercak darah terlihat jelas di kemeja putihnya
" Iya nona , Saya baru selesai mengejar klan musuh " terang rey setelah memahami tatapan alana
" Baik nona , Sekarang akan saya siapkan apartment baru untuk nona " Ucap rey sembari mengurusi tempat tinggal baru untuk nona mudanya
Seketika disuatu tempat
Pranggg ! Wine yang berharga jutaan us dolar itu pecah setelah dibanting seorang wanita
" Bodoh ! Kasi hadiah kecil saja tidak bisa dilakukan , untuk apa aku perkerjakan kalian ! " Marah wanita itu
" Maaf nona " Ucap pria itu menunduk
" Tenang nona , Untuk saat ini mungkin wakty kita tidak tepat , Mendingan nona istirehat saja , Saya akan mengurusnya " Ujar pria itu
" Pastikan semuanya beres " ujar wanita yang bernama sarah
" Baik nona " jawab pria itu lagi
Kemudian aarah berlalu pergi menuju ruang rehatnya , Pikirannya sedikit terganggu , Bagaimanana pun dia tidak akan kalah
__ADS_1
Di rumah sakit swasta di negara K
Setelah selesai memeriksa pasien VIPnya , Dia berjalan menuju ruangannya , Merebahkan diri di kursi kebesarannya , Lelah itu dia rasakan hari ini , Sudah hampir satu bulan dia fokus bekerja karna pasien VIP yang dia rawat bukanlah orang sembarangan ,
Sembari merehatkan tubuhnya yang lelah , Dia mencapai ponsel mencuba menghubungi seseorang
Tittttt,,,,
Tittttt,,,,
Tittttt,,,,
Setelah sekian kalinya menelefon masih jugak panggilannya tidak dijawab , Kerana merasa kesal dia langsung melepaskan pakaian putih yang disarung ditubuhnya , Selepas meraih tasnya dia segera menuju ke studio rakaman , Karna dia tahu pujaan hatinya saat ini sedang berada disana
Setelah memarkir mobilnya , Claudia langsung melangkahkan kakinya menuju studio tempat kenzo sering melakukan photoshootnya
" Hi babe ! " Ucap claudia sembari memeluk tubuh kekar milik kenzo , Pria itu hanya menghela nafas beratnyaa
" Kenapa kamu datang ? " Tanya kenzo dengan wajah datarnya sembari melepaskan pelukan gadis kecil itu
" Aku kangen sama kamu , Habesnya aku nelfon kamu ngak jawab makanya aku nyari kamu disini " jawab claudia
" Pulanglah , Aku masih banyak kerjaan , Hari ini belum tentu punya waktu untuk meladenimu " Ujar kenzo
" Sayang , Apa kamu tidak kangen sama aku , Selesai pekerjaan di hospital langsung ingat kamu , Makanya aku terus cari kamu " Ucap claudia sembari merih lengan kenzo dan menyandarkan wajahnya di dada bidang kenzo
" Aku sibuk claudia , Tidak punya cukup waktu meladenimu , Makanya aku suruh kamu pulang , Beristirehat saja dirumah tidak usah buang waktumu disini " Jawab kenzo
" Hm , Baiklah babe kalau itu maumu , Sesuai permintaan mu saja , Aku pulang sekarang " Ucap claudia sembari perlahan melepaskan tangan kenzo
Dia benar benar merindukan pria dingin itu , Sudah lama tidak ketemu hatinya meronta , Karna statusnya nona kedua keluarga radja makanya dia mencoba mengawal perasaannya ,
Dia merasa sedikit sedih , Sudah hampir 5 Tahun mengejar kenzo , Pria itu masih saja tetap dingin , Meskipun dia berani memanggil pria itu dengan panggilan sayang dan berlaku manja dengan pria itu , Tetap saja dia tidak bisa merebut hati milik pria dingin itu
Kenzo benar terlihat seperti pria yang ramah mudah tersenyum tetapi sebenarnya dia itu pria berhati dingin , Mau bagaimanapun claudia tetap mencoba menarik perhatian pria itu , Baginyaa kenzo miliknyaa , Hanya pria itu yang bisa bikin hatinyaa merasa sedikit hangat meskipun kenzo memperlakukannya dingin
Claudia mulai mengendara mobilnya keluar dari pakiran studio dengan hati sedihnya , Dia melaju mobilnyaa menuju mansion utama keluarga radja
__ADS_1
Claudia senrose radja