
Keesokan harinya, Amelia pagi-pagi sudah bertengkar dengan Lestari yang membuat teman satu kelasnya menyaksikan sebuah drama percintaan.
"Wah, kira-kira siapa yang benar dan salah ya? apa iya dengan wajah Amelia yang polos seperti itu bisa menggoda pacar teman sendiri?" bisik salah satu teman sekelasnya.
"Ada apa dengan mereka? kenapa setelah selesai magang justru hubungan mereka menjadi retak? bukankah mereka dulunya sepasang sahabat yang sangat lengket, kenapa sekarang tiba-tiba bertengkar seperti ini?" bisik yang lainnya.
"Kalian jangan percaya dengan tampang polosnya, dia ini sudah merebut pacar aku dan tidak hanya itu, dia bahkan merebut pria yang aku suka di tempat magang!" teriak Lestari kembali menyebar fitnah
"Kamu masih menggunakan trik yang sama Lestari. Aku tidak pernah merebut Kak Achiel dari kamu. Sudah berkali-kali aku ingatkan kalau sebelum kamu magang kamu sudah memiliki pacar!" ucap Amelia yang tak ingin mengalah begitu saja.
"Lalu kenapa kamu juga merebut pacar aku? Bahkan kamu menggodanya lewat pesan WhatsApp!"
Lestari meluapkan emosinya meskipun putus dengan Candra adalah kemauannya sendiri. Tetapi Lestari sangat tidak menyukai Amelia, itu sebabnya dia menyebar rumor dan membuat nama baik Amelia hancur di depan teman-temannya.
"Itu aku yang suruh!" ucap Putri yang baru saja datang ke kelasnya bersama dengan Ita.
Semua siswa yang ada di kelas itu menoleh ke arah Putri secara bersamaan.
"Wah sepertinya pertarungannya semakin sengit nih!" ucap salah satu siswa yang ada di kelas tersebut.
"Kami berniat untuk menyembunyikan ini semua agar kamu tidak merasa sakit hati tapi kamu justru salah paham terhadap Amelia," lanjut Putri sambil berjalan ke arah Amelia dan Lestari.
"Maksud kamu?" tanya Lestari yang mulai bingung dengan situasi yang di luar kendali.
"Pacar kamu Candra selingkuh sama aku, dan aku baru tahu beberapa hari yang lalu. Aku berencana untuk balas dendam dengan Candra melalui Amelia, tapi kemudian besoknya aku tahu selingkuhannya itu kamu!" kata Putri.
"Lalu apa hubungannya sama aku? Kalau berniat balas dendam kenapa tidak di lanjutkan rencananya?" tanya Lestari.
"Yah percuma karena sainganku ternyata tidak lebih cantik dari aku. Dan bahkan yang di selingkuhi itu kamu bukan aku. Kamu pacaran dengan dia lebih dulu di bandingkan aku, ya mungkin karena dalam 1 tahun itu dia bosan sama kamu lalu mencari wanita lain," jawab Putri dengan perasaan yang sedikit bangga.
"Dia bosan sama aku? Mimpi kamu! Semua yang dia pakai itu aku yang belikan, bahkan saat makan pun aku yang bayar!" ucap Lestari.
__ADS_1
Dia tidak percaya dengan kenyataan yang di ucapkan oleh Putri.
"Wow, itu artinya selama pacaran lebih dari 1 tahun kamu belum menerima apapun dari dia? Sayang sekali," ucap Putri memandang dengan rasa prihatin.
"Dia memang miskin, lalu apa bedanya dengan kamu?"
"Tentu saja aku di ratu-kan oleh dia. Aku tidak seb0doh kamu yang mau di jadikan budaknya dan memberikan dia uang secara cuma-cuma. Selama bersamaku, aku menerima beberapa hadiah dan bahkan setiap jalan keluar aku tidak keluar uang sepeserpun!" kata Putri tersenyum.
"Aku tahu dia pengangguran, tapi aku tidak pernah berfikir kalau uang yang di gunakannya itu ternyata uang kamu. Aku kira dia pria kaya," imbuhnya.
"Wah, dari sini sudah dapat di lihat siapa yang lebih di sayang oleh raja bukan?" ucap penonton yang menyaksikan drama di pagi hari itu.
Lestari sungguh kesal, dia tidak mengira kalau Candra akan bersikap seperti itu. Pacaran selama 2 tahun Lestari belum pernah di berikan apapun olehnya. Dan bahkan selama pacaran Candra tidak keluar uang sepeserpun untuk membayar makanan yang dia makan.
"Tapi itu bukan berarti kamu bisa membela Amelia dengan perkataan mu!" ucap Lestari yang belum menyerah terhadap Amelia.
Amelia terdiam, dia membiarkan kedua sahabatnya membantunya bicara karena dia tahu bahwa kedua sahabatnya memiliki perkataan yang tajam. Dengan begitu perdebatan akan cepat berakhir jika Lestari sudah mulai kesal.
"Siapa itu? Siswa baru kah?" gumam para siswa yang berada di dalam kelas tersebut.
Pandangan seluruh siswa tertuju padanya termasuk dengan Lestari dan Amelia.
'Siapa lagi pria tampan ini? Apa dia ada di kelas yang sama dengan kita?' batin Lestari yang mulai takut.
"Kamu sebenarnya sudah putus hubungan dengan pacarmu dan bahkan mungkin sudah lama ingin putus hubungan. Tapi karena itu menyangkut nama baik Amelia, kamu berusaha mencari masalah. Merasa paling tersakiti di depan semua teman sekelas dan menyalahkan Amelia. Sejatinya kamu hanya ingin nama baik Amelia hancur kan?" ucap pria tersebut melangkahkan kakinya ke arah Amelia.
"Kamu siapa? Apa kamu komplotannya Amelia?" tanya Lestari kesal.
"Aku tidak bergabung dengan Amelia, tetapi aku hanya ingin kebenaran. Mengenai siapa aku, Aku adalah orang yang kamu caci maki kemarin, yang bilang kamu banc!," kata Pria itu.
"Kamu Da-Danu?" tanya Lestari terkejut.
__ADS_1
Penampilan Danu berubah 360 derajat sehingga siswa-siswa lain termasuk Amelia juga tidak dapat mengenalinya.
"Ya, aku Danu. Pria yang kamu tolak berkali-kali itu," ucap Pria itu.
"Wah, pasti Lestari bakalan menyesal tuh. Makanya siapa suruh dia terlalu sombong waktu itu," ucap seseorang.
"Kalau kamu tidak percaya dengan perkataan Danu, kami juga memiliki riwayat Chat kami dengan Amelia!" ucap Ita menimpali.
Ita mengeluarkan handphonenya dan menunjukkan riwayat chatnya kepada Lestari dan yang lainnya.
"Kalian menjadi saksi, aku sudah kirim di grup kelas!" ucap Ita setelah meneruskan isi pesannya dengan Amelia.
"Yah ternyata benar,"
"Yang di katakan Putri benar adanya, itu artinya tentang Putri di ratu-kan oleh pacarnya Lestari berarti benar adanya!"
"Kasihan sekali, niat untuk mempermalukan orang lain malah diri sendiri yang kena batunya!" sindir teman sekelas lainnya.
Lestari sangat kesal dan juga malu, dia tidak tahu harus menaruh wajah yang selalu dia pakai itu dimana. Dia pergi meninggalkan kelas dan keluar melalui kerumunan.
Sorakan yang sangat menyakiti telinga terdengar saat Lestari keluar dari kelas. Amelia menenangkan semuanya dan membubarkan kerumunan.
"Makasih ya Danu, berkat kamu akhirnya semuanya selesai. Makasih juga ya teman-teman," ucap Amelia terhadap Danu dan kedua sahabatnya.
"Yang harusnya bilang makasih tuh aku, berkat kamu aku bisa mempermalukan dia. Aku akhirnya mengerti, penampilan itu ternyata bisa merubah sifat seseorang kepadaku," kata Danu.
"Itu dia Danu, meskipun penampilan kamu sudah berubah kamu jangan lagi mengejar cinta yang gak jelas. Kamu harus jaga sikap juga, jangan sampai menjatuhkan harga diri dan di hina-hima lagi!" kata Ita memberikan nasehat.
"Tentu saja, aku sudah mengalami begitu jalan hidup yang buruk. Aku terlalu menyukai kecantikan sehingga membuat diriku terjerumus ke arah yang salah. Untung saja ada Amelia dan kalian, kalau tidak mungkin aku akan terus di caci maki!" kata Danu.
"Yah, semua pasti ada jalannya Danu. Jangan balik lagi ya!" kata Putri sambil tertawa bercanda.
__ADS_1