
Tapi tiba tiba Om nya Clara pun berbicara dengan lantang.
"Kali ini kamu bisa melamar Clara,tapi lamaran kamu sekarang tidak akan selancar ini di saat kamu menikah nanti,walau pun berjalan lancar,saya berani jamin,jangan kan kamu bisa bikin rumah sendiri,hidup kalian enggak akan bahagia dan akan selalu kekurangan." ucap om nya Clara sambil berdiri dan meninggal kan rumah Clara
Clara pun mengejar nya dan berkata.
"Om tolong jangan sumpahin kami kayak gitu om,aku dan Tristan saling mencintai,Om jangan egois gitu dong om,ini hidup Clara yg Om pun enggak bisa mengatur kehidupan Clara ini." teriak Clara sambil mengejar Om nya
Tapi Om nya Clara tetap pergi dan tidak bicara sedikit pun,tapi Clara juga semakin kesal demgan Om nya.
"Kalau om enggak mau menarik Sumpah om,Clara juga bisa menyumpahi om juga." ucap Clara
Sebelum Clara mengucap sumpah nya,aku pun keluar rumah untuk menghampiri Clara dan berbicara kepada Clara.
__ADS_1
"Udah yank,kamu enggak usak menyumpahi Om kamu,kita bukti'in aja sama dia kalau kita bisa hidup bahagia bersama sama." ucap ku sambil menenang kan Clara
"Tapi dia itu keterlaluan yank,harus nya dia juga mendukung aku,bukan nya nyumpahin aku kayak gitu." ucap Clara
"Udah nggak usah di fikirin yank,yang penting kita jalanin aja hubungan kita ini,aku akan rajin bekerja untuk membiayai kehidupan rumah tangga kita,kalau aku rajin bekerja,kita nggak akan kekurangan." ucap ku menenang kan Clara
"Maafin aku ya yank,tadi aku emosi banget." ucap Clara sambil memandang wajah ku
"Iya yank,nggak apa apa kok,tapi jangan kamu ulangin lagi kayak gitu,nggak baik nyumpahin orang yang buruk buruk,itu bisa berbalik kepada orang yang menyumpahi." ucap ku
"Ya udah ayo masuk yank,di tunghuin Kedua orang tua kita di dalem." ucap ku
Lalu kami pun masuk rumah dan kembali berbincang bincang dengan kedua orang tua kami.
__ADS_1
"Kalian jangan dengerin omongan Om Rendi ya nak,nggak akan ada hal buruk kepada kalian asalkan kalian berserah diri kepada yg kuasa,mulai sekarang kalian sudah resmi menjadi tunangan dan terikat janji satu sama lain,semoga pernikahan kalian nanti nya lancar dan nggak ada halangan apa pun." ucap Tante Neli
"Makasih bu atas nasehat dari ibu,kami akan selalu sabar dan berserah diri kepada yang kuasa." ucap Clara
"Makasih tante,Tristan janji akan membahagia kan Clara dengan segala cara,yang penting bukan cara yang haram." ucap ku
"Kok kamu masih panggil Tante sih nak,panggil ibu dong nak." ucap tante Neli
Aku pun terdiam mendengar ucapan tante Neli,aku berfikir terlalu cepat kalau aku memanggil tante Neli dengan sebutan ibu,karna kami baru saja lamaran dan belum ada ikatan suami istri yang sah,tapi aku juga nggak mau membantah apa yang di katakan tante Neli,dan untung saja ibu ku langsung berbicara kepada tante Neli.
"Dek Neli jangan gitu,mereka baru saja lamaran,Tristan bisa memanggil dek Neli itu ibu kalau mereka sudah ada ikatan pernikahan,jadi untuk sekarang biar mereka manggil kita seperti biasa dulu,se'iring berjalan nya waktu juga akan berubah kok." ucap ibu ku
**Next time
__ADS_1
like like like rate love dan vote,itulah cara yg paling mudah untuk menghargai author nya,karna semua itu gratis nggak di pungut biaya sepeser pun,semoga kalian suka dengan novel saya ini,terima kasih untuk yg sudah mampir,ikutin terus alur cerita nya ya kak**