Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu

Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu
kembali ke Proyek


__ADS_3

Tetapi telvon ku tidak di angkat oleh Izal,mungkin dia sedang sibuk,aku pun meninggal kan pesan singkat kepada nya.


"Selamat pagi Izal,masih inget nggak sama aku,aku Tristan." pesan singkat ku


Dan sampai beberapa hari pesan ku tidak di balas oleh nya,aku sedikit merasa kecewa karna pesan yang aku tinggal kan tidak di balas oleh nya,hingga suatu ketika,saat aku kembali mencari kerja di jakarta,aku pun menemukan proyek besar yang ada di sekitar kemayoran jakarta,aku ber inisiatif untuk bekerja di sana,setelah aku masuk ke gerbang dan bertemu dengan satpam proyek itu,aku langsung bertanya.


"Selamat pagi pak,saya ke sini mau ikut bekerja di proyek ini,apakah masih menerima pekerja baru ya pak." ucap ku


"Selamat pagi juga mas,kalo masalah pekerja saya kurang tau ya mas,kalo mas mau tanya saja sama mandor proyek nya sendiri." ucap satpam proyek


"Nama mandor nya siapa ya pak." ucap ku


"Di sini ada 4 mandor proyek mas,untuk konstruksi bernama pak Samsul,untuk finising bernama pak Ramli,untuk cat pak Ilham,dan untuk keramik pak Santo." ucap satpam proyek


"Saya biasa di finising pak,jadi saya mending langsung ketemu saja sama pak Ramli." ucap ku


"Kalo gitu saya antar ke sana mas,ayo mas." ucap satpam proyek


Setelah itu aku pun di ajak ketemu sama pak Ramli,di sana aku langsung bertanya kepada pak Ramli tersebut.


"Selamat pagi pak,ini ada yang mau ikut bekerja di tempat ini." ucap pak satpam


"Selamat pagi juga pak,oh silah kan duduk dulu." ucap pak Ramli


"Saya langsung kembali ke pos saja pak." ucap pak satpam

__ADS_1


"Iya pak,terima kasih ya." ucap pak Ramli


"Iya pak sama sama." ucap pak satpam


"Terima kasih ya pak saya sudah merepot kan bapak." ucap ku


"Sama sama mas,semoga mas bisa bekerja di sini." ucap pak satpam


Pak satpam pun langsung meninggal kan ruangan pak Ramli.


"Gimana mas,siapa nama mas." ucap pak Ramli


"Nama saya Tristan pak." ucap ku


"Ke ahlian mas Tristan di proyek apa mas." ucap pak Ramli


"Jadi mas Tristan ini tukang ya,bukan kenek kan." ucap pak Ramli


"Iya pak saya tukang." ucap ku


"Biasa nya mas Tristan kerja di mana." ucap pak Ramli


"Saya nggak tentu pak,soal nya saya biasa kerja borongan,jadi selesai proyek ini ya cari yang lain nya gitu pak." ucap ku


"Mas Tristan di sini mau borongan apa harian." ucap pak Ramli

__ADS_1


"Apa aja mau pak,yang penting bekerja pak." ucap ku


"Terakhir mas Tristan bekerja di mana." ucap pak Ramli


"Terakhir saya kerja di Mall di daerah bekasi pak." ucap ku


"Mall apa ya mas,soal nya saya kemarin juga di tawarin di daerah bekasi." ucap pak Ramli


"Mall metopolitan bekasi pak." ucap ku


"Sebentar mas,mas Tristan di sana nggak kerja jadi kuli kan." ucap pak Ramli


"Kok bapak bisa tau." ucap ku


"Dulu saya denger dari pak Alex kalo di bekasi itu di pegang oleh mas Tristan,apa benar itu anda." ucap pak Ramli


"Iya pak,itu saya,kok bapak bisa kenal sama pak Alex." ucap ku


"Dulu pak Alex itu juga bos saya mas,dan sekarang beliau sudah pensiun dari per proyekan,dan sekarang di terus kan oleh anak angkat nya mas." ucap pak Ramli


"Oh gitu pak,pantesan pak Alex saya telvon kata nya sudah nggak di proyek lagi,tapi kok beliau tidak ngomong kalo di terusin sama anak angkat nya ya pak." ucap ku


"Kalo masalah itu saya kurang tau mas,tapi anak angkat nya itu sombong mas,nggak seperti pak Alex,saya aja semenjak bekerja sama dia setiap saya telvon nggak pernah dia angkat,nggak seperti pak Alex." ucap pak Ramli


***Next time

__ADS_1


budayakan like rate love dan vote,karna menulis dan berfikir tidak semudah yang kita bayang kan,jadi hargailah penulis nya,terima kasih***


__ADS_2