Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu

Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu
Bukti kuat


__ADS_3

"Ya udah kalau gitu mas,kami ucap kan terima kasih atas informasi yg mas Amin berikan,saya berjanji akan membuat mas Abdi segera bertanggung jawab atas kelakuan nya yg sudah menghamili adek mas Amin."ucap ku menenang kan mas Amin


"Iya pak sama sama,saya juga mengucap kan banyak terima kasih atas bantuan dari bapak yg sudah mau membantu saya untuk menyuruh mas Abdi bertanggung jawab." ucap mas Amin dengan penuh kegembiraan


Setelah itu mas Amin pun keluar dari kantor,di satu sisi,aku pun mengajak Izal untuk melihat perkembangan bangunan yg baru tahap konstruksi ini,saat sampai di lantai 2,Aku pun melihat di depan proyek ada 1 rumah yg tidak begitu jauh dari lokasi proyek,aku melihat ada cctv yg terpasang di depan rumah itu,aku pun ber inisiatif untuk meminta rekaman saat kejadian kecelakaan mas Iqbal.


"Zal coba lihat itu deh,bukan nya itu camera cctv." ucap ku sambil menunjuk ke arah cctv


"Iya mas,emang kenapa mas." ucap Izal bingung


"Kenapa kita tidak meminta rekaman cctv dari rumah itu saja saat mas Iqbal jatuh,siapa tau kelihatan,jadi itu bisa buat mendesak si Abdi agar mau bertanggung jawab ke adik nya mas Amin." ucap ku dengan penuh semangat


"Bener juga ya mas,kenapa aku nggak kepikiran untuk melihat lihat rumah yg pasang cctv kemarin ya." ucap Izal yg kemudian juga senang


Setelah merencanakan itu,kami pun ke rumah yg ada camera cctv nya,dan kami meminta untuk memutar rekaman nya saat mas Iqbal jatuh,dan saat kami melihat nya,dengan begitu jelas bahwa benar ada yg sengaja melepas ikatan tali pengaman mas Iqbal,aku pun meng copy vidio tersebut buat bukti,karna waktu sudah malam,aku pun berencana memanggil Abdi ke'esokan hari nya.

__ADS_1


"Mas ayo sekarang kita samperin si brengsek Abdi itu." ucap Izal dengan penuh amarah


"Ini udah malem Zal,besok pagi aja kamu ke sini,kita panggil dia ke kantor pagi pagi." ucap ku sambil menenang kan Izal


"Kenapa harus besok kalau sekarang bisa mas." ucap Izal


"Kamu tenang dulu,bukti sudah di tangan,dia nggak bakalan ngelak,dan ini waktu nya para pekerja istirahat,takit nya kalau kita kesana sekarang,ini akan membuat mereka nggak bisa istirahat." ucap ku yg masih mencoba menenang kan Izal


"Ya udah kalau gitu mas,tapi gimana kalau malam ini dia kabur." ucap Izal


"Nggak mungkin bisa kabur,kalau pun mau kabur,aku sudah ada mata mata di sana,tidak lain adalah ketua rombongan mereka sendiri." ucap ku


"Ya udah lah,ayo kita pulang istirahat." ucap ku


Sesaat sebelum Izal berbicara,hp ku pun berbunyi,aku pun segera melihat siapa yg sudah menelfon ku,ternyata Nisa yg menelfon,aku pun buru buru menjawab telfon nya.

__ADS_1


"Asalamualaikum dek,ada apa ya dek,tumben telfon malem malem." ucap ku sambil memegangi jidat ku


"Wa'alaikum salam mas,mas Izal di situ nggak mas,kata nya mau ngajakin Nisa ke tempat mas Tristan lagi,kok dari tadi Nisa telfon mas Izal nggak di angkat angkat." ucap Nisa kesal


Aku oun melirik Izal,dan Izal memberi kode agar tidak memberi tau dia kalau dia berada di sini.


"Nggak ada dek,Izal nggak ada di sini." ucap ku sambil geleng geleng kepala


"Lah terus kemana mas Izal sih,dari tadi di telfon nggak pernah di angkat,bikin Nisa sebel aja." ucap Nisa dengan nada semakin kesel


"Ya nggak tau dek,ya udah ya dek,mas mau angkat telfon dari istri mas Dulu dek." ucap ku


"Ya udah kalau gitu,Asalamualaikum." ucap Nisa jutek dan mematikan telfon nya


Saat mendengar ucapan terakhir Nisa,kenapa aku merasa ada yg salah,lalu aku berbalik kepada Izal.

__ADS_1


***Next time


Terima kasih atas dukungan dan doa nya,semoga kalian tetap setia membaca cerita ini***.


__ADS_2