
Setelah semuasudah selesai di persiap kan,aku dan Clara pun menyiap kan mental dan istirahat dengan cukup.
beberapa hari berlalu,hari dimana aku dan Clara menikah pun semakin dekat,satu persatu perlengkapan kemeriahan pernikahan pun tiba,dari panggung,tratak,dekorasi dan sound sistem,tinggal menunggu hari esok aku dan Clara pun menikah,aku merasa sangat senang sekaligus gugup,bapak dan ibu Clara pun sampai di sini bersama nenek nya Clara dan adik nya yg berada di padang bersama nenek nya,dan baru kali ini aku bertemu dengan nenek nya Clara dan adik nya,aku pun ngobrol ngobrol bersama mereka di dalam rumah ku dengan santai.
"Nak Tristan ternyata ganteng juga ya,persis seperti apa yang ada dalam fikiran nenek,karna pilihan Clara adalah yang paling tepat untuk memilih pendamping hidup nya." ucap nenek Clara
"Ah nenek bisa aja,Tristan ya kayak gini ada nya nek." ucap ku
"Kalian memang pasangan yang serasi nak,nenek yakin kalian akan bahagia hidup bersama."ucap nenek Clara
"Amin,terima kasih ya nek." ucap ku
__ADS_1
"Oh iya nak,kemarin kata nya si Rendy marah marah saat mengetahui hubungan kalian nak." ucap nenek Clara
"Ya mungkin om Rendy sedang terbawa emosi nek,jadi om Rendy emosi sesa'at." ucap ku
"Iya nek,kan nggak mungkin om Rendy marah sama Clara sampai segitu nya." ucap Clara
"Ya mudah mudahan gitu nak,kemarin nenek sudah hubungin si Rendy,dia tadi nya juga mau ikut ke sini,tapi karna urusan mendadak jadi nggak bisa ikut nak."ucap nenek Clara
"Ya mudah mudahan si Rendy bisa melupakan masalah yang kemarin dan mulai merestui hubungan kalian nak." ucap nenek Clara
"Iya nek,Tristan dan Clara juga berharap begitu nek."ucap ku
__ADS_1
Setelah beberapa saat kami ngobrol,kami pun di minta ibu ku untuk istirahat dulu,karna nanti malam ada acara syukuran dulu,aku berharap acara nanti malam berjalan lancar dan tanpa halangan apapun,karna setiap apa yang kami jalani dengan niat baik,akan berbuah baik juga.
Malam pu tiba,acara syukuran pun di mulai,kami mengundang se'orang ustad untuk memandu kami membaca doa,kami pun berdoa bersama sama dengan di pandu oleh pak ustad,dan setelah doa selesai,acaraselanjut nya adalah berbagi makanan kepada warga setempat yang sudah datang,dan semoga acara ijab qobul besok pagi berjalan lancar,dan di ouncak acara ada hiburan dangdut nya lho,tapi aku sedikit kecewa karna di saat acara dangdut nya mulai,di tengah jalan ada yang berantem,aku pun emosi dan langsung nyanperin mereka,aku menyeret mereka yang berkelahi keluar dari acara dangdutan,aku pun sempet ngomong sama mereka.
"Apa kalian nggak mikir ini acara siapa,dan bayar nya pake apa,trus kalo sampai acara nya bubar,apa kalian mau ganti rugi." ucap ku dengan nada keras
"Lu nggak usah ikut campur,ini urusan kami berdua."ucap salah satu biang rese
"Kalo kalian ada masalah,jangan di bawa ke acara ku,coba kalian bayangin kalo acara ini adalah acara pernikahan kalian,trus ada yang ribut dan acara di bubarkan,apa kalian terima,padahal uang yang buat bayar acara adalah uang hasil tabungan kerja selama bertahun tahun dan sirna gara gara ada biang onar di acara pernikahan kalian." ucap ku sedikit halus kepada mereka
Next time
__ADS_1
like like like rate love dan vote,makasih buat semua yang sudah mendukung saya agar lebih giat lagi menulis novel nya