
Sehabis 7 bulanan aku tidak mendapat kan proyek,aku berencana mau bekerja seperti dulu lagi,tapi Clara tidak memperboleh kan ku untuk pergi jauh,karna usia kandungan Clara sudah Tua,dia takut kalo suwaktu waktu kalo lahiran aku nggak ada di samping nya,aku pun menuruti kata kata Clara,dan aku memulai usaha kecil kecilan di rumah,aku mulai membuka konter isi pulsa dan menjual aneka sosis goreng,walau pun hasil nya nggak seberapa,tapi lumayan buat pemasukan,dan Alhamdulilah usaha ku ramai,aku pun melanjut kan usaha ini sambil menunggu kelahiran si buah hati ku.
Singkat cerita,usia kehamilan Clara sudah hampir 9 bulan,usaha ku semakin maju dan ramai,hingga suatu ketika,ada sese'orang yang ikut berjualan sama persis seperti yang aku jual,tapi di tempat dia sangat sepi,bahkan sehari pembeli nya bisa di hitung dengan jari,lama kelama'an usaha ku semakin sepi,aku nggak tau kenapa,tapi aneh nya,usaha dia malah semakin rame,awal nya aku nggak ada rasa curiga sama sekali,hingga ada orang yang bilang kepada ku kalau tempat usaha ku di ganggu sama dia dengan bantuan dukun,aku masih nggak percaya akan hal itu,hingga sampai akhir nya aku pun tutup usaha karna semakin sepi.
Dan sampai akhir nya terbongkar sudah kecurangan saingan ku itu,aku tau saat aku menyapu di depan rumah,dan tiba tiba aku menemukan kain putih yang di kubur di depan tempat usaha ku kemarin,aku tidak langsung mengambil benda itu,aku mengambil air wudhu terlebih dahulu lalu mengambil benda itu,setelah aku mengambil nya,aku membawa nya ke tempat pak ustad,guru ngaji ku dulu,aku bertanya kepada beliau,benda apa kah itu.
"Asalamualaikum." ucap ku sambil mengetok pintu rumah pak ustad
"Wa'alaikum salam,eh mas Tristan,ada apa ini,tumben datang ke rumah saya." ucap pak ustad
"Kedatangan saya ke sini karna saya mau silaturahmi pak." ucap ku
__ADS_1
"Ya sudah ayo masuk dulu mas." ucap pak ustad
"Iya pak terima kasih sebelum nya." ucap ku
Kami pun langsung masuk ke rumah pak ustad,tanpa aku memperlihat kan benda yang aku bawa,pak ustad sudah tau apa yang aku bawa dan apa maksut ku datang ke sini.
"Mas Tristan kok bawa benda kayak gitu kesini,mas Tristan mau tanya apa benda itu kan." ucap pak Ustad
"Maaf pak,sebener nya saya kesini ada perlu pak,benda yang saya bawa ini sebener nya apa ya pak." ucap ku
"Itu ada orang yang sengaja menaruh benda itu di depan rumah mas Tristan,guna nya untuk menghalangi rejeki yang mau datang ke rumah mas Tristan,jadi lebih baik mas Tristan buang jauh jauh benda itu mas,kalo bisa buang ke sungai mas." ucap pak Ustad
__ADS_1
"Kalo boleh tau,siapa orang yang sengaja menaruh benda ini di depan tempat usaha saya ya pak." ucap ku
"Itu hanya Allah yang tau mas,saya tidak berhak tau siapa yang sudah menaruh nya di situ,tapi ini ada unsur kesengaja'an mas." ucap pak Ustad
"Jadi ini sengaja di taruh di depan tempat usaha saya ya pak,bukan nya itu sama saja musrik ya pak." ucap ku
"Iya mas,mereka nggak tau bahwa musrik adalah dosa yang tidak bisa di maaf kan,jadi mas Tristan jangan sampai terperangkap dalam kemusrikan mas." ucap pak ustad
"Insya Allah saya tidak akan pernah pak." ucap ku
***Next time
__ADS_1
Budayakan menghargai penulis dengan cara like rate bintang 5 love dan vote,karya ini 100% hasil dari pemikiran saya sendiri,terima kasih sebelum nya***