
Izal terlihat diam saja karna wejangan pak Alex,sebener nya aku juga masih kesel dengan kelakuan Izal tadi pagi,tapi aku juga kasihan melihat nya,apalagi kalo aku teringat saat orang tua nya dulu sakit keras,dan dia hampir saja putus sekolah.
"Tapi kan saya cuman mau membalas budi sama Tristan yah,apa aku salah kalo aku membalas kebaikan Tristan." ucap Izal
"Ayah mendukung kalo kamu mau membalas kebaikan mas Tristan,tapi tidak begitu cara nya." ucap pak Alex
"Saya nggak berharap balas budi dari Izal pak,karna saya membantu nya dengan iklas,kita itu harus saling membantu kan pak,kalo emang Izal mau membalas budi saya,lebih baik sumbang kan sedikit uang Izal buat fakir miskin atau yatim piyatu,karna mereka sangan membutuh kan uluran tangan dari kita." ucap ku
"Kamu dengerin tu omongan mas Tristan,kamu contoh mas Tristan,sekaya apa pun kamu,kalo kamu nggak bisa membantu orang yang tidak mampu,itu sama saja kamu miskin." ucap pak Alex
Izal pun lemas saat mendengar kata kata pak Alex,aku melihat dia menangis dan menetes kan air mata nya.
"Izal kenapa kamu nangis." ucap ku
"Aku teringat kata kata ibu ku dulu,ibu ku pernah bilang,walau pun kamu miskin,kamu harus tetap membantu orang yang membutuh kan,dan contoh lah Tristan,walau pun dia masih sekolah,tapi jiwa nya membantu orang lain lebih besar dari pada orang kaya di sekitar kita." ucap izal
"Sekarang kamu tau kan maksut dari kata kata ibu kamu,walau pun kamu miskin harta,jangan lah kamu miskin hati pula,aku masih bisa mencari uang buat menafkahi anak istri ku,jadi gunakan lah uang mu itu untuk membantu orang lain yang sudah tidak bisa mencari nafkah." ucap ku
"Iya mas,maafin Izal yang sudah se'enak nya sendiri dan sombong dengan harta milik orang tua angkat Izal,tidak seharus nya Izal begitu,dan Izal harap mas Tristan mau memaaf kan saya." ucap Izal
"Aku sudah maafin kamu kok,mulai sekarang kamu harus menjaga sikap kamu,jangan lah kamu memamerkan harta orang tua,dan jangan lah menyombong kan itu semua,karna itu adalah harta orang tua,banggalah dengan hasil keringat mu sendiri,walau pun itu tidak banyak." ucap ku
"Iya mas,dan sekarang Izal harap mas Tristan mau membimbing saya di pekerjaan ini mas,karna Izal setiap berada di Proyek pasti Izal marah marah nggak jelas,itu karna Izal nggak faham sedikit pun tentang Proyek mas,fikiran Izal selalu panas saat melihat semua gambar gambar proyek di kantor." ucap Izal
__ADS_1
"Kamu akan faham dengan se'iring berjalan nya waktu Zal,dan kalo kamu minta aku untuk membimbing kamu,seperti nya itu kurang pantas,karna pak Alex lah yang seharus nya membimbing kamu,beliau yang lebih faham masalah Proyek,karna aku juga baru di proyek." ucap ku
"Nggak mas,walau pun saya lebih lama di proyek,tapi mas Tristan bisa mengambil hati pekerja,dan mas Tristan lebih lihai di lapangan,saya hanya bisa menyuruh nyuruh orang di kantor mas,tapi kalo di lapangan saya buta mas." ucap pak Alex
"Walau pun begitu kan pak Alex adalah ayah Izal sekarang." ucap ku
"Iya sih mas,tapi saya harap mas Tristan mau membimbing Izal mas,agar Izal nggak sombong lagi dan bisa mencontoh mas Tristan." ucap pak Alex
***Next time
budaya kan like rate bintang 5 love dan vote,karya ini 100% hasil pemikiran saya pribadi,jadi hargailah karya ini.
dan jangan lupa untuk mampir ke chanel youtube saya ya kak,dan bantu subscribe like dan share vidio vidio saya di OM RIK CHANEL,,,,terima kasih kak***
-Gisela dewi
-Rinogal galang
-Della julianti
-Prigel rahmadanti
-Ryn_ariendra
__ADS_1
-Miya raka tuuen
-Selvia_the_Q
-Rozak baksi
-Sinta purnama sari
-Minta kepastianny
-Azalea
-Renzaa(ara)
-Dwi atnasari
-Risna wath
-putri
-N. Angel
-Fatah ha anaza
__ADS_1
atas Vote yang kalian beri kan,saya mengucap kan banyak banya terima kasih🙏🙏🙏