
"Iya itu kan harus nya kantor yg memberi kompensasi mas,bukan nya mas Tristan." ucap Izal dari seberang telfon
"Iya mas tau,tapi kalau kantor tau ada yg jatuh dan tidak memakai safety malah kita yg rugi,proyek akan di tutup,jadi biar mas aja lah yg mengasih uang kompensasi nya,dan mas minta Tolong,antar kan pekerja yg jatuh itu di kontrakan ku,biar dia bisa istirahat di sana dulu,dan selama dia belum sembuh,dia tidak boleh bekerja dulu,dan masalah gaji akan tetap di bayar sesuai dengan absen harian kantor dek." ucap ku tegas
"Tapi mas." ucap Izal
"Nggak usah protes dek,itu sudah prosedur,jadi ikuti saja kata kata ku." ucap ku
Aku pun memati kan telfon ku,di saat yg sama,Clara pun mendengan percakapan ku dengan Izal barusan,dia pun bertanya kepada ku soal hal itu.
"Mas,emang ada kecelakaan kerja ya mas." ucap Clara khawatir
"Iya dek,dan ini orang nya lagi di rumah sakit." jawab ku
"Trus ke'adaan nya gimana mas." ucap Clara
"Nggak apa apa dek,cuman luka ringan,paling 3 hari sembuh,adek udah bobok." ucap ku sambil meengalih kan pembicaraan
__ADS_1
"Udah mas,habis ngompol tadi terus tidur,oh iya mas,tidur nya jangan malem malem mas,istirahat yg cukup,mas kan capek baru pulang kerja." ucap Clara
"Gimana mau tidur dek,baru aja bangun kok." ucap ku
"Iya tapi istirahat di dalem mas,udara malam nggak bagus buat kesehatan." ucap Clara
"Iya dek,habisin kopi dulu,ntar kalau sudah habis mas masuk kok." ucap Ku
"Ya sudah kalau gitu mas,aku tidur dulu ya mas." ucap Clara
"Iya dek." ucap ku
Setelah memikir kan itu,aku pun bergegas untuk segera masuk rumah,karna udara semakin dingin,aku menyala kan TV,tanpa aku sadari,aku tertidur di depan TV.
Pagi nya Clara membangun kan ku jam 04:30 untuk sholat subuh.
"Mas bangun mas,sholat subuh dulu gi." ucap Clara
__ADS_1
Aku pun langsung bangun dan langsung menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu.
Setelah sholat subuh,Clara pun membuat kan aku Kopi,karna anak anak belum pada bangun,Clara pun segera mencuci pakaian,karna akalu anak anak sudah bangun,Clara nggak ada waktu buat ngapa ngapain selain mengurus anak anak,aku pun ikut membantu Clara mencuci baju,karna aku nggak tega melihat dia,dia pasti capek seharian mengurus anak anak.
"Mas udah nggak usah,biar aku aja." ucaap Clara
"Nggak apa apa dek." ucap ku
"Mas kan capek." ucap Clara
"Capek ku ini tidak sebanding dengan kamu dek,setiap hari mengurus rumah mengurus anak anak,nyuci baju nyuci piring,masak,dan aku cuman kerja doang." ucap ku sambil mengambil baju dj ember yg di bawa Clara
"Tapi ini kan tugas Istri mas,tugas suami itu ya mencari nafkah." ucap Clara
"Aku dulu itu ingin menjadikan kamu istri dek,bukan pembantu rumah tangga,jadi biar aku juga membantu kamu,karna kamu adalah istri ku bukan pembantu ku." ucap ku
***Next time
__ADS_1
Budayakan meninggal kan like rate love dan vote,itulah cara menghargai karya ini,karya ini 100% hasil pemikiran saya sendiri,semoga kalian suka sama cerita ini,saya mohon maaf kalau ada salah dalam penulisan kata,tinggal kan komentar agar saya bisa segera memperbaiki nya,terima kasih***