
Aku melihat Toni seperti nya dia begitu kecewa karna aku hirau kan,tapi itu memang pantas buat dia,karna dia orang yg tidak tau balas budi dan terima kasih sama sekali.
Singkat cerita,pertemuan pun selesai,dan proyek ini deal di pegang sama pak Alex,dan aku pun merasa sangat senang,karna proyek sebesar ini di percaya kan kepada ku,semoga ini menjadi awal yg baik buat masa depan anak anak ku kelak.
Saat kami keluar dari gedung pertemuan,aku masih melihat mobil Toni terparkir di sini,setelah aku lihat lihat,ternyata dia bersama se'orang bos juga yg ikut pertemuan kali ini,dan bos nya itu kalah tender sama pak Alex,dia memang saingan bisnis pak Alex,tapi di banding pak Alex,dia terlalu jauh di bawah pak Alex,karna beliau adalah orang yg paling berpengaruh di dunia pembangunan.
Usut punya usut,ternyata proyek yg di kerjakan Toni semua kena komplain,maka dari itu proyek ini nggak di serah kan kepada bos nya Si Toni karna kinerja Toni tidak memungkin kan di proyek sebesar ini,Kami tinggal menunggu gambar dari sang mega Arsitektur proyek ini,arsitek ini adalah arsitek yg paling terkenal di seluruh penjuru negeri,di mana ada pembangunan pasti dia lah yg menggambar.
Singkat cerita,aku pun menelfon satu persatu teman teman ku agar mau bekerja di proyek ini,dan Alhamdulilah,mereka semua siap sedia bekerja bersama ku,dan mereka pun membawa rombongan masing masing.
__ADS_1
Hari dimana peletakan batu pertama pun tiba,aku di tunjuk oleh pak Alex agar memimpin jalan nya proyek ini dan meletakan batu pertama nya,semua nya ikut menyaksikan dan mulai berdoa agar proyek ini aman dan tidak ada halangan apa pun,sehabis itu,kami pun mengadakan syukuran bersama semua pekerja di sini untuk makan bersama,walaupun makan lesehan di lapangan,tapi aku melihat semua pekerja senang sekali,acara makan bersama ini adalah ide ku,dan pak Alex nggak tau apa apa,saat pak Alex melihat ini,beliau pun kaget,karna agenda pak Alex nggak ada makan makan seperti ini.
Aku pun mengajak beliau untuk makan bersama,dan beliau pun tidak menolak ajakan ku,beliau tidak membedakan kuli sama bos bos besar,karna beliau sadar,kalau tidak ada kuli,beliau juga bukan siapa siapa.
Saat kami makan,Izal pun datang bersama Nisa,aku pun langsung menyapa nya dan mengajak mereka untuk makan bersama.
Tanpa menunggu lama,mereka pun langsung ikut bergabung.
"Ini bukan apa apa Zal,kita juga harus berbagi rezeki sama mereka,kalau bukan karna mereka,nggak akan ada bangunan megah di kota ini." ucap ku
__ADS_1
"Iya mas,sekarang aku juga sadar bahwa pangkat dan kedudukan itu cuman sebuah simbol,tanpa ada nya orang di bawah,nggak akan ada juga orang yg di atas." ucap Izal penuh keyakinan
"Nah itu tau,jadi kamu juga harus memperlakukan para pekerja yg layak Zal,karna mereka lah yg sudah membuat kamu sampai di titik ini." ucap ku menasehati Izal
"Iya mas,aku paham kok,seperti para petinggi negara dan presiden,tanpa ada nya rakyat seperti kita,apa mereka bisa jadi pejabat tinggi,apa kah mereka akan punya pangkat dan kedudukan tinggi sekarang ini." ucap Izal
***Next time
Like like like rate love dan vote
__ADS_1
karya ini 100% hasil pemikiran saya sendiri,jadi hargailah dengan meninggal kan like rate love dan vote ya kak,terima kasih,semoga kalian suka sama karya ini***