Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu

Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu
Masih mengelak


__ADS_3

Izal pun melakukan hal yg membuat suasana semakin panas,dia menarik baju Abdi sehingga baju yg di pakai Abdi sobek,aku pun segera menarik Izal agar tenang.


"Sekarang lu mau ngelak gimana,bukti rekaman vidio juga sudah ada,lu mau masuk penjara sekarang,apa perlu aku telfon polisi sekarang." ucap Izal marah


"Zal nggak usah kasar gini,ini bisa di selesaikan secara kekeluargaan,apalagi kita masih punya dua misi,kalau semua itu gagal,baru kita laporin dia ke kantor polisi."ucap ku sambil menahan Izal yg mau memukil Abdi


Setelah aku menenang kan Izal,suasana di kantor pun kembali tenang,karna waktu masih pagi,para staf di sini juga belum pada datang,jadi kami bisa leluasa menanyakan semua hal kepada Abdi.


"Sekarang mas Abdi mau mengakui kesalahan mas Abdi nggak." ucap ku sambil menarik laptop ku


Dia masih diam tanpa kata hingga Izal mengambil hp nya dan mencoba menelfon polisi.


"Tunggu pak,saya memang salah,saya bener bener menyesal pak,mohon maaf kan kesalahan saya ini,dan saya tidak akan mengulangi nya lagi." ucap Abdi dengan raut muka menyesal


"Mas Abdi sudah mengakui kesalahan,apa mas Abdi siap meminta maaf sama mas Iqbal dan merestui hubungan mas Iqbal dan adik perempuan mas Abdi."ucap ku dengan tatapan tajam

__ADS_1


"Nggak bisa pak,dia sudah menghamili orang lain,nggak mungkin saya serah kan adik kandung saya untuk bajingan seperti Iqbal." ucap Abdi dengan nada marah


"Dasar banci lu,nggak mau mengakui kesalahan malah melempar kesalahan ke orang lain,lu itu laki laki apa banci sih." teriak Izal marah sambil meraih Abdi kembali


Untung saja aku sempet menahan Izal,kalau tidak,mungkin Abdi sudah kena pukul.


"Zal,kita di sini untuk menyelesaikan masalah,bukan memper keruh." ucap ku sambil memarahi Izal


"Kalo menyelesaikan masalah seperti mas Tristan gini nggak akan selesai,kita pukulin dia dulu baru dia mau mengakui semua nya kalau sudah babak belur." ucap Izal dengan marah


Izal pun nurut dan dia duduk di samping ku sambil menatap tajam ke Abdi,Abdi terlihat masih dengan expresi tenang tanpa ada nya penyesalan dan kesalahan,lalu aku pun mengancam nya.


"Mas Abdi nggak usah melembar batu sembunyi tangan,laki laki itu nggak seperti itu,laki laki sejati akan mempertanggung jawab kan apa yg sudah dia perbuat." ucap ku dengan santai


"Emang apa salah saya pak,saya hanya nggak merestui hubungan mereka karna Iqbal sudah menghamili orang lain." ucap Abdi yg masih tidak merasa bersalah

__ADS_1


"Apa saya perlu menelfon Linda agar semua nya jelas." ucap ku sambil memperlihat kan kontak Lida


Linda adalah adik mas Amin yg sudah di hamili oleh Abdi,aku sengaja meminta kontak Linda untuk berjaga jaga kalau Abdi masih tidak mengakui perbuatan nya.


"Linda siapa,saya nggak kenal." Kata Abdi yg masih mengelak


"Ini Linda yg kata mas Abdi di hamili oleh mas Iqbal,saya telfon sekarang agar semua nya jelas,bahwa bukan mas Iqbal yg menghamili Linda." ucap ku sambil mencoba menelfon Linda


"Selamat pagi Linda,ini saya Tristan yg menelfon kamu semalam,gimana kabar kamu." ucap ku basa basi


"Selamat pagi juga Mas Tristan,aku baik mas,mas Tristan sendiri gimana kabar nya." ucap Linda dari seberang telfon


***Next time


Saya selalu bersyukur karna sudah mendapat kan para pembaca setia di sini,semoga kalian semua selalu di berikan kesehatan dan di lancarkan rejeki nya,semoga kalian semua juga di hindarkan dari virus yg nama nya CORONA,semoga negri ini lekas membaik***

__ADS_1


__ADS_2