Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu

Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu
Kekecewaan


__ADS_3

"Semua orang akan mengharap kan imbalan saat membantu orang lain,aku sudah ada itikad baik untuk memberi kan imbalan sebesar ini malah dengan sombong nya kamu menolak,apa pantrs orang miskin menolak pemberian orang kaya." ucap Izal dengan sombong nya


"Cukup,aku emang miskin,tapi hati ku kaya,tidak seperti kamu,kaya harta tapi hati kamu miskin,ingat lah,harta itu hanya titipan,sekali Allah mengambil nya,satu detik pun akan habis tak tersisa." ucap ku dengan nada marah


Tanpa pikir panjang aku pun pergi meninggal kan tempat ini,di sini aku merasa tidak di hargai dan malah fi rendah kan.


"Pak Ramli maaf kan saya pak,saya nggak bisa kerja ikut bapak,saya nggak mau kerja dengan bos yang sombong dan tidak bisa menghargai orang lain seperti ini,dan saya yakin,nggak ada 1 tahun dia akan kehilangan semua anak buah nya pak." ucap ku kepada pak Ramli


"Mas sabar mas,kita tunggu pak Alex saja mas,hanya beliau yang bisa menyelesaikan masalah ini mas." ucap pak Ramli


"Nggak pak,saya sudah terlanjur sakit hati." ucap ku


"Trus nanti kalo pak Alex tanya kenapa mas Tristan kenapa pergi gimana." ucap pak Ramli


"Sampaikan maaf saya kepada beliau pak,semoga beliau tidak marah sama anak angkat nya ini." ucap ku


"Nggak mungkin ayah ku marah hanya karna membela kamu,aku adalah anak nya,sedang kan kamu itu orang lain." ucap Izal dengan lantang

__ADS_1


"Ya semoga saja begitu." ucap ku sambil pergi meninggal kan tempat ini


Aku pun merasa sangat sangat kecewa dengan Izal,yang dulu nya pendiam dan berbakti kepada orang tua nya,tapi sekarang sombong karna di butakan oleh harta,semoga Izal segera di bukakan mata hati nya.


Saat aku baru sampai kontrakan ku,aku langsung lemas,dan tanpa aku sadari pak Alex pun telvon beberapa kali,aku pun langsung telvon balik beliau.


"Selamat pagi pak,maaf pak tadi saya di perjalanan pak,jadi nggak tau kalo pak Alex telvon." ucap ku


"Kok di perjalanan mas,kata nya tadi sudah di proyek." ucap pak Alex


"Oh gitu mas,gimana tadi,sudah ketemu anak saya belum." ucap pak Alex


"Sudah pak,tapi saya nggak mau mengambil proyek nya pak." ucap ku


"Loh kenapa mas,apa mas Tristan nggak cocok sama harga nya." ucap pak Alex


"Nggak kenapa kenapa pak,saya nggak enak saja sama pak Ramli pak." ucap ku

__ADS_1


"Tenang saja mas,tadi anak saya sudah saya kasih tau kok mas,pak Ramli juga sudah saya telvon tadi." ucap pak Alex


"Nggak usah pak,saya masih bisa cari kerja yang lain,saya minta maaf ya pak sudah mengecewakan bapak." ucap ku


"Sebentar mas,ini pasti ada yang tidak beres,coba saya telvon anak saya duku mas,nanti saya telvon mas Tristan lagi." ucap ku


"Nggak usah pak,biar saya cari pekerjaan yang lain pak." ucap ku


"Udah nggak usah khawatir mas,sudah dulu mas,saya mau telvon anak saya dulu." ucap pak Alex


"Iya pak,sebelum nya saya minta maaf kepada pak Alex." ucap ku


"Nggak perlu minta maaf mas,ya sudah mas,nanti saya telvon lagi." ucap pak Alex sambil mematikan telvon nya


***Next time


budayakan like rate bintang 5 love dan vote,karya ini 100% hasil pemikiran saya sendiri,jadi hargailan karya ini,terima kasih sebelum nya***

__ADS_1


__ADS_2