Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu

Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu
Kembali menjemput rejeki


__ADS_3

Hari hari berjalan begitu cepat,tidak terasa sudah 1 minggu aku di kampung halaman ku,aku pun berencana untuk berangkat ke jakarta hari ini,karna masih banyak pekerjaan yg harus di kerjakan.


Pukul 03:00 aku pun berangkat ke jakarta untuk menjemput rejeki,sesampai nya di jakarta,aku langsung menuju ke kontrakan ku,di sana masih ada pekerja yg kecelaka'an kemarin,ini kesempatan ku untuk bertanya kronologi persis nya seperti apa.


"Mas yg kecelaka'an kerja kemarin ya." ucap ku sambil mengulur kan tangan untuk berjabat tangan


"Iya pak,saya yg jatuh kemarin." ucap pekerja itu


"Oh iya mas,nama mas siapa ya."ucap ku


"Nama saya Iqbal pak." ucap mas Iqbal


"Tapi sudah di bawa ke rumah sakit mas." ucap ku basa basi karna aku sudah tau kalau mas Iqbal sudah di bawa ke rumah sakit


"Sudah pak,ini sudah bisa buat jalan,dan rencana nya besok hari senin saya sudah mulai bekerja kembali." ucap mas Iqbal sambil menunjukan kaki nya yg sakit


"Syukurlah kalau gitu mas,oh iya mas,gimana cerita nya mas Iqbal bisa jatuh,emang nggak pakai sabuk pengaman mas." ucap ku sambil meng introgasi


"Saya sudah pakai pak." ucap mas Iqbal

__ADS_1


"Lah terus kok bisa jatuh,emang nggak di ikat ke skafulding mas tali nya." ucap ku


"Tadi saya sudah mengikat nya pak,tapi saya nggak tau tiba tiba tali nya lepas."ucap mas Iqbal menjelas kan


Saat mas Iqbal berbicara,aku merasa ada yg di sembunyikan dari mas Iqbal.


"Apa ada unsur kesemgajaan dari rekan mas Iqbal." ucap ku sedikit curiga


"Nggak ada pak,ini memang murni kecelakaan pak." ucap mas Iqbal yg semakin mencurigakan


Aku pun menjadi semakin penasaran dengan kejadian ini,karna di proyek belum ada CCTV,jadi sulit untuk mengetahui apa penyebab nya mas Iqbal terjatuh.


Tiba tiba telfon ku pun berbunyi,saat aku melihat layar hp ku,ternyata Izal yg menelfon ku.


"Selamat pagi mas,mas ada berita mengenai orang yg jatuh kemarin nih." ucap Izal dari seberang telfon


Aku pun segera berdiri dan menjauh dari mas Iqbal,karna aku nggak mau dia mendengar percakapan ku dengan Izal tentang dia.


"Berita apa Zal." ucap ku

__ADS_1


"Jadi sebener nya kecelakaan itu ada unsur kesengajaan mas." ucap Izal


Aku pun berfikir bahwa dugaan ku ternyata benar.


"Unsur kesengajaan gimana maksut kamu Zal." ucap ku


"Jadi gini mas,orang itu memang sudah memakai sabuk pengaman dan mengikat nya ke skafulding saat mau memasang begesting kolom mas,tapi ada salah satu oramg yg nggak suka sama dia,jadi orang itu mau mencelakai dia mas." ucap Izal menjelaskan


"Trus siapa orang nya Zal." ucap ku


"Ini baru di selidiki mas,kalau sampai orang itu ketemu,akan langsung saya jeblosin dia kepenjara,karna sudah mengancam nyawa orang lain."ucap Izal marah


"Ya kita harus minta pertanggung jawaban dia Zal,ini aku juga sedang meng introgasi mas Iqbal yg jatuh kemarin Zal." ucap ku


"Loh mas Tristan sudah di jakarta emang." ucap Izal kaget


"Iya Zal,baru saja datang." ucap ku


"Oh ya udah kalau gitu Izal nanti ke sana mas sekalian iku meng introgasi lah." ucap Izal

__ADS_1


***Next time


Saya tidak lupa selalu mengucap kan banyak terima kasih untuk semua pembaca,semoga kalian suka sama cerita ini,maaf bila ada salah dalam penulisan kata,silah kan tinggal kan komentar agar saya bisa segera memperbaiki nya,terima kasih***


__ADS_2