
setelah selesai mandi,aku sengaja menemui clara,gk tau kenapa,sekarang aku tiap pergi pasti pengen cepet cepet ketemu clara kalau sudah pulang,walau pun pergi pagi pulang sore,tapi kangen ku ke clara selalu terasa,dan setelah ketemu dengan clara,hati ini terasa sangat tenang,aku mulai merasa nyaman dengan clara,walaupun cinta ini adalah cinta terlarang,tapi aku sekarang sudah gk peduli,ternyata benar kata orang orang,cinta itu memang buta,gk memandamg siapa dia dan status hubungan keluarga,aku akan tetap mempertahan kan cinta ku ini,perjuangan ku gk boleh sia sia,walau pun keluarga kami berdua tidak merestui hubungan ini,tapi aku gk akan menyerah.
singkat cerita,aku pun ketemu dan becanda sama clara,dan aku merasa clara pun sudah mulai simpatik sama aku,tentu saja aku merasa sangat senang,sekarang aku dan clara tinggal menunggu waktu untuk menjalin hubungan kami,clara mang berbeda dengan wanita wanita lain nya,walaupun aku belum tau semua kepribadian nya,tapi aku merasa dia adalah wanita yg memegang teguh pendirian nya.
"dek apa kamu belum siap dek menerima kakak." ucap ku
"clara belum melihat keseriusan kakak,dan tadi clara denger kakak ngobrol sama bude tentang kak lina,apa kakak habis ketemu dengan kak lina." ucap clara
"iya dek,tadi kakak habis ketemu kak lina,tadi kak lina menghadang kakak di jalan,kata nya ibu nya kak lina sakit dan ingin bertemu sama kakak dek." ucap ku
"serius kak kalo ibu nya kak lina sakit." ucap clara
"kakak juga belum tau dek,rencana nya kakak besok mau ke rumah kak lina dek untuk memastikan benar atau tidak yg di katakan kak lina." ucap ku
"clara ikut ya kak,clara pengen ketemu sama kak lina dan ibu nya kak." ucap clara
"mau ngapain kamu ketemu kak lina dan ibu nya dek,besok kan kamu juga sekolah dek." ucap ku
"emang kakak besok gk PKL kak." ucap clara
"ya PKL dek,tapi kam kakak bisa berangkat agak siangan dek." ucap ku
"clara ijin gk masuk aja kak kalo gitu." ucap clara
"jangan dek,kamu harus fokus sekolah dek,nanti bapak kamu marah kalo tau kamu sering gk masuk sekolah dek." ucap ku
"tapi clara pengen ikut kak." ucap clara
"ntar hari minggu aja kakak ajak main dek." ucap ku
__ADS_1
"beneran kak,kakak gk boleh boong lho." ucap clara
"iya dek,kakak janji bakalan ngajakin kamu jalan jalan ntar hari minggu." ucap ku
"ya udah kalo gitu kak,awas aja kalo boong." ucap clara
"kakak gk boong dek." ucap ku
"ya udah kalau gitu kak,clara udah ngantuk kak,clara bobok dulu ya kak." ucap clara
"iya dek,kakak juga mau bobok dek." ucap ku
lalu kami pun beranjak untuk tidur,singkat cerita pagi pun tiba,aku beranjak mandi dan segera menuju rumah lina untuk menjenguk ibu nya lina,sampai disana pintu rumah lina masih tertutup,aku mengetok pintu rumah lina
(tok tok tok)
"iya sebentar." ucap lina dari dalam
"eh sayank,pagi pagi banget ke sini nya." ucap lina
"aku udah bilang berkali kali,jangan panggil aku sayank,kita sudah bukan apa apa lagi." ucap ku
"tapi aku masih menganggap kamu sebagai pacar aku yank." ucap lina
"ya udah maaf,berarti aku salah rumah,tadi nya aku mau kerumah mantan ku,ternyata salah alamat." ucap ku
"kak kamu gitu sih,ibu aku udah nungguin kamu dari kemarin,apa kamu tega melihat ibu ku kayak gitu." ucap lina
"lina ajak nak tristan masuk nak." ucap ibu nuni
__ADS_1
"iya bu." ucap lina
lalu kami pun masuk dan menemui ibu nuni,setelah aku bertemu dengan ibu nuni,aku merasa kasihan dan sedih melihat kondisi ibu nuni yg sedang sakit.
"nak tristan,maafin ibu sudah merepot kan kamu untuk datang kesini,ibu cuman pengen ngomong sesuatu hal yg penting sama kamu dan lina nak." ucap ibu nuni
"ibu nuni gk merepot kan tristan kok bu,tristan malah seneng karna ibu nuni masih mau ketemu dengan saya yg sudah memutuskan lina." ucap ku
"ibu sudah menganggap kamu sebagai anak ibu sendiri nak,sekarang ibu mau ngomong hal penting sama kamu." ucap ibu nuni
"ibu mau ngomong apa sama tristan bu." ucap ku
"nak tristan,ibu gk akan memaksa kamu untuk bersatu dengan lina lagi,tapi ibu berharap kalian jangan bermusuhan ya nak,ibu gk mau kalian bermusuhan nak,karna kamu sudah ibu anggap sebagai anak ibu sendiri nak." ucap ibu nuni
"saya gk pernah menganggap lina sebagai musuh bu,sekarang tristan menganggap lina sebagai adik tristan bu,buat apa saya memusuhi orang yg pernah mengisi hati tristan yg kosong bu,yg lalu biarlah berlalu,masa depan masih panjang bu." ucap ku
"ibu merasa seneng kamu bisa se'dewasa ini nak,andai saja lina gk melakukan hal bodoh kayak gini,mungkin kalian akan bersama selaman nya." ucap ibu nuni
"ibu nuni tenang saja bu,kalau sudah jodoh gk bakalan bisa di pisah kan bu,mungkin tristan dan lina bukan jodoh bu,jadi tuhan memisahkan kami dengan cara nya sendiri bu,kalau pun lina gk melakukan hal ini,mungkin tuhan akan memisahkan kita dengan cara lain bu." ucap ku
ibu nuni menangis dan memegang tangan aku,ibu nuni berterima kasih sama aku karna sudah menjaga lina selama ini,setelah kami berbincang bincang,aku pamit pulang untuk berangkat PKL,karna waktu sudah menunjukan pukul 09:00.
"ya udah kalo gitu tristan pemit dulu bu,karna tristan mau berangkat PKL bu." ucap ku
"iya nak,kamu hati hati kerja nya nak,terima kasih sudah menjenguk ibu nak." ucap ibu nuni
"iya bu,ibu nuni juga harus jaga kesehatan bu,jangan mikirin yg macem macem dulu bu,dan jangan lupa minum obat nya bu,biar bisa ber aktifitas seperti biasa,semoga cepet sembuh ya bu." ucap ku sambil pamitan kepada ibu nuni
setelah itu aku berangkat PKL dan menjalani aktifitas seperti biasa,kabar aku putus dengan lina pun sudah sampai di telinga teman teman ku,semua teman teman ku bertanya masalah nya apa sampai aku dan lina bisa putus,tapi aku gk menghiraukan semua teman teman ku yg menanyakan tentang aku dan lina,karna sekarang aku fokus dengan clara,karna aku sudah benar benar jatuh cinta dengan clara.
__ADS_1
next time
jangan lupa like dam follow kak,karna like dan follow itu gratis,hargailah penulis dengan cara like dan follow,terima kasih