Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu

Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu
menuju bekasi


__ADS_3

Pagi hari nya pun aku bersiap siap untuk berangkat ke tangerang,aku berharap akan mendapat kan rezeki di sana untuk biaya kelahiran anak ku yang ke dua,doa selalu aku panjat kan kepada Allah semoga lahiran istri ku Clara lancar dan tidak terjadi apa apa.


Aku pun berangkat ke bekasi dahulu untuk menghampiri teman ku,karna dia lah yang tau tempat yang akan kami tuju,sesampai nya di bekasi sekitar jam 06:00 pagi,aku istirahat sejenak di rumah nya,dan kami berencana untuk berangkat ke tangerang habis zuhur.


"Tris kamu istirahat dulu aja,nanti habis zuhur kita berangkat ke tangerang." ucap mas Sigit


"Iya mas,Tristan mau mandi dulu mas,kamar mandi nya sebelah mana ya mas." ucap ku


"Oh kamu mau mandi dulu,ayo aku anterin kalo gitu." ucap mas Sigit


"Iya mas." ucap ku sambil berdiri dan menuju ke kamar mandi


Setelah aku mandi,mas Sigit menyuruh ku makan terlebih dahulu.


"Tris ayo sarapan dulu,habis makan kita ngobrol ngobrol." ucap mas Sigit


"Iya mas." ucap ku

__ADS_1


Sehabis makan kami pun mengobrol,dan mas Sigit menanya kan kabar keluarga nya di kampung,karna sebenar nya kami tetangga an di kampung.


"Oh iya Tris,gimana kabar bapak dan ibu ku di rumah." ucap mas Sigit


"Baik mas,bapak dan ibu mas Sigit sehat semua." ucap ku


"Syukurlah kalo gitu,aku sempet khawatir karna kemarin dapat firasat buruk,dan orang orang di kampung nggak ada yang bisa di hubungin,mau hubungin kamu takut nya kamu lagi di jakarta." ucap mas Sigit


"Aku udah 6 bulan di kampung mas,nganggur nggak ada pekerjaan sama sekali mas." ucap ku


"Lah biasa nya kan kamu megang proyek sendiri." ucap mas Sigit


"Oh gitu,oh iya Tris,denger denger istri kamu hamil lagi ya." ucap mas Sigit


"Iya mas,maka nya ini aku lagi nyari biaya buat lahiran Clara nanti nya." ucap ku


"Lah kan kamu juga sudah lama megang proyek sendiri,masak nggak ada tabungan sih." ucap mas Sigit

__ADS_1


"Habis buat bangun rumah mas kemarin." ucap ku


"Jadi kamu sudah bangun rumah sendiri Tris." ucap mas Sigit


"Alhamdulilah sudah mas,walaupun kecil yang penting bisa buat berteduh anak istri di rumah." ucap ku


"Selalu bersyukur aja lah Tris,yang penting hasil keringat sendiri,itu bisa di bangga kan,nggak kayak aku ini,walaupun punya rumah,tapi ini rumah mertua." ucap mas Sigit


"Ya nggak apa apa mas,rumah ini kan juga sudah di kasih sama mas Sigit juga." ucap ku


"Iya juga sih Tris,aku jadi iri sama kamu,walaupun masih muda,tapi kamu sudah bisa bangun rumah sendiri dan hasil keringat mu sendiri." ucap mas Sigit


"Iya mas,itu rezeki yang di titip kan oleh Allah kepada keluarga saya mas." ucap ku


Kami mengobrol sampai lupa waktu kalau jam sudah menunjukan pukul 11:30,lalu kami pun bersiap untuk berangkat ke tangerang,di sana sudah ada 1 teman ku yang menunggu,sebener nya kami mau ke sana besok pagi,tapi karna temen ku sudah berada di sana,kami jadi nggak enak.


***Next time

__ADS_1


Terima kasih untuk semua pembaca yang sudah mengikuti alur cerita ini sampai sejauh ini,pembaca setia,saya akan memberikan 10 tripot Hp untuk 10 orang yang beruntung,cara nya mudah ya kak,cukup tinggal kan komentar di setiap episode cerita ini dan SUBSCRIBE chanel youtube saya kak,OM RIK CHANEL


dan jangan lupa tinggal kan komet di chanel youtube saya ya kak,hadiah akan saya berikan setelah chanel saya mencapai 1000 SUBSCRIBE kak,terima kasih sebelum nya🙏🙏🙏🙏***


__ADS_2