Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu

Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu
Saling menghargai


__ADS_3

Mas Diki pun kembali bekerja dengan safety lengkap,untuk sementara ini,yang aku fikir kan hanyalah kedatangan si buah hati ke dunia ini,saat waktu istirahat,aku sengaja tidak ke kantor untuk makan,aku menghampiri mas Diki dan makan bersama mas Diki di sini.


"Mas Diki istirahat dulu mas." ucap ku


"Sebentar pak,ini nanggung pak." ucap mas Diki


"Mas Diki apa nggak denger suara azan zuhur." ucap ku


"Denger pak,tapi ini nanggung pak." ucap mas Diki


"Mas hentikan pekerja'an mas Diki sekarang juga,henti kan semua aktifitas sejenak saat mas Diki mendengar suara azan,dan lanjut kan setelah azan selesai,sekarang waktu nya Istirahat mas." ucap ku


"Iya pak maaf." ucap mas Diki sambil turun dari staiger


"Sini mas makan sama saya." ucap ku


"Apa pak Tristan tidak malu makan sama saya yang sebagai kuli ini." ucap mas Diki sedikit malu malu

__ADS_1


"Buat apa saya malu mas,dulu saya juga kuli seperti mas Diki,apa mas Diki kira saya lulusan sarjana dan langsung kerja di kantoran,saya cuman lulusan SMK mas." ucap ku


"Ah masak sih pak,saya kira bapak lulusan Sarjana pak,dan kalo di lihat bapak juga tidak pernah kerja sebagai kuli." ucap mas Diki


"Mas Diki nggak percaya kalo saya dulu nya juga kuli,ini foto saya saat saya kerja sebagai kenek kuli bangunan mas." ucap ku sambil memperlihat kan foto ku saat mengangkat semen


"Saya nggak nyangka ternyata bapak dulu nya juga kuli,pantesan bapak bisa menghargai semua kuli di sini." ucap mas Diki


"Maksut mas Diki menghargai kuli itu gimana mas,saya nggak ngerti." ucap ku


"Ya biasa nya bos kayak pak Tristan gini selalu galak dan nggak bisa menghargai kuli pak,tapi bapak beda,bahkan bapak malah ramah sama kuli dan bisa menghargai kuli." ucap mas Diki


"Saya jadi nggak enak pak,masak saya makan sama bos,padahal pakaian saya aja kotor dan bau kayak gini." ucap mas Diki


"Nggak usah di fikir kan mas,kita itu saling membutuh kan,mas Diki membutuh kan pekerja'an untuk menghidupi keluarga,dan saya butuh tenaga mas diki untuk mengerjakan Proyek saya ini,jadi untuk apa kita membedakan 1 sama lain." ucap ku


Lalu mas Diki pun menggelar kardus untuk alas kami makan,aku teringat sekali saat aku menjadi kuli,saat mau makan pasti mencari kardus,das selesai makan kardus nya buat alas untuk tidur siang sebentar.

__ADS_1


Saat makan kami pun mengobrol masalah keluarga mas Diki yang hidup pas pasan,dan sekarang mas diki memiliki se'orang anak yang masih berusia 3 bulan.


"Oh iya mas,mas Diki menikah udah berapa lama." ucap ku


"Saya menikah sudah hampir 7 tahun pak." ucap mas Diki


"Anak mas Diki baru 1 ini apa udah ada yang lain mas." ucap ku


"Selama menikah hampir 7 tahun,saya baru di kasih keturunan pak,jadi ini adalah anak pertama saya pak." ucap mas Diki


"Lama juga ya mas." ucap ku


"Pak Tristan sudah punya istri apa belum." ucap mas Diki


"Sudah mas,saya menikah sudah 3 bulan,dan istri saya sedang hamil 1 bulan setengah mas." ucap ku


"Ya alhamdulilah pak,saya ikut seneng mendengar nya." ucap mas Diki

__ADS_1


***Next time


budayakan meninggal kan like rate bintang 5 love dan vote,karna semua itu gratis kak,karya saya ini 100% hasil pemikiran saya dan tidak menjiplak dari orang lain,jadi hargailah penulis nya,terima kasih kak***


__ADS_2