Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu

Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu
Titik terang


__ADS_3

Tidak berapa lama,Izal pun tiba di kontrakan ku bersama dengan Nisa,setiap dia dengar kalau aku berada di jakarta,pasti dia selalu mengajak Izal untuk menemui ku,layak nya adik yg lama tidak bertemu kakak kandung nya,walau pun sekarang Nita sudah dewasa,tapi dia tidak malu memeluk ku dan mencium ku di sepan umum,karna dia sudah dia sudah menganggap aku sebagai kakak kandung nya semdiri,begitu pula dengan ku,aku juga menganggap Nisa sebagai adik ku sendiri.


"Mas Tristan." teriak Nisa sambil berlari menghampiri ku


"Lah Nisa ikut ke sini."ucap ku sedikit kaget


"Mas Tristan kok lama nggak main ke rumah,Nisa kangen tau nggak." ucap Nisa sambil memegang erat tangan ku


"Mas lagi sibuk dek,jadi nggak sempet ke rumah,kapan kapan mas kesana deh." ucap ku sambil mengajak Nisa dan Izal masuk


"Oh iya mas,gimana sama dedek Reyhan dan dek Galang,sehat kan mas." ucap Nisa


"Alhamdulilah sehat dek." ucap ku

__ADS_1


Setelah masuk ke kontrakan ku,Izal pun langsung mendekati mas Iqbal dan mulai meng introgasi nya.


"Gimana mas,udah sembuh kaki nya."ucap Izal kepada mas Iqbal


"Alhamdulilah sudah mendingan pak,insya Allah besok saya sudah bisa bekerja lagi pak." ucap ma Iqbal


"Oh iya mas,saya mau tanya nih,tapi jawab jujur ya mas." ucap Izal mulai menanya kan masalah kecelakaan


"Tanya apa ya pak." ucap mas Iqbal kebingungan


"Se inget saya sih saya nggak pernah berselisih sama orang di proyek pak,emang ada apa ya pak."ucap Iqbal masih bingung


"Kalau musuh lama ada nggak mas yg kerja di proyek ini." ucap Izal

__ADS_1


"Nggak ada sih pak,saya yakin di proyek ini saya nggak punya musuh,karna saya kerja untuk cari uang pak bukan cari musuh." ucap mas Iqbal meyakin kan


"Saya baru dapat kabar dari kantor mas,setelah mereka menyelidi kasus mas Iqbal kecelakaan kerja,mereka menemukan ada nya kejanggalan mas,soal nya kalau mas Iqbal sudah mengikat sabuk pengaman itu,walau pun mas Iqbal jatuh,skafulding itu akan luka terkena besi pengikat sabuk pengaman nya mas,tapi nggak ada luka sedikit pun di skafulding itu,jadi kesimpulan nya ada dua mas,mas Iqbal lupa mengikat nya atau hal yg buruk adalah ada salah satu temen kerja mas Iqbal yg sengaja melepas ikatan itu dari Skafulding." ucap Izal menjelas kan


"Saya ingat betul kalau sabuk pengaman itu benar benar saya ikat kan di skafulding pak,banyak kok saksi nya saay saya mengikat nya." ucap mas Iqbal


"Kalau bener begitu,berarti itu semua ada unsur kesengajaan untuk mencelakai mas Iqbal,coba mas Iqbal ingat ingat deh,siapa yg pernah berseteru sama mas Iqbal selama kerja di proyek ini." ucap Izal


"Kalau berseteru di proyek sih nggak ada pak,emang ada satu orang yg sempat berseteru sama saya,tapi tidak di proyek ini pak,bahkan sebelum saya kerja di sini." ucap mas Iqbal


"Siapa mas orang nya." ucap Izal dengan nada serius


"Calon kakak ipar saya pak,soal nya dia lah satu satu nya orang di keluarga nya yg nggak merestui hubungan saya sama calon istri saya pak,dan saat itu saya sedang melamar calon Istri saya pak,dan saat itu saya sama calon kakak ipar saya itu sempat beradu mulut pak." ucap mas Iqbal dengan raut meyakin kan

__ADS_1


***Next time


Terima kasih untuk semua teman teman yg sudah setiap membaca cerita ini,semoga kalian suka dengan alur cerita nya***


__ADS_2