Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu

Cinta Terlarang Antara Kakak Dan Adik Sepupu
Menemui petinggi proyek


__ADS_3

Mendengar itu aku pun merasa lega,karna semua masalah sudah selesai,kami pun kembali bekerja seperti biasa,Izal pun kembali ke proyek nya sendiri,dan aku pun menuju kantor kembali,sesampai nya di kantor,tiba tiba ponsel ku berdering,setelah aku melihat hp ku,ternyata Nisa menelfon ku,aku pun buru buru menjawab nya.


"Asalamualaikum." ucap Nisa dari seberang telfon


"Wa'alaikum salam dek,ada apa ya dek pagi pagi gini telfon." jawab ku


"Nggak apa apa mas,pengen ngobrol aja sama mas Tristan." ucap Nisa


"Emang mau ngomong apa dek,mas Tristan kan lagi kerja dek." ucap ku sambil menyeruput kopi ku


"Emang mas Tristan kerja apa,mas Tristan kan cuman ngawasin doang." ucap Nisa


"Iya sih dek,tapi kan nggak enak dilihatin oramg kantor,masak jam kerja malah telfonan." ucap ku berusaha mengelak


"Pokok nya Nisa nggak mau tau,mau nya Nisa ngobrol sama mas Tristan." ucap Nisa dengan nada manja


Tiba tiba ada suara orang mengetok pintu,jadi bisa buat alasan agar Nisa mau mengakhiri telfon nya.

__ADS_1


"Tok tok tok"


"Dek udah dulu ya,ada orang kantor kesini,kayak nya mau ada rapat." ucap ku


"Nggak mungkin,Nisa nggak percaya." ucap Nisa


"Masuk aja pak." ucap ku agar keras agar Nisa tau kalau beneran ada orang kesini


"Maaf pak ada jam rapat hari ini,karna waktu nya mendadak,jadi saya buru buru kesini tanpa menelfon bapak dulu." ucap staf di depan ku


"Iya pak,saya akan segera kesana sebentar lagi." ucap ku dengan nada sedikit keras


"Tu kan dek bener,udah dulu ya dek." ucap ku dengan senyum di bibir ku


"Ya udah,tapi mas harus janji nanti sore kesini,ada yg mau Nisa omongin mas." ucap Nisa dengan nada sedikit jengkel


"Mas nggak janji dek,soal nya nggak tau Rapat ini sampai jam berapa,soal nya rapat mendadak,biasa nya ada masalah serius." ucap ku

__ADS_1


"Pokok nya Nisa nggak mau tau,mas Tristan nanti sore harus kesini." ucap Nisa ngambek


"Iya dek kalau ada waktu." ucap ku sambil mematikan telfon


Setelah mematikan telfon aku pun segera menuju ke ruang rapat,di sana ada petinggi petinggi PT,setelah aku datang,mereka pun langsung menyambut ku dan menyuruh ku duduk.


"Selamat datang mas Tristan,silahkan duduk." ucap salah satu petinggi PT


"Terima kasih pak,jawab ku sambil segera duduk


Setelah rapat di mulai,aku kaget,ternyata peristiwa jatuh nya mas Iqbal sudah sampai ke telinga para petinggi PT,dan mereka mendesak ku agar segera menyelesaikan masalah ini,untung nya aku dan Izal sudah menyelesaikan masalah ini dan sudah memberi uang kompensasi kepada mas Iqbal.


"Mas Tristan,kami dengar kemarin ada kecelakaan kerja,dan disini kami datang untuk memastikan bahwa mas Tristan segera menyelesaikan masalah ini." ucap salah satu petinggi PT


"Maaf pak,tapi semua masalah sudah selesai tadi pagi,dan uang kompensasi pun sudah saya berikan kepada mas Iqbal,jadi semua tanggung jawab juga sudah saya selesaikan." ucap ku dengan tenang


***Next time

__ADS_1


Terima kasih untuk semua pembaca ug sudah setia dengan cerita ini,semoga kalian nggak bosan dengan alur cerita nya***


__ADS_2