
Setellah karyawan itu menelvon Nisa,tidak berapa lama pun Nisa datang bersama Izal,Nisa langsung lari menghampiri ku dan memeluk ku,aku sudah menganggap Nisa sebagai adik ku sendiri,dan aku tidak menyangka bahwa Nisa sudah begitu besar dan dewasa.
Saat aku melepas kan pelukan dari Nisa,aku melihat Nisa menangis,aku pun bertanya kepada nya kenapa dia menangis.
"Nisa kenapa kamu menangis." ucap ku
"Nisa kangen sama mas Tristan,mas Tristan kemana aja selama ini." ucap Nisa
"Mas Tristan pulang kampung Nis,ini baru nyari kerjaan lagi di daerah bekasi sini." ucap ku
"Mas Tristan kenapa nggak ikut ayah lagi mas." ucap Nisa
"Lah emang pak Alex udah ada kerjaan lagi." ucap ku
"Nggak tau mas,tanya aja sama Mas Izal." ucap Nisa
"Zal emang pak Alex udah ada kerjaan lagi." ucap ku
"Belum mas,kalah tender terus sama PT lain,kemarin tinggal tanda tangan kontrak aja di batalin lagi sama big bos nya." ucap Izal
"Ini aku juga susah nyari kerjaan Zal,kemarin dari tangerang malah nggak jadi." ucap ku
__ADS_1
"Kenapa mas nggak jadi." ucap Izal
"Nggak masuk Zal harga nya,giliran di tanyain harian di sana berapa malah nyolot wakil nya,itu pasti proyek nggak beres ujung ujung nya." ucap ku
"La ini di bekasi udah dapet pekerjaan mas." ucap Izal
"Kemarin sih di tawarin di SUMARECON bekasi,tapi belum kesana juga sih,mungkin besok aku ke sana." ucap ku
"Oh di SUMARECON mas,kemarin Ayah juga mau ngesub di situ,tapi nggak jadi mas." ucap Izal
"Lho kenapa nggak jadi Zal,kan SUMARECON pengembang yang lagi membangun besar besaran." ucap ku
"Oh gitu Zal,trus rencana nya pak Alex mau dapet di mana lagi Zal." ucap ku
"Belum tau juga mas,kayak nya agak lama ini ntar mas." ucap Izal
"Mudah mudahan cepet dapet pekerjaan lah,biar kita bisa kerja sama lagi." ucap ku
"Amin,semoga cepet dapet pekerjaan lagi deh mas,tapi ini kan kita juga lagi kena dampak COVID19 mas,banya PT yang bangkrut gara gara ini mas." ucap Izal
"Iya Zal,gara gara COVID malah cari pekerjaan susah." ucap ku
__ADS_1
"Ya udah lah mas,kita nggak usah bahas ini dulu,bikin pusing mas." ucap Izal
"Oh iya Zal,anak kamu udah bisa apa sekarang." ucap ku
"Udah merangkak mas." ucap Izal
"Kok nggak di ajak kesini tadi." ucap ku
"Lagi di rumah mertua mas,tadi aku ke rumah Ayah karna mau menanyakan sesuatu,tapi tadi dapet kabar kalau mas Tristan kesini,ya udah aku sama Nisa langsung berangkat ke sini." ucap Izal
"Ya udah kalo gitu Zal,aku pamit dulu deh,nggak enak pake motor orang." ucap ku
"Lah nggak nginep mas." ucap Izal
"Nggak lah,kapan kapan aja aku nginep." ucap Ku
**Next time
Terima kasih untuk semua pembaca yang sudah mengikuti alur cerita ini sampai sejauh ini,pembaca setia,saya akan memberikan 10 tripot Hp untuk 10 orang yang beruntung,cara nya mudah ya kak,cukup tinggal kan komentar di setiap episode cerita ini dan SUBSCRIBE chanel youtube saya kak,OM RIK CHANEL
dan jangan lupa tinggal kan komet di chanel youtube saya ya kak,hadiah akan saya berikan setelah chanel saya mencapai 1000 SUBSCRIBE kak,terima kasih sebelum nya🙏🙏🙏🙏*
__ADS_1