
"Mas Tristan kok malah mainan hp sih." ucap Nisa
"Nggak kok dek,cuman liat chat dari istri mas kok." ucap ku
"Oh." ucap Nisa singkat
Di satu sisi,Izal pun menyelinap keluar dari pintu belakan dan langsung menuju ke gerbang depan,agar tidak curiga,Izal pun memencet bel depan rumah seakan akan Izal baru datang ke rumah Nisa
"Mas Izal tadi di dalem,kok sekarang udah di depan sini." ucap pembantu
"Udah nggak usah bahas itu dulu buk,yg penting sekarang jaga rahasia ini dulu." ucap Izal
Izal pun masuk dan langsung menghampiri ku dan Nisa.
"Mas Izal kok tumben ke sini." ucap Nisa kaget
"Emang ngak boleh aku kesini dek." ucap Izal dengan senyum di bibir nya
"Nggak gitu maksut Nisa mas,biasa nya mas Izal kan nggak boleh ke sini masa istri mas Izal." ucap Nisa
"Ya udah kalau gitu mas pulang aja deh kalo gitu." ucap Izal langsung berbalik badan
__ADS_1
Sesaat sebelum Izal melangkah kan kaki keluar,Nisa pun berlari menghampiri Izal.
"Kok mas Izal marah sih,Nisa kan cuman becanda."ucap Nisa sambil menarik lengan Izal
Kami pun mengobrol bertiga,seperti biasa,Izal selalu di cuekin sama Nisa,hingga Izal pun sempet kesel karna itu.
"Seperti nya keberadaan ku di sini nggak ada guna nya,mending aku pulang aja lah." ucap Izal kesel
"Emang istri mas Izal udah nyuruh pulang." ucap Nisa menyindir
"Apa urusan nya dengan Istri ku." ucap Izal jutek
"Zal mending kamu ngomong sekarang biar jelas lah,biar kita bisa selesai in secara langsung." ucap ku sambil menenang kan mereka berdua
"Nggak bisa mas." ucap Izal sambil menggeleng kan kepala
"Apa sih yg kalian berdua bicarakan,kok Nisa nggak faham." ucap Nisa penasaran
"Bukan apa apa kok,mending kita cari makan di luar."ucap ku mengalih kan pembicaraan
"Ayo lah,kebetulan aku juga laper." ucap Izal setuju
__ADS_1
"Nisa ikut dong mas,Nisa pengen keluar juga menikmati suasana luar." ucap Nisa dengan nada manja
"Ya udah ayo,kita ajak sekalian lah ibuk ibuk pembantu." ucap ku
"Kok ngajakin bibi sih mas,bibi biar di rumah aja jagain rumah."ucap Nisa dengan raut muka tiba tiba kesel
"Lah emang kenapa dek,kan mereka yg sudah merawat kamu di sini,sekali sekali ajakin mereka makan di luar nggak apa apa." ucap ku
"Ya udah lah terserah mas aja." ucap Nisa pasrah
"Ya udah kalau gitu kalian tunggu di luar aja,biar aku panggil bibi." ucap ku
Aku pun segera memanggil mereka berdua untuk ikut makan di luar bersama,awal nya mereka nggak mau,tapi karna aku paksa akhir nya mereka mau ikut juga.
Kami pun berangkat berlima,sesampai nya di sana,kami pun langsung memesan makanan dan minuman.
Selesai makan kami tidak langsung pulang,melain kan mencari tempat wisata agar dua pembantu Nisa juga merasakan hari libur dengan main di tempat wisata di sini,karna biasa nya mereka libur untuk menjenguk anak di kampung.
***Next time
Mohon maaf karna sekarang jarang up,semoga para pembaca tetap setia menunggu alur cerita nya,terima kasih***
__ADS_1