Close

Close
BAB 42


__ADS_3

brukkk , tubuh diva menabrak seseorang


" maaf tuan maaf saya tidak sengaja , kata diva sambil memebersikan jas lelaki itu dengan tisu yang baru saja ia ambil dari tasnya .


sekali lagi maaf tuan ,kata diva yang betul betul merasa bersalah


orang orang yang tadi heboh seketika diam , melihat kejadian ini , hening tercipta seketika di acara itu


lelaki itu diam mematung melihat wanita cantik yang selama ini ia sangat rindukan wanita yang selama ini cari .


devano yang matung memandang wajah cantik waniti yang memenuhi hati dan pikiranya itu .


diva yang merasa aurah yang sedikit berbeda dan seketika mencium atoma parfum yang sangat fameliar itu .


" aroma ini ? 😦 deng deng deng jantung diva berdetak kencang seketika "


diva yang langsung melihat kearah lelaki yang ia tabrak itu .


mata indah diva saling tatap dengan mata dingin yang salam ini ia hindari dan hari ini malam ini diva kembali melihat mata itu .

__ADS_1


mata yang selama ini memandangnya begitu dingin , kadang memancarkan cinta . mata yang sangat susah ditebak


air mata diva seketika menetas tanpa ia sadari , diva yang tersadar akan semua ini langsung berbalik dan berlari dari hadapan lelaki itu lelaki yang merubah hidupnya itu


" kenapa kenapa aku harus kembali menatap mata itu , ? kata diva yang tetus berlari menjahu dari pandangan devano "


orang orang yang melihat kejadian itu berbisik bisik dan banyak yang mengira gira apa yang terjadi diantara dua orang itu .


devano yang merasa bahagia dan tidak menyangka bisa kembali menemukan wanita yang selama ini ia cari wanita yang ia cintai


devano yang melihat diva yang sudah pergi menjahu dari hadapanya seketika ikut berlari mengejar diva .


orang orang yang melihat orang nomor satu di kota A itu , terdiam menyaksikan reaksi devano yang merlari mengejar seorang wanita yang entah apa hubungan mereka ,


devano yang mengejar diva tetapi kehilangan jejakanya , tidak tidak untuk kali ini aku harus menemukanmu secepatnya


devano yang langsung menghubungi anak buahnya untuk mencari diva secepatnya , devano yang mengambil telpon gengamnya dan menekan nomor anak buhanya


" Cari wanita itu dan cepat berikan aku informasinua dalam waktu setenga jam ? jata devano langsung mematikna telponnya dan melangkah masuk kemobilnya "

__ADS_1


πŸ€πŸ€πŸ€


diva yang berlari , dan langsung menujuh Apartemnya


" kenapa aku harus bertemu denganya ? apa dya akan mengambil anak anak ku ? aku tidak mau itu mereka anak anakku dan tetap dengan ku sampai kapanpun kata diva yang sudah berlinag air mata ia begitu takut kehilangan anak anaknya itu


sesampainya di apartemn diva langsung berlari mencari anak anaknya


lauren vano teriak diva memanggil anak anak nya itu


" mommy , kata lauren dan vano bersama


" mommy kenapa ? tanya vano yang melihat kearah diva dengan mata sembapnya


" mommy menangis ? mommy kenapa ? siapa yang baut mommt menangis kata vano sedih melihat diva yang kembali menangis sambil memeluk kedua anaknya itu


" mommy sangat menyayangi kalian berdua , jangan tinggalkan mommy , mommy mohon kata diva sambil memeluk tubuh anak kembarnya


" kami tidak akan meninggalkan mommy , ada apa dengan mommy kata lauren yang juga heran melihat mommynya dengan keadan seperti ini bukankah mommy pergi kepesta dengan keadan baik baik saja

__ADS_1


tok tok tok , suara pintu apartemn .


__ADS_2