
Jam menunjukan pukul 9.00 Malam Rumah sakit Alexander yang cukup terpandang di Kota A ini agak sedikit sepi di lorong menujuh Ruang VIP ICU .
entah apa yang akan terjadi sebentar lagi , dan jam 7.00 Dokter rendi sudah kembali ke Belanda untuk mengurus perusahaan keluarga fernando yang mengalami masalah mendadak itu .
Dan Dokter wilo juga tiba tiba di Panggil untuk melakukan operasi secara mendadak dan itu bukanlah jadwal wilo sebenarnya .
" Apa semuanya sudah siap " Kata sekertaris Roy yang sedang menghubungi seseorang , dan menyuruh anak buahnya melakukan sesuatu
" ... "
" Bagus kerjakan sekarang , tuan mudah tidak mau ada kesalahan atau tidak nyawa kalian yang akan menjadi taruhannya " Kata sekertaris roy itu
" ... "
Dan setelah melakukan perintah terhadap para anak buahnya itu sekertaris roy langsung menujuh keruangan devano untuk menghadap tuanya mudah nya itu .
• Ruangan Devano
Ponsel devano tak henti hentinya berdering dan devano yang sedang fokus dengan dokumen yang ada didepannya tidak menyadari Ponsel miliknya berdering sedari tadi .
📲 Call oma Ros
Telpon devano berdering dan saat berdering yang ke 5 kali baru devano menyadari itu segera mengangkat telpon tersebut .
" Ada apa ? Kata devano dengan suara datar
" Akhirnya kau mengangkatnya juga dev , oma dari tadi menghubungimu " Kata nyonya ros devano yang sedikit kesal dengan cucunya itu
__ADS_1
" Ada apa oma ? apa ada masalah ? " Kata devano yang super super cuek itu dan masi dengan suara yang terdengar dingin .
" Lauren dan vano mogok makan mereka mencari mommy mereka , oma sungguh dibuat pusing " Kata nyonya ros diseberang sana
Devano yang mendengar itu langsung tersadar bhawa ia hampir melupakan keberadaan anak kembarnya itu .
" Oh shitt , " Batin devano.
" Apa yang sedang mereka lakukan ? Tanya devano masi dengan suara tegas dan dinginnya
" Bujuk lah mereka dan beri tahu mereka untuk bersabar aku akan menjemputnya dan membawa mereka " Kata devano dan segera mematikan teleponnya tanpa mendengar sautan dari nyonya ros oma nya itu .
Devano yang langsung teringat dan langsung melirik jam mewah yang ada di tangannya itu .
" sebentar lagi kita akan berkumpul lagi sayang " Batin devano dan bersandar di kursi kerjanya dan menutup matanya dengan lengannya .
Tok tok ( Suara pintu diketuk )
" Bagus , dan siapkan pesawat kita setelah ini kita langsung ke vila sekarang " kata devano datar dan menatap sekretarisnya dengan tajam .
" Baik tuan mudah " Kata sekertaris roy dan berbalik untuk melaksanakan tugasnya yang diberikan oleh devano "
...
Disisi lain wanita yang masi terbaring lemah tajsadarkan diri dengan keadaan koma itu dibawa paksa oleh sekelompok orang dan ada juga beberapa tim dokter dan suster ikut membawa wanita cantik itu . dengan alat yang masi terpasang ditubuh wanita koma itu.
• Villa pulau Pribadi devano sudah ada wanita paruh baya dengan raut wajah tegasnya menunggu kedatangan pesawat pribadi milik majikannya yang sebentar lagi akan mendarat di pulau itu tepatnya di belakang vila mewah itu .
__ADS_1
Pesawat pribadi mendarat mulus belakang vila mewah itu dan segera menurunkan ranjang pasien dengan beberapa dokter dan suster yang ikut turun dari jet pribadi itu .
" Cepat bawa nyonya mudah keruangan yang sudah disiapkan " Kata Bi may yaang menunggu sedari tadi datangnya nyonya mudah mereka yang selama ia tunggu tunggu
" Baik " Kata perawat dan dokter yang ikut dengan wanita cantik yang tidak siuman itu
..
semua pelayan dirumah itu berbaris menunggu bos besar meraka akan datang dan mereka akan menyambutnya .
Ada sekitar 10 orang pelayan di vila itu dan ada sekitar 50 penjaga dan bodyguard bertubuh besar menjaga vila itu .
" Selamat datang kembali tuan mudha " kata pelayan itu serempak menjemput Devano yang baru saja datang dengan jet pribadi miliknya dengan setelan jas mewah melekat di tubuh sempurna milik devano
banyak Pelayan yang mengagumi diri devano itu . tapi tidak ada yang berani untuk menatap lelaki tampan dan kejam itu .
" *tampan sekali tuan mudah devano " Batin salah satu pelayan mudah cukup menonjol diantara para pelayan yang lain.
" aku akan mendapatkannya " Batin pelayan itu* .
Devano berjalan dengan raut wajah dingin dan tegasnya tetapi tidak mengurangi kadar ketampanannya itu
" Selamat datang kembali tuan mudah " Hormat bi may
" dimana dya ? " kata devano tegas dengan tatapan tajam
" Nyonya ada di kamarnya tuan dan dokter sudah memeriksa nyonya " kata bi may
__ADS_1
" Bagaimana keadaannya sekarang ? " Tanya devano mendudukkan dirinya di sopa mewah di ruang vila di pulau itu ..
" nyonya mudah sedikit ada perkembangan dan saat sampai di pulau ini tadi tangan nyonya sedikit ada pergerakan dan itu baik kata dokter " kata bi may melaporkan keadan diva yang masi koma itu yang sudah di bawa paksa oleh anak buah devano dan kembali di vila dimana ia awal membawa diva itu .