
devano diam dan terus mendengar obrolan sahabt sabahtnya itu .
" cantik gaa ? tanya roy lagi yang mulai tertarik dengan obroaln lucas itu
" cantik lah , tapi sayang judes kata lucas sedih yang di buat buat
" oh shitt hahaah seorang lucas dokter mesum rupanya bisa juga di judesin oleh seorang wanita kata lay yang tertawa keras
" diam lh berisik kata devano datar dan masi meminum minumany dengan pikiran melayang layang memikirkan bagaimana suapaya wanitanya kembali kepadanya
πππ
Diva di aparteman mennagis sejadi jadinya mengurung dirinya di apartemn nya , ia begitu terpuruk akibat oleh devana yang memisahkan dirinya dengan kedua anaknya
bipp π± pesan masuk kedalam telpon gengam diva
diva yang masi terbaring lemah dengan mata sembab penamilan seidkit berantakan sempat melirik kearah telpon gengamnya itu ada Pesan masuk didalam telpon gengamnya itu
" kalau kau ingin menemui mereka datanglah kealamat xxx mereka merindukan mu "
isi pesna singakt yang masuk kedalam telpon gengam diva , diva yang melihat isi pesan singkat itu terdiam dan langsung bergerah cepat untuk bersiap diri iya begitu sangat merindukan kedua anak manisnya itu tanpa berpikir panjang diva berlari menujuh lemari untuk mengambil switer dan topi
" tunggu mommy sayang " kata diva dan langsung berlari kearah parkiran apartemnya itu
__ADS_1
πππ
Disisi lain dirumah besar bak istana duduk seorang lelaki dengan wajah dinginya dengan pandangan tajam melihat kearah telpon gengam yang sekarang ia pegang tersenyum sinis setelah melihat isi pesan yang ia kirim
" sekali kau masuk kedalam sini jangan harap kau bisa keluar lagi , kau adalah wanitaku dan akan tetap menjadi wanitaku dan selamanya akan tetap seperti ini " kata devano
" Bi may ...
Bi may yang mendengar suara tuan mudah itu memanggilnya langsung berlari menujuh arag tuan mudah
" iya tuan
" anak anak apa masi tidur ? kata devano dengan wajah dingin dan tatapan tajam
devano yang mendengar bahwa anaknya masi diam dan tidak mau bicara , termenung
" baik lah siapkan saja sarapan untuk mereka dan siapkan kamar untuk anak anak itu dan jangan sampai kekurangan sedikitpun
" baik tuan mudah
" dan kau siapkan lh kebutuhan untuk nyonya rumah ini jangan sampai ada kesalahan dan suru andika untuk memasang CCTV disetiap sudut ruangan dan pasang juga di kamar ku dan jangan sampai ketahuan , perketat penjagan aku tidak mau kejadian itu terulang lagi
kata devano dan langsung bangkit dari duduknya itu menujuh liff untuk pergi ke kamar pribadinya untuk melihat kedua anaknya itu .
__ADS_1
πππ
Vano dan lauren masi ada di kamar pribadi devano , kamar yang begitu besar
vano yang deluan bangun dari tidurnya itu dan langsng melihat sekeliling kamar yang begitu asing dan besar
mommy ? kata vano kecil untuk pertama kali dan baru menyadari bahwa ia sudah berpisah dengan mommy nya akibat lelaki yang membawa mereka berdua
kka bangun kata vano sambil mengunjang gunjang tubuh kembaranya itu
" vano , kata lauren sambil mengucek matanya dan bangun
" mommy mana ? kata lauren sambil melihat keseluru ruangan yang asing baginya itu
vano diam dan mengeleng tanda ia tidak tahu apapun
lauren kecil menangis dan memanggil mommynya sedangkan vano kecil diam dan langsung memeluk kakanya itu ,
mommy mommy kata lauren terus memanggil mommynya
vano berusaha menguatkan kembaranya itu dan berusaha kuat untuk tidak menangis , mata vano kecil sudah memerah dan tanpa ia sadari air matanya juga ikut menetes ,
kedua anak kembar itu menangis memanggil mommynya
__ADS_1