Close

Close
BAB 57


__ADS_3

" ia masa lalu yang ingin sekali ia lupakan , kata wilo dengan pelan tapi tetap didengar oleh dokter lucas


Dokter cantik itu masi memandangi wajah canntik wanita yang sedang berbaring lemah tak sadarkan diri


...


" deddy kenapa mommy tidak ikut dengan kita sekalian , kata lauren dengan gaya centil mengemaskan


devano yang sedang memandang keluar jendela dengan pandangan kosong sorotan mata tajamnya memancarkan kerinduan yang mendalam


devano yang mendengar suara putri cantiknya itu langsung tersadar dan berbalik melihat kearah anak cantiknya itu


" hem ,mommy kalian sibuk nanti mommy akan menyusul kalian kata devano dengan wajah sedikit senyumnya


Lauran dan vano mendengar jawaban deddynya cuma ber oh iya saja dan fokus ke layar mobil menonton filem kartun favorit mereka .


" wanita itu , apa dya betul betul melepaskan anak anaknya dan pergi bersama tunanganya , oh shitt aku tidak akan membiarkan itu terjadi dan kau akan tetap menjadi miliki sampai kapanpun " kata hati devano sambil terus memikirkan diva yang telah mengabaikan pesanya


...


Ray dyaln fernando call


" hallo kaka ? kau dimana ? apa sudah sampai kata dokter wilo sambil berjalan keluar ruangannya menujuh ruang diva


" ia aku sudah akan menujuh kesitu , kau tenang lh kata ray seperti terdengar putus putus akibat berlari

__ADS_1


" wiloo kata ray yang sudah ada di hadapan wanita cantik itu


" kaka ? ka diva kka ? 😭😭 selamatkan dya kaa kata wilo langsung memeluk tubuh lelaki tampan itu


" tenanglh aku akan melihat keadaanya dulu dan kau tolong panggil dokter yang menanganninya saat ini kata ray sambil masuk kedalam ruanang rawat diva


Diva yang masi terbaring tidak sadarkan diri dengan alat alat yang terpasang ditubuhnya , ray yang melihat itu serasa sesak didada melihat wanita yang di jaganya selama ini terbaring lemah saat ini


" apa yang terjadi sebenarnya kenapa kau bisa seperti ini " kata hati ray sambil menatap wanita cantik terbaring lemah di depanmya itu .


...


Dokter lucas yang ada diruanganya terus terbayang wajah nona cantik yang terbaring tidak sadarkan diri itu


" oh , aku mengingatnya dya wanita yang di cari oleh devano selama ini aku tidak mungkin salah , aku yakin ini "


lucas yang sudah dapat mengingat wajah wanita yang selalu di cari dan footo wanita yang pernah ia lihat terpacang di kamar devano itu adalah wanita ynag saat ini terbaring tidak sadarka diri


lucas yang segerah mencari nomor telpon devano yang ada telpon gangamnya itu


lucas " ...


" kenapa ? " terdengar suara lelaki yang menjawap telpo lucas itu


" kau dimana devano ? kata lucas

__ADS_1


iya lucas yang sekarang menghubungi lucas untuk memberi tahukan soal wanita yang ia temui dan wanita yang selama ini di cari oleh devano itu


" katakan ? kata devano dengan suara khasnya dan tegasnya


" kau pasti akan kaget dengan berita yang akan aku sampiakan , aku harus menemuimu secara langsung kau dimana ? kata lucas yang bersiap untuk segerah pergi dari ruang kerjanya


tok tok tok , suara ketukan pintu


tutttt , sambungan telpon terputus


" kenapa dimatikan , kebiasan tuan mudha satu ini kata lucas yang kesel dengan sikip cuek devano itu


" kau akan menyesal tuan mudah sudah mengabaikan infoku kau kira aku bercanda , kata hati lucas kesel dengan sikap devano itu


suara ketukan pintu terdengar


" masuk kata dokter lucas yang kembali duduk di kursi ruanganya


" maag menganggu dok , dokter yang akan menangani korban kecelakan itu sudah datang dan akan merujuk kerumas sakit di Melanda , lapor suster itu


" apa? kata lucas kaget dengan nada tingginya


" kau urus ini dan ulur waktu aku akan kesana melihat kondisinya saat ini kata lucas sambil berjalan keluar ruang kerjanya


" oh shitt kau akan menyesal devano kata lucas dalam hatinya sambil berjalan cepat menujuh ruangan diva

__ADS_1


__ADS_2